Home » Esai dan Opini » TANTANGAN DAN KESEMPATAN BAGI AL JAM’IYATUL WASHLIYAH MENGHADAPI TRANSFORMASI PENDIDIKAN TINGGI DI ERA DIGITALISASI DAN INTERNASIONALISASI

TANTANGAN DAN KESEMPATAN BAGI AL JAM’IYATUL WASHLIYAH MENGHADAPI TRANSFORMASI PENDIDIKAN TINGGI DI ERA DIGITALISASI DAN INTERNASIONALISASI

admin 04 Apr 2025 207

By: Rohanna Indri Yani, Rahma Auliani Nasution

Perkembangan zaman semakin bergerak cepat,menghasilkan berbagai komponen-komponen yang sangat canggih melebihi tingkat kemampuan manusia. Dunia saat ini berada dalam era revolusi industri 4.0 dimana mengutamakan big data, digital economy, artificial intelligence, robotic, dan lain-lain atau yang dikenal dengan fenomena distruptive innovation.Era ini juga menciptakan berbagai teknologi canggih yang berkembang dan menyebar luas mencakup seluruh dunia.Era ini dinamakan dengan era digitalisasi dan internasionalisasi (globalisasi) yang kehadirannya tidak dapat ditepis oleh manusia,sehingga revolusi digital merupakan dari bagian dari dinamika globalisasi. Era digital adalah masa di mana teknologi informasi menjadi pusat dari banyak aktivitas manusia. Era ini secara umum merujuk pada kondisi di mana kemajuan teknologi digital telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, mengarahkan kita ke dunia yang serba digital. Saat ini, kita menggunakan perangkat digital untuk berbagai tujuan, mulai dari berkomunikasi, bekerja, hingga mengakses pengetahuan. Era digital mencakup transformasi yang sangat mendalam pada aspek pekerjaan, aspek kehidupan, dan aspek pendidikan manusia, mulai dari cara kita mengakses informasi hingga cara kita melakukan transaksi bisnis,serta mengelola prosedur dunia pendidkan dengan mengaitkan dengan bidang teknologi. Dengan kemunculan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan komputasi awan, dunia telah menjadi lebih terhubung dan terintegrasi daripada sebelumnya. Perkembangan teknologi digital telah memberikan landasan yang kokoh bagi transformasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah umat manusia.

Semua teknologi didunia ini yang diciptakan di era digitalisasi bukanlah berasal dari negara kita sendiri yaitu Indonesia melainkan diciptakan oleh negara asing dengan maksud dan tujuan yang jelas, serta memiliki sebuah keunggulan dan kekurangan yang dapat dirasakan oleh penggunanya. Seperti fakta saat ini, saya menyakini bahwa teknologi telah menjadi kekuatan utama yang mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Karena teknologi tersebut memudahkan manusia untuk mempercepat pekerjaan dan urusannya dengan bantuan sistem yang canggih dan kebenarannya sudah terjamin akurat , efektif dan efisien ,dapat dipercaya serta diterima secara logis oleh alat pikir manusia. Seperti contohnya yang saya ketahui bahwa, pada saat ini dalam dunia pendidkan disebuah institusi swasta yang bernama Al jam’iyatul Washliyah sudah bertransformasi kedunia digital yang dimana hal ini  mengacu pada proses dan strategi menggunakan teknologi digital yang secara cepat mengubah cara institusi beroperasi dan melayani mahasiswa, dosen, pegawai, industri, orangtua, dan pemerintah.Baik dalam tingkat pendidikan sekolah hingga perguruan tinggi, institusi Al Jam’iyatul Washliyah telah berhasil mengimplementasikan dunia digital pada lingkungan belajar bagi siswa dan seluruh aktivitas akademik yang ada dilingkungan pendidikan tinggi ,tentunya hal ini mengacu pada penggunaan teknologi seperti internet, perangkat lunak, dan aplikasi untuk mengelola, mengajar, dan belajar, memuat informasi dan mengumpulkan data. Contohnya, banyak sekolah dan universitas kini telah mengadopsi Learning Management Systems (LMS) seperti MoodleGoogle Classroom, dan Microsoft Teams dan lain sebagainya untuk mengatur proses pembelajaran, mulai dari pengumpulan tugas hingga evaluasi. Selain itu, materi pendidikan juga tersedia dalam bentuk e-booksvideo tutorial, dan bahkan podcast edukasi, sehingga siswadan mahasiswa dapat belajar dengan metode yang paling sesuai bagi mereka. Teknologi yang telah menguasai dan mempengaruhi sebuah institusi ini tentu bisa menjadi peluang yang positif bagi institusi tersebut,atau bahkan juga bisa menjadi suatu tantangan yang harus dihadapi dengan berbagai tindakan yang tepat.Beberapa tantangan dalam menghadapi transformasi pada perguruan tinggi  Al Jam’iyatul Washliyah yaitu, mungkin adanya kesenjangan teknologi yang menjadi salah satu tantangan dalam perguruan tinggi hal ini dilatarbelakangi oleh kondisi kehidupan mahasiwa yang mungkin berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi rendah ataupun mahasiswa yang wiyalah tempat tinggalnya didaerah terpecil sehingga memiliki kesulitan dalam mengakses perangkat. Perubahan ke mode pembelajaran digital dapat menjadi tantangan bagi dosen dan mahasiswa yang belum terbiasa dengan teknologi atau model pembelajaran daring. Dosen perlu mengembangkan keterampilan baru dalam merancang kurikulum digital, menyampaikan materi secara efektif secara daring, dan memfasilitasi diskusi dan kolaborasi online. Sementara itu, mahasiswa perlu menyesuaikan diri dengan kurva pembelajaran baru dan mengembangkan disiplin diri dalam belajar mandiri. Dalam lingkungan digital yang semakin terhubung, keamanan dan privasi data menjadi perhatian utama dalam pendidikan tinggi. Perguruan tinggi perlu memastikan bahwa data mahasiswa dan informasi pribadi terlindungi dengan baik dari ancaman keamanan cyber. Perlindungan data pribadi dan kepatuhan terhadap regulasi privasi menjadi prioritas dalam pengelolaan sistem informasi pendidikan. Penyesuaian penilaian dan evaluasi dalam pembelajaran daring juga menjadi tantangan yang perlu diatasi. Dosen perlu mencari metode penilaian yang sesuai dengan konteks pembelajaran online, seperti ujian daring, tugas proyek, atau diskusi forum. Memastikan keadilan, keakuratan, dan keabsahan penilaian dalam lingkungan digital menjadi fokus utama dalam penyesuaian pendidikan tinggi di era digital.Pengembangan kurkulum yang relevan dengan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan industri serta harus mengikuti tranformasi zaman juga menjadi tantangan bagi perguruan tinggi Al Jam’iyatul Washliyah.Keaktifan dan kontribusi mahasiswa juga juga menjadi sebuah tantangan bagi pendidkan tinggi,karena Perguruan tinggi perlu menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif, menarik, dan kolaboratif untuk memfasilitasi keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar-mengajar.Untuk peluang bagi Al jam’iyatul Washliyah ketika menghadapi transformasi pendidikan tinggi diera digitalisasi dan internasionalisasi yaitu sederhana saja, dengan dukungan teknologi para mahasiswa dan dosen dapat melakukan pembelajaran jarak jauh yang lebih terintegrasi dan interaktif. Mahasiswa dapat mengakses kuliah, materi pembelajaran, dan interaksi dengan dosen secara daring, memberikan fleksibilitas dan aksesibilitas yang lebih besar dalam pendidikan tinggi. Perguruan tinggi semakin mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran, termasuk penggunaan platform pembelajaran daring, aplikasi mobile, simulasi virtual, dan teknologi kecerdasan buatan. Hal ini memungkinkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menarik, dan personal. Transformasi pendidikan tinggi di era digital juga menekankan pentingnya pengembangan keterampilan digital bagi mahasiswa. Kemampuan menggunakan teknologi, analisis data, komunikasi daring, dan literasi digital menjadi aspek penting dalam kurikulum pendidikan tinggi.Tentunya ini akan menjadi peluang yang sangat besar bagi mahasiswa untuk menambahkan kemahiran dalam menggunakan teknologi dimasa mendatang.Serta peluang yang lain adalah, Kolaborasi dan koneksi antar mahasiswa, dosen, dan profesional di seluruh dunia semakin ditekankan dalam pendidikan tinggi di era digital. Platform kolaborasi daring memungkinkan mahasiswa untuk berbagi ide, proyek, dan pengalaman belajar secara global.Dan juga dengan teknologi digital, mahasiswa memiliki akses yang lebih besar terhadap sumber daya pendidikan global, termasuk kursus daring dari perguruan tinggi terkemuka, jurnal ilmiah, dan sumber belajar lainnya. Hal ini memperluas wawasan dan kesempatan belajar bagi mahasiswa di seluruh dunia.

Pada era saai ini memang sudah seharusnya perguruan tinggi atau institusi tersebut  harus mampu menghadirkan transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi yang kompeten karena sebelumnya telah melalui masa digitisasi dan digitalisasi. Transformasi digital sangat dibutuhkan karena, jika dirancang dengan baik, tidak hanya mampu menurunkan biaya operasional, tetapi lebih dari itu inovasi yang dihasilkan serta penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan mampu menghasilkan efisiensi pada institusi. Suatu institusi disebut melakukan transformasi digital dengan sukses jika menggunakan kemajuan teknologi dan teknologi informasi (tidak sebatas digitisasi dan digitalisasi saja), tetapi mampu bertransformasi membuat model bisnis baru. Bob Davis dari Forbes Councils menyebutkan ada  alasan kuat mengapa transformasi digital menjadi suatu keharusan. Alasan pertama adalah perubahan yang tidak bisa dihindarkan. Era digital telah mengubah kebiasaan kita sehari-hari, mulai dari cara kita bekerja, cara anak belajar, dan cara memperoleh informasi.Misalnya, kurikulum kuliah yang akan hadir sesuai generasi masa depan tentu sangat berbeda dengan kurikulum yang kita telah dapatkan saat ini. Hal tersebut tentu merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari. era digital menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mempersiapkan mahasiswa untuk tantangan masa depan, dan menciptakan pengalaman belajar yang berharga dan bermakna. Ketika memanfaatkan inovasi teknologi digital, perguruan tinggi dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa di abad ke-21. Dengan demikian, dukungan teknologi lebih memudahkan sivitas akademika untuk bergabung dengan komunitas internasional. Selain meningkatkan wawasan, hal ini juga bisa memperkuat aktivitas riset yang dilakukan. Dosen dan mahasiswa dapat menjalin komunikasi dan kolaborasi secara bersama dengan berbagai peneliti serupa di seluruh dunia.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …