Home » Berita » BAHASA DAERAH ATAU BAHASA ASING? MANA YANG LEBIH PENTING?

BAHASA DAERAH ATAU BAHASA ASING? MANA YANG LEBIH PENTING?

admin 01 Apr 2025 641

By: Fathun Najah SR

Di zaman sekarang ini, kebanyakan orang tua itu  lebih bangga kalau anaknya bisa berbahasa Inggris daripada berbahasa daerah. Nggak jarang anak-anak kecil sekarang itu lebih lancar ngomong “Thank you” daripada “Makasih” dalam bahasa daerahnya sendiri. Karena menganggap berbahasa Inggris itu lebih keren dan bisa berguna buat masa depan. Padahal, dulu di rumahnya, di kampung, bahasa daerah itu bagian dari kehidupan sehari-hari. Tapi sekarang? Mulai jarang kedengeran.

Nah, yang jadi pertanyaannya, mana sih  yang lebih penting dari bahasa daerah atau bahasa asing?

Bahasa Daerah Itu adalah Identitas Kita

Bahasa daerah itu bukan sekedar alat buat ngobrol. Bahasa daerah itu merupakan bagian dari identitas dan budaya kita. Coba deh kita bayangin, kalau semua orang beralih ke bahasa asing dan nggak ada yang pakai bahasa daerah lagi, lama-lama bahasa daerah bisa punah. Kalau sudah punah, hilang juga budaya, adat, dan kearifan lokal yang ada di dalamnya.

Contohnya  aja, banyak ungkapan atau peribahasa dalam bahasa daerah yang punya makna dalam. Apalagi  kalau kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa asing, rasanya beda banget. Nah, makanya bahasa daerah itu bukan cuma soal komunikasi,tetapi juga soal menjaga warisan leluhur kita. Di beberapa daerah, bahkan mulai susah nemuin anak muda yang fasih bahasa daerahnya sendiri. Kalau generasi sekarang nggak diajarin dari kecil, gimana generasi selanjutnya? Apa cuma tinggal sejarah aja?

Bahasa Asing Itu Penting Buat Masa Depan kita nanti

Di sisi lain, nggak bisa kita pungkiri kalau bahasa asing, terutama bahasa inggris itu penting buat masa depan. Dunia sekarang udah global,jadi  mau nggak mau kita harus bisa komunikasi sama orang luar negeri. Orang yang yang bisa berbahasa asing punya lebih banyak kesempatan buat berkembang, baik dalam negri maupun di luar negri.

Apalagi kalau ngomongin dunia kerja, bahasa asing kayak bahasa Inggris itu jadi salah satu syarat buat dapetin peluang yang lebih besar. Apalagi kalau mau akses informasi di internet. Kebanyakan pakai bahasa inggris. Kalau kita nggak ngerti, bisa susah buat ngikutin perkembangan zaman. Jadi, bahasa asing itu juga penting buat bersaing di dunia modern.bukan cuman buat gaya-gayaan, tetapi memang jadi kebutuhan di era modern.

Jadi, Mana yang Harus Diprioritaskan?

Sebenarnya, kita nggak harus pilih salah satu. Dua-duanya sama-sama penting, tetapi harus ada keseimbangan. Bahasa daerah itu akar budaya kita, sementara bahasa asing itu alat buat kita berkembang di dunia yang makin maju.

Solusinya? Kita bisa mulai dari hal yang sederhana. Seperti  tetap pakai bahasa daerah di rumah atau saat ngobrol sama keluarga dan teman-teman. Tapi di saat yang sama, tetap belajar bahasa asing buat masa depan. Pemerintah dan sekolah juga bisa bantu dengan bikin program belajar bahasa daerah yang seru, biar anak-anak makin tertarik. Jangan cuma fokus ke bahasa asing, tapi juga ajarin pentingnya bahasa daerah.

