- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

MENGEMBANGKAN PEMIKIRAN KRITIS FILSAFAT PENDIDIKAN: KUNCI MEMBANGUN GENERASI
By: Kartika Sari Devi, Dinda Nur Aini
Pendidikan merupakan proses pembentukan karakter dan pengetahuan yang esensial bagi perkembangan individu dan masyarakat. Filsafat pendidikan berperan penting dalam mengembangkan pemikiran kritis, yang menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan global. Esai ini akan membahas konsep dasar filsafat pendidikan, teori-teori pembelajaran kritis, dan implikasinya dalam praktik pendidikan.
Filsafat pendidikan memiliki peran sentral dalam membangun generasi yang tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga mampu berpikir kritis dan bertindak bijaksana. Di tengah perubahan global yang cepat, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan utama yang harus dimiliki generasi muda. Dengan pendekatan filsafat pendidikan yang holistik, pengembangan pemikiran kritis dapat menjadi dasar dalam menciptakan asyarakat berwawasan luas, adaptif, dan solutif terhadap tantangan zaman.
Pemikiran kritis melibatkan kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi secara logis dan objektif. Filsafat pendidikan, sebagai landasan teori dan praktik pendidikan, bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai ini melalui proses pembelajaran yang menstimulasi pertanyaan mendalam, dialog reflektif, dan analisis argumentatif. Filsafat pendidikan tidak hanya membahas apa yang harus diajarkan, tetapi juga mengapa dan bagaimana hal itu diajarkan, yang menekankan pentingnya memupuk rasa ingin tahu dan independensi intelektual peserta didik.
Melalui pendekatan filsafat seperti rasionalisme, pragmatisme, atau eksistensialisme, pendidikan dapat dirancang untuk mendorong siswa mempertanyakan asumsi, menggali makna, dan mencari solusi kreatif. Sebagai contoh, metode dialog Socrates dapat diterapkan dalam kelas untuk merangsang diskusi kritis yang mendalam, sedangkan pendekatan pragmatisme Dewey menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam proses belajar.
Di era modern yang ditandai dengan arus informasi yang melimpah, kemampuan berpikir kritis menjadi kebutuhan mendesak. Informasi yang beredar, baik melalui media konvensional maupun digital, sering kali bersifat bias, manipulatif, atau tidak akurat. Generasi muda yang tidak dibekali dengan kemampuan berpikir kritis rentan terhadap pengaruh negatif, seperti berita palsu (hoaks), narasi ekstremisme, dan propaganda. Filsafat pendidikan dapat menjadi kunci dalam membangun kesadaran kritis terhadap fenomena ini. Dengan mengajarkan kemampuan untuk mengidentifikasi logika yang cacat, mempertanyakan otoritas informasi, dan mengevaluasi bukti secara objektif, siswa dapat menjadi individu yang mandiri secara intelektual. Hal ini penting untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga matang secara emosional dan sosial.
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.117 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.