DOSEN PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA GELAR PENDAMPINGAN LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH
- account_circle admin
- calendar_month 24/02/2022
- visibility 162
- comment 0 komentar
- label Berita
MEDAN – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital, Rosmilan Pulungan, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, dari Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Senin, 24 Februari 2022. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kompetensi literasi dan pemanfaatan media pembelajaran inovatif bagi tenaga pendidik dan siswa.
Sebagai akademisi yang berfokus pada bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Rosmilan menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam menyampaikan materi bahasa. Kegiatan yang berlangsung di lembaga pendidikan ini bertujuan untuk menjembatani teori-teori linguistik dengan praktik pengajaran yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Optimalisasi Media Pembelajaran
Dalam sesi tersebut, dipaparkan berbagai strategi pengembangan bahan ajar yang komunikatif. Fokus utama pengabdian ini adalah bagaimana guru dapat menyusun materi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter siswa melalui pendekatan kearifan lokal yang diintegrasikan ke dalam teks-teks bahasa Indonesia.
“Pendidikan bahasa harus mampu bertransformasi. Kita tidak hanya mengajarkan tata bahasa, tetapi juga bagaimana bahasa menjadi alat komunikasi yang santun dan efektif di ruang digital,” ujar Rosmilan di sela-sela kegiatan.
Respon Positif dari Pihak Sekolah
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Para peserta terlihat antusias mengikuti simulasi penggunaan platform digital sebagai penunjang pembelajaran teks sastra maupun non-sastra. Diskusi interaktif mengenai tantangan pengajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah menjadi penutup rangkaian kegiatan tersebut.
Kegiatan PkM ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana dosen terjun langsung ke lapangan untuk memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi oleh praktisi pendidikan di sekolah. Diharapkan, melalui pendampingan ini, kualitas literasi siswa dapat meningkat seiring dengan meningkatnya kreativitas guru dalam mengajar.

Saat ini belum ada komentar