Jadi, bahasa daerah dan bahasa asing itu sama-sama penting. Yang perlu kita lakukan adalah menjaga bahasa daerah tetap hidup, sambil tetap belajar bahasa asing buat masa depan yang lebih baik. Jadi, daripada ribut soal mana yang lebih penting, kenapa nggak belajar dua-duanya aja? Dengan begitu, kita tetap bisa menjaga warisan budaya kita sekaligus siap menghadapi dunia yang semakin maju.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
DOSEN UMN AL-WASHLIYAH GELAR PELATIHAN INTEGRASI NILAI TATA KRAMA DALAM PEMBELAJARAN DI MTS USWATUN HASANAH BINJAI

admin

08 Feb 2026

Binjai — Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, M. Faisal Husna, S.Sos., S.Pd., M.H., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Pelatihan Guru dalam Integrasi Nilai Tata Krama ke dalam Pembelajaran di MTs Uswatun Hasanah Binjai, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para guru MTs Uswatun Hasanah Binjai dan berlangsung dengan antusias. Kegiatan pengabdian tersebut …

DOSEN UMN AL-WASHLIYAH LAKSANAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI SMAS UNGGULAN UMMU RAHMAH PATUMBAK

admin

06 Feb 2026

Patumbak — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAS Unggulan Ummu Rahmah Patumbak, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, pada Selasa, 3 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang guru SMAS dan disambut langsung oleh Kepala Sekolah, Nazra Indrawati, S.E., M.Pd. Pengabdian masyarakat ini mengusung penguatan kapasitas guru …

PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS BIKIN BELAJAR SISWA MAKIN FOKUS

admin

25 Jan 2026

Jakarta, 1 Desember 2025 — Beberapa sekolah sekarang mulai ngerasain manfaat dari program Makan Bergizi Gratis yang baru aja jalan minggu ini. Program ini dibuat supaya siswa bisa belajar lebih fokus karena kebutuhan makan mereka sudah terpenuhi. Banyak guru dan orang tua yang senang karena anak-anak jadi lebih siap mengikuti pelajaran. Di sekolah-sekolah yang ikut …

PULIHKAN SEMANGAT BELAJAR ANAK PASCABANJIR, UMN AL-WASHLIYAH GELAR PENGABDIAN NASIONAL DI ACEH TAMIANG

admin

21 Jan 2026

Aceh Tamiang — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional di Lembaga Bimbingan Belajar SANG JUARA, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (14/1/2026). Kegiatan ini menyasar anak-anak dan masyarakat yang terdampak banjir besar yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Mengusung tema “Pemulihan dan Penguatan Pendidikan …

BANGUN DUNIA AMAN DI RANAH DIGITAL: MAHASISWA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA GAUNGKAN ANTI-BULLYING BERBASIS DIGITAL DI SMP DHARMA PANCASILA MEDAN

admin

09 Dec 2025

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kelompok 39 Anti Perundungan menyelenggarakan kegiatan edukasi bertema “Game Tanpa Bully” di SMP Dharma Pancasila Medan pada Sabtu, (1/11/2025). Kegiatan ini didampingi oleh Merry Alfrida Sitepu, S.H., M.Kn selaku dosen pembimbing dan Arbiahtul Insani Lubis selaku mentor. Kelompok 39 ‘anti perundungan yang terdiri dari 20 mahasiswa-mahasiswi dari berbagai fakultas dan …

MAHASISWA USU KELOMPOK MKWK PERUNDUNGAN 38 GELAR SOSIALISASI STOP BULLYING DI MAN 1 MEDAN

admin

08 Dec 2025

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Kelompok Perundungan 38 MKWK melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya perundungan (bullying) dan dampaknya terhadap kesehatan mental di MAN 1 Medan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 25 Oktober 2025, yang diikuti oleh siswa-siswi kelas XII IPA dan XII IPS. Medan Tembung – Kelompok Perundungan 38 Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan kunjungan sosialisasi …