Home » Esai dan Opini » ANCAMAN KEPUNAHAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA DAERAH

ANCAMAN KEPUNAHAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA DAERAH

admin 01 Apr 2025 397

By: Yunisah Nababan

Indonesia terkenal sebagai negara dengan kekayaan yang luar biasa dan salah satu kekayaan tersebut adalah keberagaman bahasa daerah. Bahasa daerah adalah salah satu warisan budaya yang paling berharga. Terdapat lebih dari 700 bahasa yang digunakan oleh berbagai suku di seluruh Indonesia. Namun di era modernisasi bahasa tersebut menghadapi ancaman serius. Isu mengenai kepunahan bahasa daerah menjadi perhatian yang semakin mendalam di banyak wilayah termasuk di Indonesia. Seiring dengan globalisasi dan dominasi bahasa internasional seperti bahasa Inggris menyebabkan banyak bahasa daerah yang terancam punah karena berkurangnya penutur asli dan ketidak tertarikan generasi muda untuk mempelajarinya.

Bahasa daerah memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan identitas suatu kelompok masyarakat. Setiap bahasa daerah menyimpan kearifan lokal dan budaya yang sangat berharga. Oleh karena itu mempertahankan bahasa daerah bukan sekedar tentang kebanggaan linguistik tetapi juga menjaga keberagaman budaya yang ada di dalamnya. Isu kepunahan bahasa daerah merupakan masalah yang sering terlupakan, padahal dampaknya sangat besar bagi keberlanjutan identitas budaya suatu bangsa. Setiap bahasa daerah memiliki kekayaan unik seperti nilai-nilai, kearifan lokal, serta cara pandang masyarakat terhadap dunia yang sudah terbentuk melalui ribuan tahun sejarah. Ketika suatu bahasa daerah punah, bukan hanya kata-katanya yang hilang, tetapi juga banyak pengetahuan tradisional dan cerita-cerita nenek moyang yang sangat berharga. Kehilangan bahasa daerah juga menyebabkan kehilangan sebagian besar dari jati diri budaya kita.

Penyebab utama kepunahan bahasa daerah cukup kompleks. Salah satunya adalah dominasi bahasa nasional, seperti Bahasa Indonesia, dan bahasa global, seperti bahasa Inggris, yang semakin meningkat dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda sekarang cenderung lebih memilih menggunakan bahasa yang mereka anggap lebih maju dan “modern”, sering juga dengan alasan bahwa bahasa daerah tidak cukup relevan dengan kehidupan mereka. Ditambah lagi, minimnya perhatian terhadap bahasa daerah di dunia pendidikan membuat generasi penerus kurang mendapat kesempatan untuk belajar dan mengenal bahasa ibu mereka secara mendalam.

Namun, usaha untuk mempertahankan bahasa daerah sangatlah penting dan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah melalui pendidikan yang lebih inklusif, di mana bahasa daerah diajarkan sejak dini, baik di rumah maupun di sekolah. Anak-anak yang sejak kecil sudah diperkenalkan dengan bahasa daerah cenderung lebih mudah memahaminya dan merasa lebih dekat dengan budaya mereka. Selain itu, pemerintah dan masyarakat juga perlu lebih proaktif dalam mendukung penggunaan bahasa daerah. Misalnya, dengan mengadakan festival budaya yang melibatkan bahasa daerah, atau memproduksi buku dan media yang menggunakan bahasa daerah.

Selain upaya dari pemerintah dan lembaga pendidikan, masyarakat juga memegang peranan penting dalam melestarikan bahasa daerah. Menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah, di tempat kerja, atau saat berkumpul dengan teman-teman merupakan langkah konkret yang bisa dilakukan setiap orang. Media sosial, yang kini menjadi bagian besar dalam komunikasi sehari-hari juga bisa dimanfaatkan untuk mempopulerkan bahasa daerah. Mengunggah konten, video, atau tulisan dalam bahasa daerah di platform seperti Instagram atau YouTube bisa membantu menciptakan ruang bagi bahasa daerah untuk tetap hidup.

Tidak dapat dipungkiri, pelestarian bahasa daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga pendidikan, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan. Dengan melestarikan bahasa daerah, kita bukan hanya menjaga bahasa itu sendiri, tetapi juga menghormati warisan budaya yang terkandung di dalamnya. Tanpa bahasa daerah, kita bisa kehilangan sarana yang menghubungkan kita dengan sejarah dan identitas budaya kita. Oleh karena itu, menjaga dan merawat bahasa daerah adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan bahwa generasi selanjutnya masih bisa merasakan kekayaan budaya yang telah diwariskan oleh nenek moyang mereka. Memang ada tantangan besar, terutama ketika bahasa daerah kalah populer dibandingkan bahasa yang lebih dominan, tetapi dengan upaya yang terencana dan melibatkan berbagai pihak, pemertahanan bahasa daerah bukanlah hal yang mustahil. Langkah-langkah kecil yang konsisten akan sangat membantu untuk menjaga keberagaman bahasa yang ada dan mencegah kepunahannya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …