
Pentingnya Melestarikan Bahasa Daerah di Tengah GempuranGlobalisasi
By: Fitriani Saragih. Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya raya, tidak hanya akan sumber daya alam, tetapi juga kekayaan budaya dan bahasa. Dengan lebih dari 700 bahasa daerah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, bahasa-bahasa ini merupakan pilar utama identitas lokal dan nasional. Namun, di tengah arus deras globalisasi dan dominasi bahasa internasional serta Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, eksistensi bahasa daerah berada di ujung tanduk. Melestarikan bahasa daerah bukan sekadar tugas nostalgia, melainkan investasi kritis untuk mempertahankan keragaman budaya bangsa. Bahasa daerah yang merupakan bahasa yang secara turun temurun digunakan oleh masyarakat di suatu wilayah tertentu berfungsi sebagai alat komunikasi utama, identitas budaya, yang wajib dilestarikan.
Bahasa Daerah sebagai Penjaga Identitas dan Kearifan Lokal
Bahasa daerah adalah warisan budaya yang berharga dan memperkaya bangsa dengan keberagaman dan kekayaanya melalui pemeliharaan, pelestarian dan pengembangan bahasa daerah kita dapat dipastikan bahwa kekayaan budaya ini tetap hidup dan berkembang. Setiap bahasa daerah adalah gudang penyimpanan kearifan lokal, sejarah, dan filosofi hidup suatu suku bangsa. Bahasa Jawa menyimpan konsep unggah-ungguh (tata krama), Bahasa Sunda kaya akan istilah yang menggambarkan hubungan manusia dengan alam, sementara Bahasa Batak memiliki tingkatan adat yang tersemat dalam kosakata. Hilangnya sebuah bahasa sama artinya dengan hilangnya ribuan tahun pengetahuan dan cara pandang yang unik terhadap dunia. Bahasa daerah berfungsi sebagai “jembatan memori” yang menghubungkan generasi muda dengan akar budaya leluhur mereka, memberikan rasa kepemilikan dan harga diri.
Gempuran globalisasi, yang membawa serta budaya populer asing dan penggunaan masif bahasa Inggris dalam teknologi, telah menggeser prioritas komunikasi. Banyak generasi muda di perkotaan, bahkan di pedesaan, merasa lebih “modern” atau “berpendidikan” dengan menggunakan istilah asing ketimbang bahasa ibu mereka. Situasi ini diperparah oleh kurangnya materi ajar yang menarik di sekolah dan minimnya penggunaan bahasa daerah dalam ruang publik modern. Akibatnya, beberapa bahasa daerah kini diklasifikasikan sebagai bahasa yang terancam punah.
Strategi Pelestarian yang Progresif
Untuk menangkal kepunahan ini, upaya pelestarian harus bersifat progresif dan tidak hanya terbatas pada seminar atau museum. Ada beberapa strategi dalam melakukan pelestarian bahasa daerah, Pertama, integrasi bahasa daerah dalam kurikulum sekolah harus ditingkatkan dan diajarkan secara kreatif, tidak hanya sebagai mata pelajaran formal, tetapi juga melalui kegiatan ekstrakurikuler berbasis seni tradisional.
Kedua, teknologi harus dimanfaatkan. Para pegiat bahasa perlu didukung untuk menciptakan aplikasi kamus digital, game edukatif, konten media sosial, dan kanal YouTube yang seluruhnya menggunakan bahasa daerah. Dengan demikian, bahasa daerah dapat dianggap sebagai alat komunikasi yang relevan di era digital.
Ketiga, peran keluarga sangatlah fundamental. Orang tua harus didorong untuk secara aktif berkomunikasi dengan anak-anak mereka menggunakan bahasa ibu sejak dini. Upaya ini harus diperkuat oleh pemerintah daerah dengan menyediakan ruang publik yang mendukung penggunaan bahasa daerah, seperti melalui penamaan jalan, papan informasi, dan siaran berita lokal.
Melestarikan bahasa daerah bukanlah pilihan, melainkan keharusan konstitusional dan moral bagi bangsa yang menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Di tengah hiruk pikuk globalisasi, bahasa daerah adalah benteng pertahanan terakhir dari homogenisasi budaya. Jika kita membiarkan warisan tak ternilai ini hilang, kita tidak hanya kehilangan kekayaan linguistik, tetapi juga kehilangan bagian integral dari jiwa dan identitas bangsa Indonesia itu sendiri. Kesadaran kolektif adalah kunci untuk memastikan bahwa ratusan bahasa daerah Indonesia akan terus hidup dan bersuara lantang di masa depan.
admin
25 Jan 2026
By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …
admin
16 Jan 2026
By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …
admin
16 Jan 2026
By: Alnia Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …
admin
16 Jan 2026
By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler) membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …
admin
16 Jan 2026
By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …
admin
16 Jan 2026
By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …
18 Dec 2024 2.512 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
03 Jan 2025 1.256 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
03 Jan 2025 1.189 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, bersama tim dosen dari Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu Patumbak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah melalui pemanfaatan teknologi digital. Bertajuk “Sosialisasi Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Mendukung Pembelajaran Berbasis Proyek dan …
Comments are not available at the moment.