- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

UPAYA MEMPERKUAT BAHASA DAERAH SEBAGAI IDENTITAS PERSERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
By: Riska Handayani
Indonesia,yang memiliki moto kesatuan keanekaragaman,tentu saja dikenal dengan budaya yang beragam. salah satunya adalah berbagai bahasa daerah. keanekaragaman budaya menjadi semakin penting di era globalisasi yang semakin berkembang pesat. tradisi, adat istiadat, dan seni budaya. aspek bahasa daerah berfungsi sebagai pilar utama yang mampu menyatukan masyarakat sekaligus mencerminkan identitas perserta didik sekolah dasar . keanekaragaman budaya juga kaya akan pengetahuan, nilai, dan keyakinan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. untuk itu, kekayaan budaya ini harus dijaga dan dilestarikan. mempertahankan keragaman budaya berarti mempertahankan bahasa di wilayah tersebut. sebagai bagian integral dari budaya lokal, bahasa lokal memainkan peran yang sangat penting dalam mempertahankan keragaman budaya. bahasa lokal atau daerah adalah cara berkomunikasi dan menyajikan sejarah, nilai -nilai dan identitas suatu perserta didik.
Penggunaan bahasa di seluruh dunia mulai mengalami perubahan yang mengarah pada perseteruan bahasa, sehingga menyebabkan terjadinya pergeseran bahasa. tidak dapat dipungkiri bahwa fenomena ini juga terjadi di indonesia, khususnya terhadap bahasa daerah. eksistensi bahasa daerah semakin terancam ketika jumlah penuturnya menurun drastis hingga di bawah ratusan ribu. menurut zamzani (2014), bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga mencerminkan identitas dan kebudayaan suatu daerah.saat ini, indonesia telah memasuki era revolusi industri 4.0, yang menghadirkan tantangan besar dalam mempertahankan eksistensi bahasa daerah. salah satu penyebabnya adalah semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan kontak bahasa dalam konteks bilingualisme atau multilingualitas, terutama di komunitas yang berbicara dalam bahasa minoritas (darwis, 2011). menurut lewis (2009), dalam ethnologue tercatat bahwa ada 7.102 bahasa yang dituturkan di dunia, dan indonesia merupakan negara dengan jumlah bahasa terbanyak kedua setelah papua nugini. indonesia menyumbang sekitar 10,13% atau sekitar 719 bahasa daerah. dari jumlah tersebut, 707 bahasa (701 bahasa daerah dan 6 bahasa etnik) masih digunakan oleh penuturnya. namun, menurut unesco (2001), sebanyak 139 bahasa di indonesia terancam punah, dan 15 di antaranya telah benar-benar hilang.
Dalam menghadapi tantangan ini, diperlukan inovasi berbasis teknologi untuk mempertahankan bahasa daerah, terutama bagi peserta didik di sekolah dasar. salah satu solusi yang dapat diterapkan yaitu upaya revitalisasi bahasa daerah melalui tradisi lisan digital. pemilihan cerita rakyat nusantara sebagai upaya revitalisasi bahasa dianggap cocok untuk pengembangan proses belajar berbahasa daerah siswa sd, karena alur cerita rakyat ini telah melekat pada sosial kehidupan siswa, sehingga siswa sd dengan mudah memahami alur cerita dan mendapatkan pesan moral yang terkandung dalam cerita rakyat yang dapat menumbuhkan karakter pada diri siswa serta dapat meningkatkan kemampuan berbahasa daerah.
Pengembangan media pembelajaran digital berbasis cerita rakyat, seperti aplikasi “hikanusa.” aplikasi ini dikembangkan sebagai alat bantu pembelajaran berbasis research and development (r&d), yang dirancang untuk membantu siswa sekolah dasar belajar bercerita menggunakan bahasa daerah. uji coba dilakukan oleh para ahli dalam bidang sistem informasi dan pendidikan bahasa daerah untuk memastikan efektivitasnya. dengan adanya aplikasi seperti “hikanusa,” diharapkan generasi muda semakin tertarik mempelajari dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari sehingga pererta didik mengetahui sikit demi sedikit identitas mereka. maka dari itu langkah ini dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam mencegah kepunahan bahasa daerah serta memperkuat identitas budaya bangsa sejak usia dini.
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.117 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.