- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

Pengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. Salah satu pendekatan yang saat ini banyak mendapat perhatian adalah pemanfaatan media pembelajaran digital.
Menurut Munir (2013), media pembelajaran digital mencakup berbagai bentuk teknologi seperti video interaktif, platform e-learning, aplikasi pendidikan berbasis gamifikasi, dan simulasi digital yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna. Keunggulan utama media digital terletak pada kemampuannya untuk menyajikan materi pembelajaran dalam berbagai format yang sesuai dengan gaya belajar siswa, baik visual, auditori, maupun kinestetik, sehingga dapat meningkatkan keterlibatan dan minat belajar siswa secara signifikan.
Motivasi belajar merupakan faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Menurut Deci dan Ryan (2000) dalam teori Self-Determination, motivasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik berasal dari dalam diri siswa, seperti minat dan rasa ingin tahu, sedangkan motivasi ekstrinsik berasal dari faktor luar, seperti penghargaan atau pengakuan. Media pembelajaran digital dapat berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan kedua jenis motivasi ini.
Media pembelajaran digital mencakup berbagai bentuk teknologi yang digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar, seperti video, aplikasi, dan platform pembelajaran online. Media digital memungkinkan siswa untuk belajar secara interaktif dan mandiri, yang dapat meningkatkan motivasi belajar mereka.
Media pembelajaran digital merupakan sarana belajar yang digunakan untuk mengikuti perkembangan zaman yang ada. Menurut Okra & Novera,(2019) menjelaskan bahwa media pembelajaran digital adalah segala bentuk fisik komunikasi berupa perangkat lunak yang dikembangkan, digunakan, dan dikelola untuk kebutuhan pembelajaran guna mencapai efisiensi dan efektivitas prosesbelajar mengajar. Pembelajaran digital berperan dalam mendorong pembelajaran yang aktif, konstruksi pengetahuan, eksporasi, dan inquiri pada diri peserta didik (Hidayat & Khotimah, 2019).
Peran media digital dalam proses pembelajaran, mampu memberi peluang dan kesempatan kepada peserta didik untuk mencari sumber informasi yang lebih luas dengan akses internet, mengembangkan daya nalar kritis, dan pemecahan masalah melalui komunikasi dan kolaborasi.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran digital adalah alat yang menjadi perantara guru dan siswa dalam kegiatan penyampaian ide dan transfer ilmu guna menambah pengetahuan, mengubah sikap, dan menanamkan keterampilan dengan bantuan perangkat lunak berupa audio maupun visual secara kontekstual, menarik, dan interaktif. Media pembelajaran berbasis digital menciptakan pembelajaran yang aktif dan menarik, meningkatkan eksplorasi peserta didik, membantu memecahkan masalah, serta mengembangkan daya nalar kritis dan kreatif peserta didik.
Media pembelajaran dalam pendidikan dan dalam proses belajar mengajar sangat dibutuhkan dan berperan penting dalam perkembangan siswa di sekolah agar ilmu dan materi yang mereka dapatkan dari seorang guru bisa di serap dengan baik (Sapriyah, 2019). Di era digital ini, penggunaan media digital dalam sistem pendidikan sudah menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Teknologi tersebut terbukti berdampak pada proses pembelajaran secara manajemen, penyampaian materi, dan interaksi antara siswa dan guru (Esto et al., 2019).
Siswa yang rata-rata memiliki literasi teknologi yang baik cenderung lebih cepat bosan ketika pembelajaran berjalan secara konvensional Media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan kegiatan pembelajaran akan menciptakan suatu kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien sehingga materi yang disampaikan oleh guru kepada siswa bisa diserap secara optimal.
Selain itu, media pembelajaran digital interaktif menawarkan kemudahan dalam penyampaian materi melalui berbagai fitur seperti video, simulasi, kuis, dan game edukasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar mahasiswa (Sadewo & Marsofiyati, 2024). Hal ini memungkinkan suasana belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan siswa pada yang saat ini lebih menyukai media pembelajaran yang menyenangkan dan mampu memperlihatkan objek-objek secara nyata.
Dalam hal ini motivasi belajar dapat dibangun dengan adanya penggunaan media pembelajaran digital yang digunakan dengan baik oleh guru motivasi belajar adalah keyakinan dan upaya guna berperan dalam kegiatan belajar mengajar yang tercermin dengan kegiatanatau proses yang dilakukan oleh peserta didik dalam belajar guna mencapai tujuan pembelajarannya (Fasya Jaya, 2022).
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
admin
06 Jun 2026
By : Ira Astria, Bahasa adalah alat komunikasi, kemudian bahasa juga di artikan sebagai sistem lambang bunyi yang arbitrer/arbiter (mana suka atau sewenang-wenang), yang digunakan untuk berkomunikasi dan interaksi bersifat sistematis, produktif, dan dinamis. Ada beberapa hakikat bahasa, yang dimana sebagai alat komunikasi (bahasa sebagai alat berpikir), sebagai alat ekspresi diri, dan sebagai alat integrasi …
18 Dec 2024 2.970 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.085 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.549 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.