Home » Esai dan Opini » MEMAHAMI PUISI ANAK DAN PENGAJARANNYA

MEMAHAMI PUISI ANAK DAN PENGAJARANNYA

admin 26 Jun 2025 596

By: Sofi Ayu H    

          Pengajaran sastra di sekolah dasar (SD)diarahkan terutama pada proses pemberian  pengalaman bersastra.siswa diajak untuk mengenal bentuk dan isi sebuah karya sastra melalui kegiatan mengenal dan mengakrabi cipta sastra sehingga tumbuh pemahaman dan sikap menghargai cipta sastra sebagai suatu karya yang indah dan bermakna .

        Karya sastra anak yang merupakan jenis bacaan cerita anak-anak yang bentuk karya sastra tertulis untuk konsumsi anak-anak ,sebagaimana karya sastra pada umumnya ,bacaan sastra anak-anak merupakan hasil kreasi imajinatif  yang mampu menggambarkan dunia rekaan,menghadirkan pemahaman dan pengalaman keindahan tertentu .

        Sastra anak merupakan karya yang dari segi bahasa memiliki nilai estetis dan dari segi isi mengandung nilai-nilai yang dapat memperkaya pengalaman bagi kalangan anak-anak ,pramuki (via Abd Halik,2008)mengungkapkan bahwa sastra anak adalah karya sastra (prosa,puisi ,drama) yang isinya mengenai anak-anak sesuai kehidupan ,kesenangan ,sifat-sifat ,dan perkembangan anak-anak,maka dapat disimpulkan sastra anak merupakan suatu karya sastra yang bahasa dan isinya sesuai perkembangan usia dan kehidupan anak,baik ditulis oleh pengarang yang sudah dewasa ,remaja atau oleh anak-anak itu sendiri .

         Ditinjau pada aspek waktu kemunculannya dari bentuk karya sastra lain (prosa dan drama)puisi termasuk bentuk kesusastraan yang hadir terlebih dahulu ,hal tersebut menjadikan puisi sebagai karya sastra yang paling tua,sejak kelahirannya ,puisi memang sudah menunjukkan ciri-ciri khas ,seperti dikenal sekarang meskipun puisi telah mengalami perkembangan dan perubahan tahun demi tahun ,puisi merupakan salah satu dari tiga bentuk genre sastra yaitu prosa ,puisi ,dan drama

         Kata puisi berasal dari bahasa yunani polesis yang berarti penciptaan akan tetapi arti semula ini semakin dipersempitkan ruang lingkupnya menjadi ‘’hasil seni sastra ‘’,yang kata-katanya disusun menurut syarat-syarat yang tertentu dengan menggunakan irama ,sajak ,dan kadang-kadang kata-kata kiasan(ensiklopedi Indonesia N-Z:dalam Guntur ,1985;4)

         Pembicaraan tentang karakteristik bahasa puisi anak menekankan pentingnya unsur rima dan irama ,keindahan lagu-lagu ninabobo ,tembang-tembang dolanan,dan nursery rhymes,terutama diperoleh lewat permainan bahasa .permainan bahasa itu sendiri dapat dilakukan lewat berbagai cara ,tetapi yang paling dominan adalah cara-cara perulangan (repetisi ,pengulangan  bentuk )dan jika dibicarakan menghasilkan repetisi bunyi. Wujud perulangan itu sendiri dapat menyangkut kata-kata yang menghasilkan  irama,irama yang ritmis dan melodis .

           Menyeleksi puisi anak-anak terutama untuk bahan ajar merupakan salah satu tugas guru yang tidak mudah .seorang guru harus mempertimbangkan minat dan kebutuhan anak-anak ,pengalaman anak sebelumnya berkaitan dengan puisi dan tipe-tipe puisi yang menarik bagi mereka (Huck,1987)

        Puisi dapat diibaratkan nyanyian tanpa notasi . puisi merupakan karya sastra yang paling imajinatif dan mendalam mengenai alam sekitar dan diri sendiri termasuk hubungan manusia dan tuhan yang maha kuasa . puisi memiliki irama yang indah ,ringkas dan tepat menyentuh perasaan dan juga sangat  menyenangkan penyair memilih setiap  kata dengan hati-hati sehingga menimbulkan dampak segala yang dikatakannya dan yang menjadoi maksudnya menakjubkan pembaca atau pendengar (Sawyer dan comer dalam  Zuchdi,1997)

