Home » Esai dan Opini » PENDIDIKAN KARAKTER DAN BAGAIMANA KOLABORASINYA ANTARA SEKOLAH DAN KELUARGA

PENDIDIKAN KARAKTER DAN BAGAIMANA KOLABORASINYA ANTARA SEKOLAH DAN KELUARGA

admin 14 Dec 2024 316

By: Alifah Ashilah, Sri Wahyuni

Apa Itu Pendidikan Karakter?

Pendidikan karakter adalah pendekatan dalam pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan karakter atau kepribadian yang baik pada diri seseorang.

Pendidikan karakter (character education) sangat erat hubungannya dengan pendidikan moral yang mana tujuannya adalah untuk membentuk dan melatih kemampuan seseorang secara terus-menerus guna penyempurnaan diri kearah hidup yang lebih baik.

Berikut ini adalah pengertian dari pendidikan karakter menurut beberapa ahli:

  1. Lickona (1991) Pendidikan karakter adalah usaha sadar dan terencana dalam membantu siswa memahami, peduli, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai moral yang baik.
  2. Berkowitz (1993) Pendidikan karakter adalah proses pembelajaran yang memberikan pengalaman-pengalaman         belajar   yang   memungkinkan   individu   menginternalisasi nilainilai moral dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai tersebut.
  3. Ryan dan  Bohlin  (1999)  Pendidikan  karakter  adalah  proses pembentukan nilai-nilai moral yang dilakukan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan untuk membantu individu mengembangkan kepribadian yang baik.
  4. Nucci  (2001)  Pendidikan  karakter  adalah  upaya  sistematis  untuk  mengembangkan moralitas  individu melalui pengajaran, pengalaman sosial,dan pembentukan kebiasaan baik.
  5. Lickona dan Davidson (2004) Pendidikan karakter adalah usaha yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk membantu individu mengembangkan nilai-nilai moral yang baik,menjadikannya bertanggung jawab, dan membentuk kepribadian yang baik.

Oleh karena itu, pendidikan karakter diartikan sebagai pendidikan moral, watak, budi pekerti yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian seseorang dalam menjalankan kehidupan  sehari-hari.  Tujuan  pendidikan  karakter atau  character  education  bertujuan  untuk membentuk pribadi yang baik, menjadikan seorang individu menjadi yang baik, dan serta dapat diterima oleh lingkungan dan juga nilai-nilai luhur budaya di sekitar. Selain itu, tujuannya juga untuk mengembangkan potensi peserta didik secara holistik sehingga menjadikan seorang individu yang unggul secara intelektual, maupun emosional. Tujuan lainnya juga meningkatkan mutu dari proses pendidikan sehingga bisa membentuk karakter atau akhlak yang mulia secara utuh, terpadu dan seimbang.

Apa Manfaat Pendidikan Karakter?

Pendidikan karakter memiliki manfaat yang sangat penting dalam membentukgenerasi yang berkualitas dan memiliki moral yang baik. Bahkan menurut ahli, kecerdasan emosional bisa membuat  seseorang  menyelesaikan  dan  menghadapi  berbagai tantangan dengan baik dimasa depan. Selain itu, pendidikan karakter mampu membuat seseorang menggunakan pengetahuan dan merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berikutadalahbeberapa manfaatdariPendidikankarakter :

  1. Membentuk nilai-nilai moral yang kuat: Pendidikan karakter dapat membantu individu untuk mengembangkan nilai-nilai moral yang penting seperti kejujuran, integritas, tanggung jawab, dan empati. Dengan nilai-nilai moral yang kuat, individu akan mampu membuat  keputusan  yang  baik  dan  bertindak  dengan  integritas  dalam  kehidupan sehari-hari.
  2.  Meningkatkan  kualitas  hubungan  sosial:  Pendidikan  karakter  membantu  individu untuk mengembangkan keterampilan sosial yang baik seperti kerjasama, toleransi, pengendalian diri, dan penghargaan terhadap perbedaan. Hal ini akan meningkatkan kualitas hubungan sosial mereka dengan orang lain, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
  3. Membantu  mengatasi  konflik:  Dengan  memiliki  pendidikan  karakter  yang  baik, individu  akan  mampu  mengatasi  konflik  dengan  cara  yang  lebih  baik. Mereka akan belajar untuk mengendalikan emosi mereka, berkomunikasi dengan baik, dan mencari solusi yang adil dan salin menguntungkan untuk semua pihak.
  4. Meningkatkan kinerja akademik: Pendidikan karakter dapat berdampak positif pada kinerja akademik seseorang. Dengan memiliki nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, dan ketekunan, individu akan lebih fokus dan memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar. Mereka juga akan memiliki sikap positif terhadap pembelajaran dan lebih mampu mengatasi tantangan akademik.
  5. Meningkatkan kualitas kepemimpinan: Pendidikan karakter membantu individu untuk mengembangkan kualitas kepemimpinan yang baik. Mereka akan belajar untuk menjadi pemimpin  yang  adil,  bertanggung jawab, dan memiliki kepekaan terhadap kebutuhan orang lain. Hal ini akan membantu mereka dalam mengambil inisiatif dan memimpin dengan contoh yang baik dalam lingkungan sekolah dan masyarakat.
  6. Meningkatkan rasa memiliki terhadap masyarakat: Dengan pendidikan karakter, individu   akan   belajar   untuk  memiliki  rasa  tanggung  jawab  dan  peduli  terhadap masyarakat di sekitar mereka. Mereka akan belajar untuk menjadi seorang individu yang baik,  yang  peduli  terhadap  kepentingan  bersama  dan  siap untuk berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Kolaborasi Antara Sekolah dan Keluarga dalam Mendukung

Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting dalam perkembangan individu dan masyarakat.  Pendidikan   tidak   hanya   mempersiapkan   anak   untuk   menghadapi   tantangan kehidupan tetapi juga membentuk karakter, nilai, dan keterampilan yang mereka perlukan dalam berinteraksi  di  lingkungan  yang  lebih  luas. Di era yang semakin kompleks ini, sekolah dan keluarga  memiliki  peran besar dalam mendukung proses pendidikan anak. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga bukan hanya penting tetapi sangat krusial untuk menjamin keberhasilan pendidikan anak. Melalui kerja sama yang efektif, pendidikan anak dapat menjadi lebih holistik dan komprehensif. Pentingnya Kolaborasi Sekolah dan Keluarga.

  1. Dukungan Emosional dan Mental : Anak-anak membutuhkan dukungan emosional yang kuat dalam proses belajar mereka, dan dukungan ini bisa berasal dari lingkungan rumah dan sekolah. Ketika keluarga terlibat dalam pendidikan anak, mereka merasa lebih aman dan  didukung  secara emosional. Guru di sekolah juga akan lebih memahami kondisi psikologis anak jika mereka memiliki komunikasi yang baik dengan orang tua. Dengan adanya kolaborasi antara sekolah dan keluarga, guru dapat memberikan perhatian khusus dan intervensi yang tepat ketika anak mengalami kendala emosional atau psikologis. hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak dapat belajar dalam keadaan yang nyaman dan stabil.
  2. Pembentukan  nilai  dan  karakter  :  kolaborasi  antara  sekolah  dan  keluarga  sangatberpengaruh dalam  pembentukan  karakter  anak.  Nilai-nilai  seperti  disiplin,  tanggung jawab, dan integritas dapat dikuatkan dengan adanya sinergi antara sekolah dan keluarga. Keluarga memiliki kesempatan untuk menerapkan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sehingga anak tidak hanya memahami secara teori tetapi  juga  terbiasa  menerapkannya.  Dengan  adanya  kepemahaman  dan  komunikasi antara  orang  tua  dan  guru  tentang  nilai-nilai  yang hendak ditanamkan, pembentukan karakter pada anak dapat berjalan lebih konsisten dan efektif.
  3. Pemantauan Kemajuan Akademik dan Non Akademik : Kolaborasi antara sekolah dan keluarga memungkinkan pemantauan yang lebih efektif terhadap kemajuan akademik dan non-akademik anak. Orang tua yang terlibat dalam pendidikan anak dapat bekerja sama dengan  guru  untuk  melihat  kemajuan  dan  tantangan  yang  dihadapi  anak.  Hal  ini mencakup pemahaman mengenai capaian akademik anak, seperti kemampuan membaca, menulis, atau berhitung serta aspek non-akademik, seperti keterampilan sosial dan keterampilan  komunikasi.  Dengan  pemantauan  yang  konsisten  keluarga  dan  sekolah dapat mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
  4. Memfasilitasi  Lingkungan  Belajar  yang  Optimal : Lingkungan belajar yang optimaladalah lingkungan yang dapat mendorong anak untuk belajar dengan cara yangnyaman dan sesuai dengan kebutuhannya. Dalam hal ini, kerja sama antara sekolahdan keluarga memungkinkan adanya kesinambungan antara lingkungan sekolah danrumah.          Misalnya,   ketika   orang   tua   memahami   metode   pembelajaran   yang diterapkandisekolah, mereka dapat mendukung anak dalam belajar di rumah dengan metodeyang sama atau serupa. Ini membantu anak merasa nyaman dalam proses belajar dan dapat menyesuaikan diri dengan lebih mudah.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …