Home » Esai dan Opini » Pentingnya Melestarikan Bahasa Daerah di Tengah GempuranGlobalisasi

Pentingnya Melestarikan Bahasa Daerah di Tengah GempuranGlobalisasi

admin 30 Nov 2025 11

By: Fitriani Saragih. Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya raya, tidak hanya akan sumber daya alam, tetapi  juga kekayaan budaya  dan  bahasa. Dengan  lebih dari 700 bahasa daerah yang tersebar dari  Sabang   sampai  Merauke,  bahasa-bahasa  ini merupakan  pilar  utama identitas lokal dan  nasional. Namun,  di tengah  arus  deras globalisasi dan  dominasi bahasa internasional  serta  Bahasa Indonesia  sebagai  bahasa nasional,  eksistensi bahasa daerah berada di ujung tanduk. Melestarikan bahasa daerah bukan sekadar tugas nostalgia, melainkan investasi kritis untuk mempertahankan keragaman budaya bangsa. Bahasa daerah yang merupakan bahasa yang secara turun temurun digunakan oleh masyarakat di suatu wilayah tertentu berfungsi sebagai alat komunikasi utama, identitas budaya, yang wajib dilestarikan.

Bahasa Daerah sebagai Penjaga Identitas dan Kearifan Lokal

Bahasa daerah adalah warisan budaya yang berharga dan memperkaya bangsa dengan keberagaman dan kekayaanya melalui pemeliharaan, pelestarian dan pengembangan bahasa daerah kita dapat dipastikan bahwa kekayaan budaya ini tetap hidup dan berkembang. Setiap  bahasa daerah adalah gudang penyimpanan kearifan lokal, sejarah, dan filosofi hidup suatu suku bangsa. Bahasa Jawa menyimpan konsep unggah-ungguh (tata krama), Bahasa Sunda kaya akan istilah yang menggambarkan hubungan manusia dengan alam, sementara  Bahasa Batak  memiliki  tingkatan   adat   yang  tersemat  dalam   kosakata. Hilangnya sebuah bahasa sama artinya dengan hilangnya ribuan tahun pengetahuan dan cara pandang yang unik terhadap dunia.  Bahasa daerah berfungsi  sebagai “jembatan memori”  yang menghubungkan generasi muda  dengan akar  budaya  leluhur  mereka, memberikan rasa kepemilikan dan harga diri.

Gempuran globalisasi, yang membawa serta  budaya  populer  asing  dan  penggunaan masif  bahasa Inggris dalam  teknologi,  telah  menggeser prioritas  komunikasi. Banyak generasi muda  di perkotaan, bahkan di pedesaan, merasa lebih “modern” atau “berpendidikan” dengan  menggunakan istilah  asing  ketimbang bahasa ibu  mereka. Situasi ini diperparah oleh kurangnya materi ajar yang menarik di sekolah dan minimnya penggunaan bahasa daerah dalam  ruang publik modern. Akibatnya, beberapa bahasa daerah kini diklasifikasikan sebagai bahasa yang terancam punah.

Strategi Pelestarian yang Progresif

Untuk menangkal kepunahan ini, upaya  pelestarian harus  bersifat  progresif  dan  tidak hanya  terbatas pada  seminar atau  museum. Ada beberapa strategi dalam melakukan pelestarian bahasa daerah, Pertama, integrasi  bahasa daerah dalam kurikulum sekolah harus  ditingkatkan  dan diajarkan  secara kreatif, tidak hanya sebagai mata   pelajaran  formal,   tetapi   juga  melalui   kegiatan   ekstrakurikuler berbasis  seni tradisional.

Kedua, teknologi  harus  dimanfaatkan. Para  pegiat  bahasa perlu  didukung untuk menciptakan aplikasi kamus digital, game edukatif, konten media sosial, dan kanal YouTube  yang  seluruhnya  menggunakan bahasa  daerah. Dengan  demikian,   bahasa daerah dapat dianggap sebagai alat komunikasi yang relevan di era digital.

Ketiga, peran  keluarga  sangatlah fundamental. Orang tua harus  didorong untuk secara aktif berkomunikasi dengan anak-anak mereka menggunakan bahasa  ibu sejak  dini. Upaya ini harus diperkuat oleh pemerintah daerah dengan menyediakan ruang publik yang mendukung penggunaan bahasa daerah, seperti melalui  penamaan jalan, papan informasi, dan siaran berita lokal.

Melestarikan bahasa daerah bukanlah pilihan, melainkan keharusan konstitusional dan moral bagi bangsa yang menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Di tengah  hiruk pikuk globalisasi,  bahasa  daerah adalah  benteng pertahanan  terakhir  dari  homogenisasi budaya. Jika kita membiarkan warisan  tak ternilai ini hilang, kita tidak hanya kehilangan kekayaan linguistik, tetapi juga kehilangan bagian integral dari jiwa dan identitas bangsa Indonesia itu sendiri. Kesadaran kolektif adalah kunci untuk memastikan bahwa ratusan bahasa daerah Indonesia akan terus hidup dan bersuara lantang di masa depan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT

admin

30 Nov 2025

By: Rizki Rahmat. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Salah satu fenomena sosial terluas di abad ke-21 adalah media sosial,seperti Instagram, TikTok, X, dan Facebook. Seringkali dikenal dengan nama X (dibaca Twitter),media sosial berfungsi sebagai alat komunikasi. Namun, itu juga membentuk perilaku dan cara berpikir yang membentuk masyarakat. Saya …

PERANAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH

admin

30 Nov 2025

By: Khairun Nisa Dalam media pembelajaran merupakan komunikasi antara seorang guru dan siswa melalui sebuah alat dan Teknik (Ramadhan,2020). Proses pembelaajaran di sekolah dapat menjadi efektif Ketika komunikasi dan berinteraksi anatra guru dan siswa menggunakan sebuah media pembelajaran berupa alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan informasi dalam pembelajaran. Media juga berfungsi sebagai alat untuk …

Pengembangan Dan Revisi Bahan Ajar Non Cetak

admin

12 Nov 2025

By: Lola Musfira. Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia Pendidikan, terutama dalam cara guru menyajikan materi pembelajaran. Pembelajaran Bahasa Indonesia, sebagai salah satu mata pelajaran inti, kini tidak lagi hanya berfokus pada penguasaan teori kebahasaan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif. Salah satu materi yang saya ambil …

Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Kritis dan Bermakna Melalui Materi Debat

admin

04 Nov 2025

Pendahuluan Pembelajaran Bahasa Indonesia sering kali dilihat hanya sebagai upaya melatih kemampuan membaca, menulis, dan tata bahasa yang benar. Namun, di balik struktur kalimat dan diksi yang tepat, mata pelajaran ini memegang peran krusial dalam pembentukan nalar dan karakter. Di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi opini saat ini, kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi secara …

Pengaruh Tiktok Terhadap Perubahan Tingkah Laku Remaja

admin

04 Nov 2025

By: Mawaddah Rahmah. Di tengah dunia yang bergerak secepat guliran jempol di layar ponsel, TikTok muncul sebagai ruang baru tempat para remaja belajar mengenal dunia, dan mungkin, mengenal dirinya sendiri. Setiap tarian, potongan musik, dan video  singkat menjadi semacam bahasa yang dipahami generasi sekarang, bahasa tanpa buku teks, tapi penuh makna sosial. Di ruang digital …

Penggunaan Media Digital Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Yang Interaktif

admin

04 Nov 2025

By: Intan Sajali. Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penggunaan media digital tidak hanya memudahkan penyampaian materi, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna. Dalam konteks ini, media digital berperan sebagai sarana komunikasi dua arah antara guru dan siswa yang mendorong partisipasi …