          Pada contoh puisi anak-anak pada umumnya lebih sederhana dari puisi orang dewasa ,karena pada dasarnya anak-anak menulis puisi hanya berdasarkan apa yang ia senangi saja dan  apa yang ia rasakan ,sehingga dalam menentukan tema puisi anak itu berkisar diantara kehidupannya sebagai anak kecil ,

         Pengertian puisi anak menurut ahli Nurgiyantoro (2005:312)cara yang lebih aman dan banyak dilakukan  orang adalah dengan menunjukkan karakteristik puisi yang sanggup memberikan gambaran tentang puisi itu sendiri ,hal yang demikian juga berlaku untuk pencandraan terhadap puisi anak,

         Sebagai bagian sastra anak ,puisi anak  juga memiliki karakteristik yang identic dengan sastra anak :pengungkapan  sesuatu dari kacamata anak ,sebagaimana halnya dengan puisi orang dewasa ,puisi anak juga tertulis dengan  seleksi kata yang ketat ,pendayaan metafora ,dan citraan untuk menggambarkan imajinasi ,memori ,dan emosi (Mitchell,2003;142), namun ,seleksi bahasa dan pendayaan berbagai ungkapan ,citraan,serta berbagai penggambaraan itu masih sebatas daya jangkau anak-anak ,baik puisi orang dewasa maupun puisi anak-anak berbicara tentang kehidupan,namun berbeda dalam hal melihat dan menanggapi kehidupan itu karena memang berbeda sudut pandangnya

          Dalam puisi anak,aspek emosi selalu sejalan dengan panca indra (Huck dkk,1987:395),artinya ,berbagai luapan emosi anak dipengaruhi oleh tanggapan inderanya terhadap sesuatu yang ada disekelilingnya karena jangkauan imajinasi anak masih terbatas Namun ,puisi anak pun dapat dipakai untuk menyampaikan cerita .

          Puisi anak juga tunduk pada bentuk konvensi penulisan puisi yang biasa disebut tipografi yaitu ditulis dalam bentuk larik-larik yang pendek ,sudah berganti baris ,walau belum penuh sampaikan kemargin kanan ,danlarik-larik itu kemudian membentuk bait-bait ,dengan hanya melihat bentuk penulisan tersebut ,tidak membacanya pun orang sudah tahu bahwa itu adalah puisi ,bentuk penulisan inilah yang kemudian dapat dipandang sebagai karakteristik puisi paling mudah dikenali dan sederhana ,tetapi sulit dibantah ,yang membedakannya dengan genre sastra lain adalah bentuk dan kandungan isinya.

        Berbicara tentang karakteristik bahasa puisi anak ,lebih pada mementingkan penekanan unsur rima dan irama berangkat dari puisi-puisi lagu . sejak bayi anak-anak belum mengenal tulisan ,anak sudah akrab dengan bunyi –bunyian yang mengekploitasikan permainan bahasa melalui tembang-tembangdolanan ,lagu-lagu ninabobo ,atau nursery rhyme yang dinyanyikan oleh ibu bapaknya

            Bacaan sastra untuk anak-anak dari segi bentuk penyajian memiliki ciri tertentu dibandingkan dengan bentuk penyajian bacaan sastra untuk orang dewasa ,bentuk penyajian sastra anak-anak memperhatikan format buku ,bentuk huruf ,variasi warna kertas ,ukuran  huruf,dan kekayaan gambar ,format buku sebaiknya disesuaikan dengan dunia anak-anak sehingga memberikan efek khusus dari kesan visual dari bentuk yang membadani seluruh buku itu, IIustrasi gambar sampul hendaknya mewakili tema yang digarap dalam buku itu dan harus disesuaikan dengan khalayak penikmatnya (siswa SD)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa

admin

26 Apr 2026

By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …

Pembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan

admin

26 Apr 2026

By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR             Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …

Menurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …

Strategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern

admin

26 Apr 2026

By: Nurhanisa Lubis   Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …

Bahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Endah Nur Hafizah   Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …

Krisis Minat Baca dan Dampaknya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Indonesia

admin

26 Apr 2026

By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga  mengembangkan …