Home » Esai dan Opini » PELESTARIAN BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

PELESTARIAN BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

admin 21 Dec 2025 638

By: Elsa Br Saragih, Bahasa Indonesia merupakan salah satu identitas bangsa yang paling penting. Sebagai bahasa persatuan, bahasa ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan dan pemersatu seluruh rakyat Indonesia yang memiliki beragam suku, budaya, dan bahasa daerah. Namun, di era globalisasi saat ini, pelestarian Bahasa Indonesia menghadapi tantangan yang cukup besar. Pengaruh bahasa asing, terutama bahasa Inggris, semakin kuat dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan, media, hingga gaya hidup masyarakat. Oleh karena itu, pelestarian Bahasa Indonesia menjadi hal yang sangat mendesak dan harus mendapat perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu tantangan utama dalam pelestarian Bahasa Indonesia adalah perubahan sikap generasi muda terhadap bahasa nasionalnya. Banyak anak muda yang merasa bahwa menggunakan bahasa asing, terutama dalam percakapan sehari-hari atau media sosial, dianggap lebih modern dan keren. Akibatnya, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar mulai terpinggirkan. Tidak sedikit pula yang mencampuradukkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing secara berlebihan, sehingga makna dan keindahan bahasa kita semakin luntur. Fenomena ini menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya menjaga kemurnian Bahasa Indonesia masih rendah.

Pelestarian Bahasa Indonesia tidak berarti menolak perkembangan bahasa asing. Bahasa asing tetap penting untuk menghadapi persaingan global. Namun, penggunaan bahasa asing seharusnya tidak menggeser kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus bersama-sama menjaga agar Bahasa Indonesia tetap digunakan secara luas dan bermartabat. Salah satu langkah penting adalah meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah, agar siswa tidak hanya memahami kaidah tata bahasa, tetapi juga mencintai bahasa tersebut sebagai bagian dari jati diri mereka.

Selain itu, media massa dan media sosial juga memiliki peran besar dalam pelestarian Bahasa Indonesia. Bahasa yang digunakan di televisi, surat kabar, portal berita, hingga platform digital seharusnya menjadi contoh penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Konten kreator dan influencer pun dapat menjadi agen pelestarian bahasa dengan menyajikan konten menarik yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebahasaan. Dengan cara ini, Bahasa Indonesia dapat tetap eksis dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan keasliannya.

Masyarakat umum pun memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga Bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa yang santun dan sesuai kaidah dalam komunikasi sehari-hari adalah bentuk sederhana namun nyata dari upaya pelestarian bahasa. Menghargai bahasa sendiri berarti menghargai budaya dan identitas bangsa. Jika bahasa ini hilang atau tergeser oleh bahasa lain, maka hilang pula sebagian dari jati diri bangsa Indonesia.

Sebagai penutup, pelestarian Bahasa Indonesia bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga pendidikan, tetapi tanggung jawab seluruh warga negara. Bahasa Indonesia adalah warisan luhur yang menjadi simbol persatuan bangsa di tengah keberagaman. Di era globalisasi yang penuh tantangan ini, kita harus mampu menempatkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kebanggaan yang modern, dinamis, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya bangsa. Dengan mencintai dan melestarikan Bahasa Indonesia, kita turut menjaga keberlangsungan identitas dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra

admin

06 Jun 2026

By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …

Mengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi

admin

06 Jun 2026

By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …

Menyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi

admin

06 Jun 2026

By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …

Pengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra

admin

06 Jun 2026

By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …

Pengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

admin

06 Jun 2026

By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …

Pengembangan Kemampuan Berbicara sebagai Dasar Komunikasi Efektif

admin

06 Jun 2026

By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …