Home » ESAI DAN OPINI » TINDAK TUTUR DALAM KESANTUNAN SISWA DAN GURU DI KELAS

TINDAK TUTUR DALAM KESANTUNAN SISWA DAN GURU DI KELAS

admin 01 Apr 2025 49

By : Aullia Aznah, Sekar Aprilia

             Tindak tutur di kelas itu pada dasarnya merupakan bentuk komunikasi yang terjadi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran. Komunikasi siswa dan guru merupakan salah satu faktor penting dalam proses pembelajaran. Dalam interaksi di kelas guru dan siswa sering menggunakan berbagai bentuk tindak tutur, seperti member perintah, dan menyampaikan informasi. Tindak tutur mencerminkan bagaimana seseorang menggunakan bahasa untuk berinteraksi dengan orang lain, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Namun, jika tindak tutur yang di gunakan tidak memperhatikan aspek kesantunan, maka komunikasi dapat terganggu. Misalnya, perintah yang disampaikan dengan nada tinggi atau tanpa kesopanan bisa membuat siswa merasa kurang nyaman dan begitu juga sebaliknya , siswa yang berbicara menggunakan nada yang tinggi dan kasar kepada guru akan menimbulkan ketegangan dan kurang nyaman di dalam kelas.

Oleh karena itu, penting bagi guru dan siswa untuk memahami dan menerapkan kesantunan dalam tindak tutur selama proses pembelajaran berlangsung. Kesantunan dalam tindak tutur bukan hanya sekadar penggunaan kata-kata yang sopan, tetapi juga mencakup intonasi, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh yang mendukung komunikasi yang baik. Guru, sebagai figur yang menjadi panutan di kelas, sebaiknya memberikan instruksi dengan nada yang ramah namun tetap tegas, sehingga siswa merasa dihargai dan lebih termotivasi untuk mengikuti arahan yang diberikan. Sebagai contoh, dibandingkan dengan perintah yang kaku seperti “Cepat kerjakan tugas sekarang!”, guru bisa menggunakan ungkapan yang lebih santun seperti “Silakan kerjakan tugasnya sekarang, jika ada yang kurang jelas bisa bertanya ya.” Ungkapan ini tetap menyampaikan instruksi tetapi dengan cara yang lebih menghargai siswa.

Sebaliknya, siswa juga diharapkan untuk berbicara dengan sopan kepada guru sebagai bentuk penghormatan. Nada bicara yang lembut, pilihan kata yang santun, dan sikap yang menghargai akan menciptakan lingkungan kelas yang lebih harmonis. Jika seorang siswa berbicara dengan nada tinggi atau menggunakan bahasa yang kurang sopan, hal ini tidak hanya dapat menimbulkan ketegangan antara siswa dan guru tetapi juga dapat mengganggu konsentrasi siswa lain dalam kelas. Misalnya, ketika seorang siswa menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap suatu penjelasan guru, ia bisa mengungkapkannya dengan cara yang lebih santun, seperti “Maaf, Bu/Guru, saya masih kurang paham dengan bagian ini. Bisa dijelaskan lagi?” dibandingkan dengan ucapan yang terkesan kasar seperti “Saya tidak setuju, ini tidak masuk akal!” Kesantunan dalam berbicara tidak hanya menunjukkan sikap hormat, tetapi juga membantu menciptakan komunikasi yang lebih efektif tanpa adanya konflik.

Selain itu, kesantunan dalam tindak tutur juga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Dengan komunikasi yang baik dan saling menghormati, siswa akan merasa lebih nyaman untuk berpartisipasi dalam diskusi, bertanya, maupun menyampaikan pendapat mereka. Sebaliknya, jika komunikasi diwarnai dengan nada kasar atau kurang menghargai, siswa mungkin akan merasa enggan untuk berinteraksi, yang pada akhirnya dapat menghambat proses pemahaman materi. Oleh karena itu, baik guru maupun siswa perlu menyadari pentingnya kesantunan dalam tindak tutur sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana belajar yang kondusif dan efektif.

            Guru biasanya menggunakan tindak tutur yang bersifat mengajar, memberi intruksi dan membimbing siswa dalam memahami materi. Cara bicara guru bisa tegas tetapi juga harus tetap santun agar siswa merasa dihargai dan nyaman dalam belajar. Selain itu siswa juga harus menunjukkan kesantunannya dalam berbicara mereka dengan menggunakan bahasa yang sopan, nada bicara yang menghormati guru dan menggunakan kata yang sesuai jika ingin bertanya dan menjawab pertanyaan guru. Kesantunan dalam tindak tutur sangat penting dalam menciptakan lingkungan kelas yang nyaman, dimana siswa akan merasa lebih bebas untuk berbicara tanpa takut dimarahi , dan guru juga bisa mengajar dengan lebih efektif tanpa harus menghadapi sikap tidak sopan dari siswa.

