Home » Esai dan Opini » UPAYA MEMPERKUAT BAHASA DAERAH SEBAGAI IDENTITAS PERSERTA DIDIK SEKOLAH DASAR

UPAYA MEMPERKUAT BAHASA DAERAH SEBAGAI IDENTITAS PERSERTA DIDIK SEKOLAH DASAR

admin 01 Apr 2025 250

By: Riska Handayani

Indonesia,yang memiliki moto kesatuan keanekaragaman,tentu saja dikenal dengan budaya yang beragam. salah satunya adalah berbagai bahasa daerah. keanekaragaman budaya menjadi semakin penting di era globalisasi yang semakin berkembang pesat. tradisi, adat istiadat, dan seni budaya. aspek bahasa daerah berfungsi sebagai pilar utama yang mampu menyatukan masyarakat sekaligus mencerminkan identitas perserta didik sekolah dasar . keanekaragaman budaya juga kaya akan pengetahuan, nilai, dan keyakinan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. untuk itu, kekayaan budaya ini harus dijaga dan dilestarikan. mempertahankan keragaman budaya berarti mempertahankan bahasa di wilayah tersebut. sebagai bagian integral dari budaya lokal, bahasa lokal memainkan peran yang sangat penting dalam mempertahankan keragaman budaya. bahasa lokal atau daerah adalah cara berkomunikasi dan menyajikan sejarah, nilai -nilai dan identitas suatu perserta didik.

Penggunaan bahasa di seluruh dunia mulai mengalami perubahan yang mengarah pada perseteruan bahasa, sehingga menyebabkan terjadinya pergeseran bahasa. tidak dapat dipungkiri bahwa fenomena ini juga terjadi di indonesia, khususnya terhadap bahasa daerah. eksistensi bahasa daerah semakin terancam ketika jumlah penuturnya menurun drastis hingga di bawah ratusan ribu. menurut zamzani (2014), bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga mencerminkan identitas dan kebudayaan suatu daerah.saat ini, indonesia telah memasuki era revolusi industri 4.0, yang menghadirkan tantangan besar dalam mempertahankan eksistensi bahasa daerah. salah satu penyebabnya adalah semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan kontak bahasa dalam konteks bilingualisme atau multilingualitas, terutama di komunitas yang berbicara dalam bahasa minoritas (darwis, 2011). menurut lewis (2009), dalam ethnologue tercatat bahwa ada 7.102 bahasa yang dituturkan di dunia, dan indonesia merupakan negara dengan jumlah bahasa terbanyak kedua setelah papua nugini. indonesia menyumbang sekitar 10,13% atau sekitar 719 bahasa daerah. dari jumlah tersebut, 707 bahasa (701 bahasa daerah dan 6 bahasa etnik) masih digunakan oleh penuturnya. namun, menurut unesco (2001), sebanyak 139 bahasa di indonesia terancam punah, dan 15 di antaranya telah benar-benar hilang.

Dalam menghadapi tantangan ini, diperlukan inovasi berbasis teknologi untuk mempertahankan bahasa daerah, terutama bagi peserta didik di sekolah dasar. salah satu solusi yang dapat diterapkan yaitu upaya  revitalisasi  bahasa  daerah  melalui tradisi lisan digital. pemilihan  cerita  rakyat  nusantara  sebagai  upaya  revitalisasi  bahasa  dianggap  cocok untuk  pengembangan  proses  belajar  berbahasa  daerah  siswa  sd,  karena  alur  cerita  rakyat  ini telah  melekat  pada  sosial  kehidupan  siswa,  sehingga  siswa  sd  dengan  mudah  memahami  alur cerita   dan   mendapatkan   pesan   moral yang   terkandung   dalam   cerita   rakyat yang   dapat menumbuhkan karakter  pada  diri  siswa serta dapat  meningkatkan  kemampuan berbahasa daerah.

            Pengembangan media pembelajaran digital berbasis cerita rakyat, seperti aplikasi “hikanusa.” aplikasi ini dikembangkan sebagai alat bantu pembelajaran berbasis research and development (r&d), yang dirancang untuk membantu siswa sekolah dasar belajar bercerita menggunakan bahasa daerah. uji coba dilakukan oleh para ahli dalam bidang sistem informasi dan pendidikan bahasa daerah untuk memastikan efektivitasnya. dengan adanya aplikasi seperti “hikanusa,” diharapkan generasi muda semakin tertarik mempelajari dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari sehingga pererta didik mengetahui sikit demi sedikit identitas mereka. maka dari itu langkah ini dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam mencegah kepunahan bahasa daerah serta memperkuat identitas budaya bangsa sejak usia dini.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa

admin

26 Apr 2026

By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …

Pembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan

admin

26 Apr 2026

By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR             Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …

Menurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …

Strategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern

admin

26 Apr 2026

By: Nurhanisa Lubis   Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …

Bahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Endah Nur Hafizah   Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …

Krisis Minat Baca dan Dampaknya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Indonesia

admin

26 Apr 2026

By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga  mengembangkan …