
PENDIDIKAN KARAKTER: PILAR PENTING UNTUK MEMBENTUK GENERASI EMAS
By: Purnama, Siti Khoiriani Ramadhani Br. Pulungan
Pendidikan selalu menjadi topik yang hangat dibicarakan di berbagai kalangan, mulai dari pemerintah, praktisi pendidikan, hingga orang tua. Namun, satu aspek penting yang sering kali terabaikan dalam diskusi ini adalah pendidikan karakter. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi, pendidikan karakter menjadi semakin krusial untuk memastikan generasi muda tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan integritas yang tinggi.
Pelajar berdampak adalah individu yang tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membawa perubahan positif dalam masyarakat. Mereka adalah agen perubahan yang berkontribusi aktif dalam berbagai bidang, termasuk sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moral dan integritas yang tinggi. Berikut adalah beberapa alasan mengapa paradigma pelajar berdampak IPM dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi Generasi Emas 2045:
Penguatan Nilai-Nilai Keislaman dan Keindonesiaan
IPM memiliki fondasi kuat dalam nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang dapat membentuk karakter pelajar yang berakhlak mulia dan berjiwa patriotik. Nilai-nilai ini penting untuk memastikan bahwa generasi masa depan tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki integritas dan moral yang tinggi. Pelajar yang memiliki kesadaran spiritual dan nasionalisme yang kuat akan lebih bertanggung jawab dalam membangun bangsa.
Pengembangan Pendidikan Karakter
IPM selalu menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam setiap kegiatannya. Pendidikan karakter yang komprehensif meliputi pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pelajar yang memiliki karakter yang baik akan menjadi individu yang disiplin, jujur, dan memiliki etos kerja tinggi, semua ini merupakan kualitas penting untuk mencapai Generasi Emas 2045.
Kepemimpinan dan Organisasi
IPM memiliki program-program yang mengasah kemampuan kepemimpinan dan organisasi pelajar. Melalui kegiatan-kegiatan seperti pelatihan kepemimpinan, seminar, dan kegiatan sosial, pelajar dibekali dengan keterampilan manajerial dan berorganisasi. Kepemimpinan yang kuat akan menciptakan generasi pemimpin yang siap memimpin Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Peningkatan Literasi dan Kualitas Pendidikan
IPM berperan aktif dalam meningkatkan literasi dan kualitas pendidikan melalui berbagai program pembinaan dan pengajaran. Dengan menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan akses pendidikan yang merata. IPM membantu memastikan bahwa setiap pelajar memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka secara maksimal. Hal ini sejalan dengan tujuan Generasi Emas 2045 untuk menciptakan SDM yang unggul dan kompetitif.
Kepedulian Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
IPM sering terlibat dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, yang menumbuhkan kepedulian sosial dan empati di kalangan pelajar. Melalui kegiatan-kegiatan seperti bakti sosial, penyuluhan, dan pemberdayaan ekonomi, pelajar diajak untuk berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepedulian sosial yang tinggi akan menciptakan generasi yang peka terhadap masalah sosial dan siap berkontribusi dalam menyelesaikannya.
Advokasi dan Kebijakan Pendidikan
IPM juga memiliki peran dalam advokasi dan penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih baik. Dengan terlibat dalam diskusi kebijakan, IPM dapat menyuarakan aspirasi pelajar dan berkontribusi dalam merumuskan kebijakan yang mendukung perkembangan pendidikan nasional. Partisipasi aktif dalam proses kebijakan ini penting untuk memastikan bahwa suara pelajar didengar dan diperhitungkan dalam pembangunan pendidikan. Dengan mengintegrasikan paradigma pelajar berdampak IPM dalam strategi pencapaian Generasi Emas 2045, Indonesia dapat memanfaatkan potensi besar dari para pelajar yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa sosial tinggi. IPM, dengan nilai-nilai dan program-programnya, dapat menjadi motor penggerak utama dalam membentuk generasi yang siap membawa Indonesia menuju kejayaan di tahun 2045.
Maksud dan tujuan terlaksananya pembelajaran kepribadian dalam pembentukan generasi emas sebagai penerus bangsa adalah:
- Memiliki kemampuan batin atau naluri peserta didik sebagai suatu bagian dari warga serta masyarakat yang memiliki nilai- nilai adat serta kepribadian bangsa bisa dibesarkan.
- Karakter yang baik dan menyeluruh serta budaya nasional yang agamais peserta didik dapat dikembangkan
- Kepemimpinan dan Tanggung Jawab peserta didik sebagai Generasi Penerus yang diwariskan
Membangun karakter menjadi salah satu tujuan dari pendidikan yang termuat dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 “Pendidikan ialah usaha sadar dan terencana sebagai upaya mewujudkan proses pembelajaran dan suasana belajar yang secara aktif mengembangkan potensi diri peserta didik agar mempunyai kekuatan spiritual keagamaan, akhlak mulia, kecerdasan, kepribadian dan pengendalian diri, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”. Oleh karena itu, pendidikan karakter sangatlah penting dibangun sejak dini, pendidikan karakter harus dibina dan terus dikembangkan baik melalui pendidikan formal ataupun non-formal.
admin
25 Jan 2026
By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …
admin
16 Jan 2026
By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …
admin
16 Jan 2026
By: Alnia Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …
admin
16 Jan 2026
By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler) membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …
admin
16 Jan 2026
By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …
admin
16 Jan 2026
By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …
18 Dec 2024 2.512 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
03 Jan 2025 1.257 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
03 Jan 2025 1.190 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, bersama tim dosen dari Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu Patumbak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah melalui pemanfaatan teknologi digital. Bertajuk “Sosialisasi Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Mendukung Pembelajaran Berbasis Proyek dan …
Comments are not available at the moment.