Home » Esai dan Opini » DAMPAK PENGGUNAAN CHATGPT PADA MAHASISWA

DAMPAK PENGGUNAAN CHATGPT PADA MAHASISWA

admin 20 Dec 2024 609

By: Grace Stefani Sembiring dan Purnama

            Chat GPT menjadi salah satu teknologi yang dijadikan senjata oleh beberapa kalangan, salah satunya adalah mahasiswa karena dapat membantu mereka untuk mengerjakan tugas atau mendapatkan informasi dengan mudah. Mudahnya menggunakan Chat GPT dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan menyebabkan penurunan minat baca bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh Chat GPT terhadap minat baca mahasiswa.

            Sebanyak 215 mahasiswa aktif Universitas Pendidikan Indonesia yang dipilih dengan menggunakan teknik sample random sampling terlibat sebagai subjek penelitian. Data dihimpun dengan menggunakan Teknik survey dengan instrument penelitian berupa angket dengan skala likert. Hasil penelitian menghasilkan bahwa Chat GPT memiliki pengaruh positif terhadap minat baca mahasiswa. ChatGPT sangat efektif untuk proses pengeditan, pemformatan dan pengeditan bahasa, menulis ulang kalimat yang sangat rumit menjadi lebih jelas dan bahkan meringkas seluruh teks secara berurutan untuk menulis abstrak yang cocok dan layak untuk digunakan meskipun hasilnya tidak selalu memuaskan, tapi Chat GPT dapat menghemat waktu penggunanya. Chat GPT memiliki pengaruh yang besar terhadap penggunaanya. Chat GPT memiliki kemungkinan terjadinya plagiarisme dan menurunkan keterampilan menulis dan berpikir kritis. Oleh karena itu, mahasiswa perlu bijak dalam menggunakan teknologi ini, dengan memastikan bahwa karya akademik yang dihasilkan adalah orisinal dan bukan plagiat serta menggunakan Chat GPT dijadikan sarana belajar mandiri, bukan sebagai pengganti proses pembelajaran di kelas. Namun pada jurnal internasional peneliti menemukan pembahasan terkait ChatGPT yang memiliki relevansi dengan penelitian ini, diantaranya penelitian oleh Lund, & Wang (2023) yang mengungkapkan bahwa ChatGPT memiliki kekuatan yang besar untuk memajukan akademisi dengan cara baru. Namun, penting untuk mempertimbangkan bagaimana menggunakan teknologi ini secara bertanggung jawab dan etis sebagai profesional untuk meningkatkan pekerjaan daripada menyalahgunakannya.

            Namun demikian, pengaruh tersebut sangat kecil karena terdapat factor lain yang lebih berkontribusi terhadap minat baca mahasiswa. Fakto-faktor lain yang lebih kuat mempengaruhi minat baca mahasiswa yaitu ketertarikan terhadap konten, kebutuhan, dan motivasi individu. Kehadiran Chat GPT memberikan dilema tersendiri dalam dunia Pendidikan. Di satu sisi, penggunaan Chat GPT dapat mempermudah pengguna untuk memahami dan memperoleh informasi sehingga membantu kegiatan membaca, tetapi di sisi lain penggunaan teknologi yang dalam hal ini adalah Chat GPT perlu digunakan secara bijak agar tetap menjunjung nilai kejujuran dan orisinalitas dalam dunia akademik. Harapannya, lebih banyak teknologi yang hadir sebagai fasilitas yang dapat membantu kegiatan membaca sehingga kehadiran teknologi dapat berpengaruh positif terhadap minat baca.

            Menurut penelitian terdahulu salah satu pondasi dasar untuk menciptakan SDM Indonesia yang unggul adalah menumbuhkan budaya literasi dan minat baca di tengah masyarakat (Mansyur, 2019). Budaya literasi, khususnya baca-tulis, memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan, karena sejatinya membaca dan menulis adalah kunci ilmu pengetahuan. Membaca dan menulis yang merupakan kunci ilmu pengetahuan ini harus dapat menjadi kebiasaan dan budaya. Negara-negara maju telah memiliki budaya literasi yang tinggi, tidak hanya berlangsung di lingkungan pendidikan formalnya saja, melainkan sudah menjadi tradisi atau budaya dalam masyarakatnya (Hati, dkk., 2023). Diharapkan negara Indonesia juga dapat menjadikan membaca serta menulis sebagai budaya yang menarik dan terus berkembang. Persoalan rendahnya literasi di Indonesia merupakan masalah serius yang sedang dihadapi pemerintah.

            Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo sebelumnya telah meluncurkan berbagai program literasi di tengah masyarakat, seperti Gerakan Indonesia membaca (GIM), Gerakan Literasi Bangsa (GLB), serta Gerakan Literasi Sekolah (GLS) (Hamdani & Rusydiyah, 2022). Namun demikian, hingga saat ini, fakta di lapangan masih menunjukkan bahwa budaya literasi masyarakat tergolong masih rendah. Upaya berupa strategi pengintegrasian kegiatan membaca dalam setiap pembelajaran untuk meningkatkan minat baca dalam lingkungan pendidikan formal masih belum berjalan seperti yang diharapkan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa

admin

26 Apr 2026

By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …

Pembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan

admin

26 Apr 2026

By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR             Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …

Menurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …

Strategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern

admin

26 Apr 2026

By: Nurhanisa Lubis   Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …

Bahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Endah Nur Hafizah   Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …

Krisis Minat Baca dan Dampaknya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Indonesia

admin

26 Apr 2026

By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga  mengembangkan …