Home » Esai dan Opini » PENGARUH AI TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA

PENGARUH AI TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA

admin 21 Dec 2025 85

By: Nezifa Qhayummi Zahra,

Artificial Intelligence atau yang biasa disebut AI adalah teknologi buatan manusia yang berfungsi untuk membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan, seperti menulis, mengedit gambar, dan melakukan tugas lainnya. AI sangat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari karena membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan cepat. Namun, jika digunakan dengan cara yang tidak tepat, AI juga bisa membawa dampak buruk. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggunakan AI dengan bijak, karena dalam penggunaannya terdapat dampak positif maupun negatif.

Dampak positif dari AI yang pertama adalah membantu manusia dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan, sehingga tugas dapat dikerjakan dengan lebih mudah, cepat, dan hasilnya pun lebih maksimal. Teknologi ini membuat pekerjaan manusia menjadi lebih efisien dan menghemat waktu. Selain itu, AI juga dapat dimanfaatkan untuk mencari serta mengembangkan ide-ide kreatif, misalnya dalam membuat desain, menulis, mengedit gambar, atau menghasilkan gagasan baru yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya. Dengan adanya AI, manusia bisa bekerja dengan lebih produktif dan inovatif.

Kedua, di dalam dunia pendidikan, kecerdasan buatan (AI) memiliki peran yang sangat penting. AI dapat menciptakan jalur pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan dan kecepatan belajar setiap siswa. Dengan adanya AI, guru dapat lebih mudah mengetahui bagian pelajaran yang sudah dikuasai oleh siswa dan bagian yang masih perlu dipahami. Selain itu, AI juga bisa membantu menyediakan materi tambahan, latihan soal, serta penjelasan otomatis yang memudahkan proses belajar. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menarik, efisien, dan membantu siswa belajar dengan cara yang paling sesuai bagi mereka.

Ketiga, dalam bidang kesehatan, AI juga sangat membantu manusia. Teknologi ini bisa membantu dokter menemukan dan mengenali penyakit dengan lebih cepat dan tepat, sehingga pengobatan bisa dilakukan lebih awal. Selain itu, AI juga bisa memberi saran tentang cara perawatan yang cocok untuk setiap pasien. Misalnya, AI dapat melihat hasil pemeriksaan dan membantu dokter menentukan obat atau tindakan yang paling sesuai. Dengan adanya AI, pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat, mudah, dan bisa menolong banyak orang dengan cara yang lebih baik.

Keempat, AI juga bisa mendorong kreativitas manusia. Teknologi ini menyediakan berbagai alat bantu yang dapat digunakan untuk membuat konten baru, seperti tulisan, gambar, musik, dan video. Dengan bantuan AI, seseorang yang awalnya tidak terlalu mahir dalam bidang tertentu tetap bisa berkarya dan mengekspresikan ide-idenya dengan mudah. Misalnya, AI dapat membantu membuat desain yang menarik, menulis cerita, atau menciptakan melodi lagu. Hal ini membuat proses berkarya menjadi lebih cepat, menyenangkan, dan terbuka bagi siapa saja yang ingin mencoba hal baru.

Namun, tidak hanya membawa dampak positif, penggunaan AI juga memiliki dampak negatif jika disalahgunakan. Salah satunya adalah membuat manusia menjadi malas berpikir karena terlalu bergantung pada teknologi. Banyak orang jadi terbiasa meminta bantuan AI untuk melakukan berbagai hal, sehingga kemampuan berpikir dan berkreasi sendiri semakin menurun. Akibatnya, otak manusia bisa menjadi kurang aktif dan mudah lupa karena jarang dilatih untuk memecahkan masalah secara mandiri. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tetap menggunakan AI dengan bijak dan tidak sepenuhnya bergantung padanya.

Kedua, AI juga bisa disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak baik. Teknologi ini dapat digunakan untuk membongkar privasi seseorang atau mengubah data dan gambar orang lain tanpa izin. Misalnya, ada orang yang menggunakan AI untuk membuat foto palsu, menyebarkan berita bohong (hoaks), atau mencuri informasi pribadi di internet. Hal seperti ini tentu sangat merugikan orang lain dan bisa menimbulkan kesalahpahaman bahkan masalah besar. Oleh karena itu, penggunaan AI harus disertai dengan tanggung jawab dan etika agar teknologi ini tidak digunakan untuk tujuan yang merugikan orang lain.

Ketiga, AI juga dapat menggantikan peran manusia dalam dunia kerja, terutama pada pekerjaan yang bersifat rutin dan berulang. Misalnya, di bidang pabrik, perbankan, atau layanan pelanggan, banyak tugas yang kini bisa dilakukan oleh mesin atau program AI secara otomatis. Hal ini memang membuat pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien, tetapi di sisi lain bisa menyebabkan berkurangnya lapangan kerja bagi manusia. Jika hal ini terus terjadi, maka banyak orang bisa kehilangan pekerjaan dan menimbulkan pengangguran. Karena itu, penting bagi manusia untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan agar dapat bersaing dengan kemajuan teknologi.

Dengan pemanfaatan yang baik, AI dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia di masa depan. Teknologi ini bisa menjadi sahabat manusia dalam menciptakan dunia yang lebih modern, efektif, dan nyaman. Namun, semua itu hanya bisa terwujud jika manusia mampu menjaga keseimbangan antara kemudahan yang diberikan teknologi dan tanggung jawab dalam menggunakannya.

Pada akhirnya kecerdasan buatan atau AI akan menjadi alat yang sangat berguna jika digunakan dengan cara yang benar dan positif. Dengan pemanfaatan yang tepat, teknologi ini dapat membantu manusia menciptakan masa depan yang lebih mudah, modern, dan efisien. AI bisa menjadi teman kerja yang membantu menyelesaikan berbagai tugas, mempercepat pekerjaan, dan memberikan solusi dalam berbagai bidang kehidupan.

Menurut teori fungsionalisme semua hal dalam masyarakat punya fungsi atau kegunaan, termasuk teknologi seperti AI (kecerdasan buatan). Dalam pandangan ini, AI dianggap sebagai alat bantu manusia agar pekerjaan jadi lebih cepat dan mudah. Contohnya, AI membantu dokter membaca hasil rontgen, membantu guru membuat soal otomatis, atau membantu orang mencari informasi dengan cepat. Jadi, AI memiliki peran positif untuk memajukan kehidupan masyarakat. Namun, teori ini juga mengingatkan bahwa kalau AI digunakan secara berlebihan, bisa membuat manusia jadi malas berpikir dan terlalu bergantung pada teknologi.

Selain teori fungsionalisme, teori konflik juga melihat AI sebagai sesuatu yang bisa menimbulkan ketidakadilan. Dalam teori ini, AI dianggap dapat menciptakan persaingan dan kesenjangan antara kelompok yang punya akses teknologi dan yang tidak punya. Misalnya, perusahaan yang memakai AI bisa menggantikan pekerja manusia sehingga banyak orang kehilangan pekerjaan. Selain itu, orang kaya yang bisa menggunakan teknologi canggih akan lebih maju dibanding yang kesulitan mengaksesnya. Jadi, dari sudut pandang teori konflik, AI tidak hanya membawa manfaat, tapi juga bisa menciptakan masalah baru jika tidak diatur dengan bijak.

Namun, kemajuan teknologi ini tidak boleh membuat manusia kehilangan peran dan tanggung jawabnya. AI memang pintar, tetapi tetap membutuhkan arahan dan pengawasan dari manusia agar hasilnya digunakan untuk hal-hal yang baik. Dengan keseimbangan antara kemampuan manusia dan teknologi, AI dapat menjadi alat yang membawa banyak manfaat bagi kemajuan dunia tanpa menggeser nilai-nilai kemanusiaan.

Jika manusia mampu memanfaatkan AI dengan bijak, maka teknologi ini tidak hanya akan membantu kehidupan menjadi lebih praktis, tetapi juga mendorong terciptanya inovasi dan kemajuan yang lebih besar di masa depan. Semua manfaat tersebut hanya bisa dirasakan jika manusia mampu menjaga keseimbangan antara kemudahan yang diberikan teknologi dan tanggung jawab dalam menggunakannya. Kita harus tetap berhati-hati agar tidak menggunakan AI untuk hal-hal yang dapat merugikan orang lain atau menimbulkan masalah baru.

Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk memahami cara kerja dan batasan teknologi ini. Jika digunakan dengan bijak, AI tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga mitra yang dapat membawa kemajuan besar bagi kehidupan manusia serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …