
KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI
By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita?
Pertanyaan ini sangat penting , Karena di balik kemajuan teknologi dan perkembangan informasi yang semakin luas,justru muncul perbedaan atau kontras,dan semakin sedikit orang yang benar benar ingin tahu.lebih tepatnya mereka tidak lagi menggunakan bahasa Indonesia untuk mencari informasi dan mempertanyakan.yang lebih sering terlihat adalah mereka membenarkan dan menyimpulkan dari pada mencari tahu.rasa ingin tahu yang semestinya menjadi peran utama dalam Berbicara dan berpikir perlahan hilang dari kehidupan kita.
Rasa ingin tahu berasal dari kesadaran bahwa kita tidak tahu,tetapi yang terjadi saat ini, orang cenderung takut bilang tidak tahu karena takut di anggap tidak pintar.akibatnya bahasa Indonesia juga terpengaruh sesuai dengan logika tersebut . ungkapan keraguan atau kata kata yang menunjukkan ketidak pastian seperti saya belum tahu atau mungkin,semakin jarang digunakan.Sistem pendidikan menjadi salah satu penyebab menurunnya rasa ingin tahu dalam bahasa Indonesia . sistem pendidikan kita seolah mengajarkan untuk diam dan menerima bukan bertanya dan mencari jawaban, sehingga anak jadi takut bertanya dan kehilangan rasa ingin tahu nya
Ketika bahasa Indonesia tidak memiliki keingintahuan maka kita dihadapkan pada suatu keadaan yang dapat berdampak pada kehidupan,berbangsa dan bernegara.rasa ingin tahu adalah fondasi penting dalam proses belajar , berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman.dalam konteks bahasa rasa ingin tahu bukan hanya mempelajari Istilah atau kata kata baru atau kaidah baru tetapi juga memahami makna yang tersembunyi dan, perubahan bahasa yang terus berkembang. Rasa ingin tahu merupakan tenaga manusia untuk terus mencari ilmu,meneliti dan mempelajari kehidupan sekitarnya.dalam kerangka bahasa rasa ingin tahu membuat seseorang antusias untuk menggali arti kata,mencari tahu asal usul kata,serta merasakan keindahan struktur dan ungkapan yang terdapat di dalamnya.ketika rasa ingin tahu itu musnah,bahasa menjadi sarana tanpa makna emosional atau berpengetahuan.Ia digunakan hanya untuk kebutuhan pertukaran informasi,tanpa refleksi’tanpa terkesan’tanpa apresiasi terhadap nilai nilai yang dikandungnya kehilangan rasa ingin tahu terhadap bahasa Indonesia bisa dilihat dari berbagai pertanda.diantaranya adalah menurunnya keunggulan penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari hari.
Masyarakat kini lebih memilih mencampurkan bahasa luar negara dan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi sehari hari maupun media sosial.hal ini menunjukkan perubahan sikap terhadap bahasa,dan kebanggaan menjadi kebiasaan,dari kepedulian menjadi tidak pedulian,bahasa asing diterapkan bukan karena kebutuhan makna yang lebih tepat,melainkan terlihat lebih keren atau modern.selain itu semangat untuk mempelajari bahasa Indonesia juga menurun.mata pelajaran bahasa Indonesia sering dianggap hal yang tidak menarik dan hanya berfokus pada aturan berbahasa atau menelaah teks.padahal dibalik itu terdapat kekayaan sastra’filsafah’dan nilai nilai adat yang bisa membentuk cara berpikir krtitis dan empati budaya.ketika siswa atau mahasiswa tidak ada rasa keingin tahuan terhadap bagaimana kata kata dibentuk,metafora berfungsi,atau bagaimana bahasa membentuk kehidupan sehari hari,maka mereka kehilangan sebagian dari kemampuan untuk mengenal diri dan bangsanya sendiri
Mengapa rasa ingin tahu itu bisa musnah?
Salah satu penyebabnya adalah pengaruh budaya global yang membawa pola pikir baru
Mengembangkan rasa ingin tahu terhadap bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan berbagai cara.salah satunya dengan cara meningkatkan pengalaman berbahasa,dan konteks lain yang menarik dan sesuai
admin
25 Jan 2026
By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …
admin
16 Jan 2026
By: Alnia Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …
admin
16 Jan 2026
By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler) membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …
admin
16 Jan 2026
By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …
admin
16 Jan 2026
By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …
admin
16 Jan 2026
By: Irma Nazwa Panjaitan, Ketimpangan gender telah lama menjadi permasalahan sentral dalam penelitian sosial karena sangat memengaruhi bentuk-bentuk ketidakadilan pada kehidupan masyarakat. Dalam konteks interaksi sosial antara perempuan dan laki-laki, mayoritas masyarakat tradisional didasarkan pada sistem patriarki. Berdasarkan sistem tersebut, laki-laki ditempatkan di posisi dominan yang menguasai berbagai aspek kehidupan, mulai dari keluarga, ekonomi, sosial, hingga …
18 Dec 2024 2.510 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
03 Jan 2025 1.254 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
03 Jan 2025 1.186 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, bersama tim dosen dari Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu Patumbak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah melalui pemanfaatan teknologi digital. Bertajuk “Sosialisasi Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Mendukung Pembelajaran Berbasis Proyek dan …
Comments are not available at the moment.