Home » Esai dan Opini » KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin 16 Jan 2026 288

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita?

Pertanyaan ini sangat penting , Karena di balik kemajuan teknologi dan perkembangan informasi yang semakin luas,justru muncul perbedaan atau kontras,dan semakin sedikit orang yang benar benar ingin tahu.lebih tepatnya mereka tidak lagi menggunakan bahasa Indonesia untuk mencari informasi dan mempertanyakan.yang lebih sering terlihat adalah mereka membenarkan dan menyimpulkan dari pada mencari tahu.rasa ingin tahu yang semestinya menjadi peran utama dalam Berbicara dan berpikir perlahan hilang dari kehidupan kita.

Rasa ingin tahu berasal dari kesadaran bahwa kita tidak tahu,tetapi yang terjadi saat ini, orang cenderung takut bilang tidak tahu karena takut di anggap tidak pintar.akibatnya bahasa Indonesia juga terpengaruh sesuai dengan logika tersebut . ungkapan keraguan atau kata kata yang menunjukkan ketidak pastian seperti saya belum tahu atau mungkin,semakin jarang digunakan.Sistem pendidikan menjadi salah satu penyebab menurunnya rasa ingin tahu dalam bahasa Indonesia . sistem pendidikan kita seolah mengajarkan untuk diam dan menerima bukan bertanya dan mencari jawaban, sehingga anak jadi takut bertanya dan kehilangan rasa ingin tahu nya

Ketika bahasa Indonesia tidak memiliki keingintahuan maka kita dihadapkan pada suatu keadaan  yang dapat berdampak pada kehidupan,berbangsa dan bernegara.rasa ingin tahu adalah fondasi penting dalam proses belajar , berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman.dalam konteks bahasa rasa ingin tahu  bukan hanya mempelajari Istilah atau kata kata baru atau kaidah baru tetapi juga memahami makna yang tersembunyi dan, perubahan bahasa yang terus berkembang. Rasa ingin tahu merupakan tenaga manusia untuk terus mencari ilmu,meneliti dan mempelajari kehidupan sekitarnya.dalam kerangka bahasa rasa ingin tahu membuat seseorang antusias untuk menggali arti kata,mencari tahu asal usul kata,serta merasakan keindahan struktur dan ungkapan yang terdapat di dalamnya.ketika rasa ingin tahu itu musnah,bahasa menjadi sarana tanpa makna emosional atau berpengetahuan.Ia digunakan hanya untuk kebutuhan pertukaran informasi,tanpa refleksi’tanpa terkesan’tanpa apresiasi terhadap nilai nilai yang dikandungnya kehilangan rasa ingin tahu terhadap bahasa Indonesia bisa dilihat dari berbagai pertanda.diantaranya adalah menurunnya keunggulan penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari hari.

Masyarakat kini lebih memilih mencampurkan bahasa luar negara dan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi sehari hari maupun media sosial.hal ini menunjukkan perubahan sikap terhadap bahasa,dan kebanggaan menjadi kebiasaan,dari kepedulian menjadi tidak pedulian,bahasa asing diterapkan bukan karena kebutuhan makna yang lebih tepat,melainkan terlihat lebih keren atau modern.selain itu semangat untuk mempelajari bahasa Indonesia juga menurun.mata pelajaran bahasa Indonesia sering dianggap hal yang tidak menarik dan hanya berfokus pada aturan berbahasa atau menelaah teks.padahal dibalik itu terdapat kekayaan sastra’filsafah’dan nilai nilai adat yang bisa membentuk cara berpikir krtitis dan empati budaya.ketika siswa atau mahasiswa tidak ada rasa keingin tahuan terhadap bagaimana kata kata dibentuk,metafora berfungsi,atau bagaimana bahasa membentuk kehidupan sehari  hari,maka mereka kehilangan sebagian dari kemampuan untuk mengenal diri dan bangsanya sendiri

Mengapa rasa ingin tahu itu bisa musnah?

Salah satu penyebabnya adalah pengaruh budaya global yang membawa pola pikir baru

Mengembangkan rasa ingin tahu terhadap bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan berbagai cara.salah satunya dengan cara meningkatkan pengalaman berbahasa,dan konteks lain yang menarik dan sesuai

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa

admin

26 Apr 2026

By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …

Pembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan

admin

26 Apr 2026

By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR             Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …

Menurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …

Strategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern

admin

26 Apr 2026

By: Nurhanisa Lubis   Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …

Bahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Endah Nur Hafizah   Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …

Krisis Minat Baca dan Dampaknya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Indonesia

admin

26 Apr 2026

By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga  mengembangkan …