Home » Berita » MAHASISWA USU KELOMPOK MKWK PERUNDUNGAN 38 GELAR SOSIALISASI STOP BULLYING DI MAN 1 MEDAN

MAHASISWA USU KELOMPOK MKWK PERUNDUNGAN 38 GELAR SOSIALISASI STOP BULLYING DI MAN 1 MEDAN

admin 08 Dec 2025 322

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Kelompok Perundungan 38 MKWK melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya perundungan (bullying) dan dampaknya terhadap kesehatan mental di MAN 1 Medan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 25 Oktober 2025, yang diikuti oleh siswa-siswi kelas XII IPA dan XII IPS.

Medan Tembung – Kelompok Perundungan 38 Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan kunjungan sosialisasi guna mencegah perundungan dan meningkatkan kesadaran terhadap dampaknya bersama siswa-siswi kelas XII di MAN 1 Medan pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan penyampaian panduan praktis sebagai langkah pencegahan.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap meningkatnya kasus perundungan di lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Perundungan 38 USU berupaya meningkatkan kesadaran siswa terkait bentuk-bentuk perundungan, penyebab, dampak psikologis dan sosial yang dapat ditimbulkan, serta langkah pencegahan.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Dosen Fasilitator, Meng Lie Amran, S.Ag., M.Pd, serta Mentor proyek, Khairiyah, yang memastikan jalannya kegiatan berlangsung edukatif dan efektif. Guru-guru MAN 1 Medan juga turut mendukung kegiatan ini sebagai pendamping dan pengawas jalannya kegiatan agar berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa menjelaskan jenis-jenis perundungan, mulai dari fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak perilaku tersebut terhadap kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, penurunan kepercayaan diri, hingga risiko depresi. Selain itu, siswa dibekali panduan praktis mengenai cara melaporkan kasus bullying dan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang bebas perundungan.

Selama kegiatan berlangsung, siswa-siswi menunjukkan antusiasme tinggi, baik dalam menjawab pertanyaan, mengikuti instruksi, maupun berpartisipasi dalam permainan kelompok. Berdasarkan observasi keaktifan peserta, kegiatan ini dinilai berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai perundungan serta cara mengatasinya.

Di akhir acara, siswa melakukan refleksi singkat untuk menyimpulkan kembali materi yang telah dipelajari. Penekanan diberikan pada pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk perundungan. Pencapaian ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan mahasiswa kelompok Perundungan 38 USU mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya perundungan dan para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam mencegah perundungan dan menjaga keharmonisan di lingkungan sekolah.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengembangan Membaca Permulaan Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

admin

30 May 2026

By: Khairunnisa Sihotang, Membaca merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang paling fundamental dalam kehidupan manusia modern. Kemampuan membaca tidak lahir secara alamiah, melainkan harus dipelajari dan dibimbing secara sistematis sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan formal di Indonesia, pengajaran membaca dimulai dari tahap yang paling awal yang dikenal dengan istilah membaca permulaan (beginning reading). Membaca permulaan …

Pengembangan Menyimak / Storytelling

admin

30 May 2026

By: Nikita Karin, Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki empat keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Di antara keempat keterampilan tersebut, menyimak merupakan keterampilan pertama yang dikuasai manusia sejak lahir, namun ironisnya justru paling sering diabaikan dalam proses pembelajaran di sekolah. Salah satu metode yang dianggap efektif …

DOSEN UMN AL-WASHLIYAH GELAR PELATIHAN INTEGRASI NILAI TATA KRAMA DALAM PEMBELAJARAN DI MTS USWATUN HASANAH BINJAI

admin

08 Feb 2026

Binjai — Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, M. Faisal Husna, S.Sos., S.Pd., M.H., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Pelatihan Guru dalam Integrasi Nilai Tata Krama ke dalam Pembelajaran di MTs Uswatun Hasanah Binjai, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para guru MTs Uswatun Hasanah Binjai dan berlangsung dengan antusias. Kegiatan pengabdian tersebut …

DOSEN UMN AL-WASHLIYAH LAKSANAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI SMAS UNGGULAN UMMU RAHMAH PATUMBAK

admin

06 Feb 2026

Patumbak — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAS Unggulan Ummu Rahmah Patumbak, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, pada Selasa, 3 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang guru SMAS dan disambut langsung oleh Kepala Sekolah, Nazra Indrawati, S.E., M.Pd. Pengabdian masyarakat ini mengusung penguatan kapasitas guru …

PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS BIKIN BELAJAR SISWA MAKIN FOKUS

admin

25 Jan 2026

Jakarta, 1 Desember 2025 — Beberapa sekolah sekarang mulai ngerasain manfaat dari program Makan Bergizi Gratis yang baru aja jalan minggu ini. Program ini dibuat supaya siswa bisa belajar lebih fokus karena kebutuhan makan mereka sudah terpenuhi. Banyak guru dan orang tua yang senang karena anak-anak jadi lebih siap mengikuti pelajaran. Di sekolah-sekolah yang ikut …

PULIHKAN SEMANGAT BELAJAR ANAK PASCABANJIR, UMN AL-WASHLIYAH GELAR PENGABDIAN NASIONAL DI ACEH TAMIANG

admin

21 Jan 2026

Aceh Tamiang — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional di Lembaga Bimbingan Belajar SANG JUARA, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (14/1/2026). Kegiatan ini menyasar anak-anak dan masyarakat yang terdampak banjir besar yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Mengusung tema “Pemulihan dan Penguatan Pendidikan …