Selain menciptakan suasana kelas yang nyaman, tindak tutur yang sopan juga membantu membangun hubungan yang lebih baik antara siswa dan guru. Ketika siswa berbicara dengan sopan, guru akan lebih menghargai pendapat mereka dan lebih terbuka dalam memberikan penjelasan, begitu juga sebaliknya jika guru menggunakan menggunakan bahasa yang ramah tetapi tetap berwibawa siswa akan lebih mersa nyaman dalam berinteraksi dan tidak merasa takut dan canggung untuk bertanya ataupun berdiskusi. Oleh karena itu, memahami bagaimana tindak tutur dalam kesantunan terjadi di kelas menjadi hal yang penting untuk membangun komunikasi yang lebih efektif.

Jadi kesimpulannya adalah Kesantunan dalam tindak tutur berperan penting dalam pembentukan karakter siswa, menciptakan suasana belajar yang nyaman, serta membangun sikap saling menghormati dan empati. Dengan berbicara sopan kepada guru dan teman, siswa akan terbiasa menerapkan kesantunan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun tidak harus selalu menggunakan bahasa formal, yang terpenting adalah tetap menjaga ucapan dan juga memiliki rasa hormat. Kesantunan berbahasa juga membantu siswa dalam berkomunikasi dengan baik tanpa menyinggung orang lain, yang akan bermanfaat bagi kehidupan sosial mereka di masa depan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MEMAHAMI PUISI ANAK DAN PENGAJARANNYA

admin

26 Jun 2025

By: Sofi Ayu H               Pengajaran sastra di sekolah dasar (SD)diarahkan terutama pada proses pemberian  pengalaman bersastra.siswa diajak untuk mengenal bentuk dan isi sebuah karya sastra melalui kegiatan mengenal dan mengakrabi cipta sastra sehingga tumbuh pemahaman dan sikap menghargai cipta sastra sebagai suatu karya yang indah dan bermakna . …

APRESIASI SASTRA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR DI KOTA MEDAN

admin

25 Jun 2025

By: Erika Ramadhani Siregar            Di tengah kemajuan teknologi serta arus globalisasi yang begitu pesat, dunia anak-anak mengalami perubahan yang sangat cepat, termasuk dalam hal perihal pembentukan karakter. Kini, banyak dari mereka lebih akrab dengan hiburan konten digital dibandingkan dengan novel cerita. Dunia mereka dipenuhi oleh tayangan Youtube yang bergerak cepat, …

MENAKAR KUALITAS DAN RELEVANSI DALAM PEMBELAJARAN

admin

04 Apr 2025

By: Shella Sekar Wuni, Nurmaya Sari Buku teks adalah komponen utama dari proses pembelajaran di berbagai tingkat pendidikan. Sebagai sumber dan referensi utama untuk siswa dan guru, kualitas buku teks dan relevansi harus terus dinilai untuk memenuhi pengembangan sains dan kurikulum. Bisakah buku teks yang saat ini digunakan benar-benar menjawab tantangan pendidikan modern? Tinjauan kritis …

WASPADAI HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG DAN BANJIR DI SUMUT

admin

04 Apr 2025

By: Shella Sekar Wuni, Nurmaya Sari Sumatera Utara baru-baru ini mengalami hujan lebat disertai angin kencang yang menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Kota wisata Parapat, misalnya, diterjang banjir bandang pada Minggu, 16 Maret 2025, akibat hujan deras yang menyebabkan air bercampur lumpur mengalir dari perbukitan Bangun Dolok ke pusat kota, merendam Terminal Sosor Saba dan …

KRISIS KESEHATAN MENTAL REMAJA DI ERA DIGITAL SERTA TANTANGAN DAN SOLUSINYA

admin

04 Apr 2025

By: Vira Aulia, Aridha Silfani Kesehatan mental di kalangan remaja perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pihak pemerintah. Contoh nyata adalah kasus menyedihkan seorang mahasiswa UGM yang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 11 sebuah hotel di Yogyakarta, yang menunjukkan bahwa ada keadaan darurat kesehatan mental di antara remaja di Indonesia. Bunuh diri merupakan penyebab …

MAKAN BERGIZI GRATIS APAKAH INI LANGKAH YANG TEPAT UNTUK MENGATASI STUNTING?

admin

04 Apr 2025

By: Indah Syapriani, Dela Putriana, Grcae Stefani Br. Sembiring. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan harapan baru bagi pembangunan nasional dengan menetapkan beberapa proyek strategis nasional (PSN) untuk periode 2025-2029. Salah satu program utama yang diusung adalah program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan gizi. …