Home » Esai dan Opini » MENGEMBANGKAN PEMIKIRAN KRITIS FILSAFAT PENDIDIKAN: KUNCI MEMBANGUN GENERASI

MENGEMBANGKAN PEMIKIRAN KRITIS FILSAFAT PENDIDIKAN: KUNCI MEMBANGUN GENERASI

admin 20 Dec 2024 539

By: Kartika Sari Devi, Dinda Nur Aini

Pendidikan merupakan proses pembentukan karakter dan pengetahuan yang esensial bagi perkembangan individu dan masyarakat. Filsafat pendidikan berperan penting dalam mengembangkan pemikiran kritis, yang menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan global. Esai ini akan membahas konsep dasar filsafat pendidikan, teori-teori pembelajaran kritis, dan implikasinya dalam praktik pendidikan.

Filsafat pendidikan memiliki peran sentral dalam membangun generasi yang tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga mampu berpikir kritis dan bertindak bijaksana. Di tengah perubahan global yang cepat, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan utama yang harus dimiliki generasi muda. Dengan pendekatan filsafat pendidikan yang holistik, pengembangan pemikiran kritis dapat menjadi dasar dalam menciptakan asyarakat berwawasan luas, adaptif, dan solutif terhadap tantangan zaman.

Pemikiran kritis melibatkan kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi secara logis dan objektif. Filsafat pendidikan, sebagai landasan teori dan praktik pendidikan, bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai ini melalui proses pembelajaran yang menstimulasi pertanyaan mendalam, dialog reflektif, dan analisis argumentatif. Filsafat pendidikan tidak hanya membahas apa yang harus diajarkan, tetapi juga mengapa dan bagaimana hal itu diajarkan, yang menekankan pentingnya memupuk rasa ingin tahu dan independensi intelektual peserta didik.

Melalui pendekatan filsafat seperti rasionalisme, pragmatisme, atau eksistensialisme, pendidikan dapat dirancang untuk mendorong siswa mempertanyakan asumsi, menggali makna, dan mencari solusi kreatif. Sebagai contoh, metode dialog Socrates dapat diterapkan dalam kelas untuk merangsang diskusi kritis yang mendalam, sedangkan pendekatan pragmatisme Dewey menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam proses belajar.

Di era modern yang ditandai dengan arus informasi yang melimpah, kemampuan berpikir kritis menjadi kebutuhan mendesak. Informasi yang beredar, baik melalui media konvensional maupun digital, sering kali bersifat bias, manipulatif, atau tidak akurat. Generasi muda yang tidak dibekali dengan kemampuan berpikir kritis rentan terhadap pengaruh negatif, seperti berita palsu (hoaks), narasi ekstremisme, dan propaganda. Filsafat pendidikan dapat menjadi kunci dalam membangun kesadaran kritis terhadap fenomena ini. Dengan mengajarkan kemampuan untuk mengidentifikasi logika yang cacat, mempertanyakan otoritas informasi, dan mengevaluasi bukti secara objektif, siswa dapat menjadi individu yang mandiri secara intelektual. Hal ini penting untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga matang secara emosional dan sosial.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …