- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

AI dalam Dunia Mahasiswa: Membantu atau Justru Melemahkan Kemampuan Menulis?
By: Irene Angelica Purba
Di era digital seperti sekarang, perkembangan teknologi semakin berkembang dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan mahasiswa. Salah satu teknologi yang saat ini sedang banyak digunakan adalah Artificial Intelligence atau yang sering disebut AI. Kehadiran AI memberikan banyak kemudahan, termasuk dalam membantu mahasiswa menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan, khususnya dalam kegiatan menulis.
Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul berbagai pertanyaan dan kekhawatiran. Apakah penggunaan AI benar-benar membantu mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan menulis, atau justru membuat mahasiswa menjadi kurang terampil karena terlalu bergantung pada teknologi? Hal ini menjadi penting untuk dibahas, mengingat kemampuan menulis merupakan salah satu keterampilan utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa.
Di satu sisi, penggunaan AI memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa. AI dapat membantu dalam menemukan ide dengan cepat, terutama ketika mahasiswa mengalami kesulitan untuk memulai tulisan. Selain itu, AI juga dapat membantu memperbaiki struktur kalimat, tata bahasa, serta memberikan referensi yang relevan dengan topik yang dibahas. Dengan adanya AI, mahasiswa dapat menghemat waktu dan menyelesaikan tugas dengan lebih efisien.
Tidak hanya itu, AI juga dapat menjadi sarana pembelajaran jika digunakan dengan benar. Mahasiswa bisa melihat contoh tulisan yang baik, memahami cara penyusunan kalimat, serta belajar mengembangkan ide dari hasil yang diberikan oleh AI. Dalam hal ini, AI berperan sebagai alat bantu yang mendukung proses belajar.
Namun, di sisi lain, penggunaan AI yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif. Mahasiswa bisa menjadi terlalu bergantung pada teknologi dan kurang melatih kemampuan berpikir kritis serta menulis secara mandiri. Jika hal ini terus terjadi, maka kemampuan menulis mahasiswa bisa mengalami penurunan karena tidak sering digunakan.
Selain itu, ada juga risiko mahasiswa hanya menyalin hasil dari AI tanpa memahami isi dari tulisan tersebut. Hal ini tentu dapat menghambat proses pembelajaran, karena mahasiswa tidak benar-benar memahami materi yang sedang dipelajari. Padahal, proses menulis seharusnya menjadi sarana untuk melatih pemahaman dan kemampuan berpikir.
Berdasarkan pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan AI memiliki dua sisi, yaitu memberikan kemudahan sekaligus berpotensi menurunkan kemampuan menulis jika digunakan secara berlebihan. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menggunakan teknologi ini dengan bijak, yaitu dengan memanfaatkannya sebagai alat bantu, bukan sebagai ketergantungan. Dengan begitu, kemampuan menulis tetap dapat berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.119 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.