Home » Esai dan Opini » Dampak Buruk Kecanduan Game Pada Anak Usia Remaja

Dampak Buruk Kecanduan Game Pada Anak Usia Remaja

admin 12 Dec 2024 562

By: Wan Muthia Habiby, Tarimoi Cia

Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi  di era  Milenial ini, memudahkan semua orang  terhubung melalui  Internet dengan smartphone dan  komputer.bahkan hampir Setiap orang di dunia, termasuk Indonesia memiliki Smartphone dan hampir saja seperti menjadi  “kebutuhan” Pokok dalam  melakukan semua aktifitas.Dari  bangun  di Pagi hari sampai tidur di malam  hari tidak lepas  dari Gawainya.  Dengan  kemudahan akses internet di perkotaan Dan pedesaan di Indonesia, hampir semua orang Menikmati berbagai akses yang disediakan oleh jaringan Internet termasuk wilayah hiburan. Salah satunya  game  online  Online  game  merupakan pengembangan dari  perkembangan internet itu sendiri.  Online game  ini sangat digemari oleh semua kalangan, baik anak- anak,  remaja, maupun orang  dewasa. Banyak kita temui  anak-anak, remaja  maupun orang  dewasa menggunakan gawainya  dalam  menikmati online  game.  Pada  awalnya online  gameberfungsi sebagai hiburan  dalam  mengisi  waktu  kosong  dan  mengurangi rasa  penat dan stress. Namun fungsinya bergeser menjadi  adiksi jika digunakan secara berlebihan.

Berdasarkan data  di Indonesia  Prevalensi  kejadian  adiksi  online  game  pada  remaja

Indonesia terus  meningkat sehingga  Indonesia di dunia Urutan ke 6 dengan persentase

112,6%  pada   tahun   2017  Sehingga  kondisi  ini  dapat menimbulkan  dampak  pada Seseorang. Maraknya online game  ini memberikan Pengaruh negatif apabila kita tidak bijaksana dalam  Penggunaan aplikasi online game  tersebut. KondisiLingkungan dalam hal  ini teman  sangatlah berpengaruh Pada   remaja,  hal  ini dikarenakan banyaknya permainan di Kalangan anak muda  atau remaja  sehingga  menimbulkan Kekhawatiran di kalangan  orang  tua  akan  prestasi belajar  Anaknya. Orang tua  khawatir  semakin anak diberikan  Akses untuk penggunaan gawai maka  terbuka juga Kemungkinan anak-anak menyalahgunakan gawai untuk   game  online  Remaja  berada pada  rentang  usia  12-18 tahun  (Hurlock, 2010). Masa  remaja  disebut sebagai masa Peralihan dari masa anak- anak kepada masa dewasaSantrock, 2007). Pada masa ini remaja  akan akan Mengalami berbagai perubahan pada  dirinya, fisik maupun Psikis,  secara pribadi  ataupun dalam peran  kultual-Sosialnya di ranah  keluarga,  sekolah serta   masyarakat.Perkembangan anak  usia  remaja  merupakan Peralihan dari  masa anak-anak dan  sebelum dewasa, Keingintahuan tentang akan hal yang baru pasti terjadi. Begitu juga dengan online game,

awalnya  coba-coba tapi  Selanjutnya menjadi  ketergantungan. Menurut  Adams dan Rollings (2017:9) online game  adalah sebuah permaianan Yang dapat dimainkan oleh banyak orang, dimana gadget Yang digunakan pemain dihubungkan ke jaringan internet Atau wifi. Online game  ini memiliki pengaruh kepada Remaja  sehingga  menimbulkan daya  tarik  untuk  Memainkannya daripada belajar  sehingga  aktifitas  tersebut Sudah menjadi  suatu kebiasaan atau  rutinitas  anak  apalagi  Pada  masa pandemik ini. Selain berdampak pada  aspek akademik, adiksi game Juga berdampak pada  aspek psikologis, hubungan sosial,  Kesehatan, dan keuangan. Tujuan tulisan  ini adalah untuk mendiskusikan apa  Saja dampak negatif online game  bagi remaja  dari berbagai Artikel ilmiah yang diterbitkan di Indonesia. Mengingat Online game  ini merupakan salah  satu hiburan   yang  Banyak  digemari   oleh   semua  kalangan   terutama  remaja,  Sehingga terkadang menjadi  teradiksi,  maka  peneliti Membatasi kajian pada  dampak negatifnya saja dan Mengesampingkan segi positifnya.Dampak” kecanduan game online :

Dampak Kesehatan:

Menyatakan bahwa adanya suatu hubungan Antara online game dengan kesehatan, hal ini dibuktikan Dengan dimana seseorang yang biasanya lebih Mengedepankan interaksi dengan orang melalui dunia Maya saja, hal ini disebabkan dengan habisnya waktu Hanya dengan bermain game online saja dan bisa Mengganggu kinerja otak sehingga mempengaruhi

Dampak Psikologis:

Adanya perkumpulan yang dilakukan oleh para remaja  di Waktu sore dan malam  untuk mendapatkan jaringan  wifi Murah atau  gratis  untuk  menghemat kuota.  Hal ini sangat Menarik perhatian mereka dikarenakan tampilannya yang Apik.

Dampak Akademik:

Adiksi online game menyebabkan remaja  membolos dan Menghabiskan waktu di depan computer dari pada  buku,  Sehingga  menurunnya prestasi belajar  remaja  dan aktivitas Sekolahnya terganggu.

Dampak Hubungan Sosial:

Kecanduan online game  jika dikaitkan  dengan masalah Sosial,  mental dan  kesehatan dan orang-orang di Sekitarnya,  pemain online game menjadi  terpisah dengan Lingkungannya akibat  terganggunya penyesuaian Sosialnya  Remaja  yang mengalami adiksi online game mengalamiPenyesuaian sosial yang buruk. Adiksi ini berdampak pada Hubungan  social   remaja   (Utami   &   Hodikoh,   2020).Platform  online   game   untuk menyediakan tempat yang Ideal bagi remaja  untuk dalam  memperluas lingkaran Sosial mereka. Akan tetapi  ini menyebabkan gamersTeradiksi Ketika terbawa pada  kegilaan online ini.

Saat ini peminat game online di indonesia sangat meluas.pada era digital sekarang game sangat pesat perkembangannya.  produk  yang  digemari  anak  usia  remaja   sekarang adalah game online seharusnya game online dimanfaatkan sebagai hiburan  tetapi  yang sering terjadi game online dimainkan secara berlebihan dan digunakan sebagai tempat melarikan  diri dari realitas kehidupan,sehingga terjadi kecanduan bermain game online masuk  dalam  kategori gangguan  jiwa baru yang disebut gaming disorder ( GD ). Gaming disorder akan  diusulkan dibawah  kategori  besar gangguan  penyalahgunaan zat  atay erilaku  adiktif.  Dampak  bermain  game  hampir  sama  dengan kecanduan alcohol.kecanduan game  sering ditandai  dengan ketidakmampuan diri untuk mengendalikan keinginan  bermain,sehingga susah atau  tidak  mampu menghentikan perilaku   tersebut  terlepas  dari  segala  cara   yang  dilakukan   untuk  berhentiRemaja dianggap lebih rentan kecandaan game daripada orang dewasa. Periode Ketidakstabilan menjadikan remaja  cenderung mudah terjerumus terhadap percobaan Hal-hal  yang dianggap  baru  . Masa remaja  juga lekat dengan Stereotype periode  bermasalah, yang keinginan  untuk  mencoba Terhadap hal baru  tersebut berisiko  menjadi  perilaku  yang bermasalah.

Akibatnya, Remaja  yang kecanduan game  online  cenderung kurang  tertarik  terhadap kegiatan  yang Lainnya, merasa gelisah saat tidak dapat bermain game online Penyebab kecanduan  game   adalah  seseorang  merasa  senang  kemudian otak   mengailkan dopamine, horman yang membuat bahagia. Dalam  kondisi  normal  hal tersebut akan membuat kecandua. Obyek  yang  membuat  senang merangsang otak  mengasilkan dopamine yang berlebihan. Jumlah  dopamine yang berlebih  akan  mengacaukan kerja hipotalamus, yang merupakan bagian  otak  yang bertanggung jawab  mengatur emosi, dan membuat suasana hati menjadi  percaya diri, bersemangat,dan rasa  bahagia yang tidak wajar. Hal ini membuat tubuh yang secar otomatis ketagihan daan ingin merasakan lagi. Durasi  yang berulang  ini yang membuat menggunakan candu secara  berulang dengan durasi yang lebih tinggi, Jika hal ini terjadi terus  menerus secara berkepanjngan yang  terlalu  lama  akan  merusak reseptor  dan  menyebabkan  otak  Penelitian  yang dilakukan  Jap, Tiatri, Jaya, & Suteja  (2013) mengungkapkan bahwa  10,15%  remaja  di Indonesia terindikasi  mengalami kecanduan game  online.  Artinya, 1 Dari 10 remaja  di Indonesia terindikasi  mengalami kecanduan game online. Fenomena Kecanduan game online ini semakin meluas dan memprihatinkan, karena banyaknya Remaja yang menjadi pecandu game online. Ghuman & Griffiths (2012) menjelaskan Ada masalah yang timbul dari aktivitas bermain game online yang berlebihan, di Antaranya kurang peduli terhadap kegiatan  sosial,  kehilangan kontrol atas waktu,  Menurunnya  prestasi akademik, relasi

sosial, finansial, kesehatan, dan fungsi Kehidupan lain yang penting. Bahaya utama yang ditimbulkan akibat  kecanduan game  Online  adalah investasi waktu  ekstrem dalam bermain. Game online didefinisikan menurut Burhan sebagai game komputer yang dimainkan oleh multi pemain melalui internet. Biasanya  disediakan sebagai tambahan layanan perusahaan penyedia jasa  online  atau  dapat diakses langsung  dari perusahaan yang mengkhususkan  menyediakan game.  Dalam  memainkan game  online  terdapat dua perangkat penting  yang harus  dimiliki yaitu seperangkat komputer dengan spesifikasi yang menandai dan konseksi dengan internet.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa

admin

26 Apr 2026

By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …

Pembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan

admin

26 Apr 2026

By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR             Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …

Menurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …

Strategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern

admin

26 Apr 2026

By: Nurhanisa Lubis   Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …

Bahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Endah Nur Hafizah   Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …

Krisis Minat Baca dan Dampaknya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Indonesia

admin

26 Apr 2026

By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga  mengembangkan …