IMPLEMENTASI NYATA SEKELOMPOK MAHASISWA UMN AL – WASHLIYAH: “SOSIALISASI KENAKALAN REMAJA DI LINGKUNGAN SEKOLAH”
- account_circle admin
- calendar_month 18/11/2025
- visibility 269
- comment 0 komentar
- label Berita
Di tengah kesibukan akademik, sekelompok mahasiswa gabungan program studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Fisika Universitas Muslim Nusantara Al – Washliyah mengimplementasikan pengabdian masyarakat dalam pembelajaran MKWK (Mata Kuliah Wajib Kurikulum) yakni melakukan kegiatan sosialisasi dengan tema “Kenakalan Remaja” Pada Senin, 18 November 2025 kepada siswa kelas 12 MIPA 1 SMA Eria Medan, Jalan Sisingamangaraja No. 195, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara.
Dalam kegiatan ini mahasiswa memberikan informasi dan pemahaman terkait kenakalan remaja, topik tersebut menjadi topik pilihan karena di era perkembangan zaman yang semakin pesat ini beberapa remaja terkadang lalai hingga membuat mereka terjerumus dalam perilaku kenakalan remaja seperti bolos sekolah, merokok, kabur dari rumah, tawuran dan beberapa kenakalan lainnya. Sehingga muncul harapan dengan dilakukannya sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran bagi para peserta didik di SMA Eria Medan, bahwa betapa merugikannya perilaku kenakalan remaja tersebut, baik itu bagi diri sendiri maupun orang lain.
Salah satu mahasiswa bernama Siti Fadila memberi pemahaman dan menyampaikan informasi tentang definisi dan beberapa jenis kenakalan remaja. Menurutnya, kenakalan remaja ini dapat terjadi apabila seorang remaja gagal dalam menghadapi tantangan serta tekanan dari lingkungan sekitar seperti tuntutan akademis, ekspektasi orang tua, dan pengaruh pergaulan.
Menurut data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah kasus kenakalan remaja di Indonesia meningkat di setiap tahun nya. Faktor-faktor yang menyebabkan kenakalan remaja antara lain pengaruh media sosial, keluarga, dan juga lingkungan. Kenakalan remaja sendiri dapat memberi dampak yang sangat buruk, seperti penurunan prestasi akademik, masalah kesehatan mental, atau bahkan kematian. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencegah kenakalan remaja dengan meningkatkan pengawasan orang tua, meningkatkan kualitas pendidikan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan baik dan lancar. Hal ini dibuktikan dengan antusias para siswa dalam mendengarkan penyampaian materi dan memberikan feedback berupa pertanyaan terkait kenakalan remaja. Selain itu, di penghujung kegiatan tersebut mahasiswa juga memberikan beberapa tips dan saran bagi para siswa untuk menghindari serta mencegah kenakalan remaja, seperti meningkatkan kesadaran diri, memilih teman yang baik, dan memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang positif. (Siti Fadila)

Saat ini belum ada komentar