Home » Berita » BANJIR PARAH KEPUNG MEDAN, RIBUAN RUMAH TERDAMPAK DAN AKTIVITAS KOTA TERHENTI

BANJIR PARAH KEPUNG MEDAN, RIBUAN RUMAH TERDAMPAK DAN AKTIVITAS KOTA TERHENTI

admin 28 Nov 2025 50

Kota Medan mengalami banjir besar yang terjadi selama beberapa hari, menyebabkan aktivitas berhenti dan kerugian besar bagi ribuan warga. Banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang terus-menerus, membuat hampir seluruh wilayah Kota Medan dan sebagian wilayah Deli Serdang tergenang air. Banjir mulai terjadi sejak Rabu malam, 26 November 2025, hingga Jumat, 28 November 2025, dengan ketinggian air paling parah pada Kamis pagi, 27 November 2025. Beberapa laporan menyebutkan dampak banjir sudah terasa sejak 25 November 2025, terutama di wilayah yang lebih dulu terkena. Ada sekitar 19 kecamatan di Kota Medan terkena banjir, Wilayah yang paling parah antara lain: Kampung Baru (rumah tergenang hingga atap), Fly Over Amplas (jalan tertutup total), Jalan Kapten Sumarsono, Komplek Perumnas Helvetia, Simpang Kampung Lalang, dan kawasan Marelan. Banjir juga meluas hingga ke wilayah Deli Serdang.

Banjir dipicu oleh hujan deras yang terus-menerus sejak Rabu malam hingga Kamis pagi (26-27 November 2025), menyebabkan tiga sungai utama, yaitu Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Belawan yang meluap. Selain itu, kondisi kota yang kurang optimal dan kapasitas saluran air yang minim dilihat sebagai penyebab banjir menjadi lebih parah. Ratusan rumah warga terendam, termasuk rumah dinas Walikota, jutaan warga terkena dampak, dan banyak pengendara terjebak di beberapa jalan. Tim gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri terlibat dalam evakuasi. Banjir mencapai ketinggian beragam, mulai dari setinggi lutut hingga mencapai atap rumah di wilayah terparah, seperti Kampung Baru. Akibatnya, kegiatan ekonomi nyaris berhenti, terjadi pemadaman listrik, gangguan sinyal seluler, dan kelangkaan BBM. Petugas BPBD dan tim SAR melakukan evakuasi puluhan warga, termasuk anak kecil dan lansia, menggunakan perahu. Beberapa sekolah terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar.

Ketinggian air yang belum surut hingga Jumat pagi (28/11) menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih dan terpaksa mengungsi. Akses jalan utama, seperti di bawah Fly Over Amplas dan Jalan Binjai-Medan, terganggu, memaksa pengendara mencari jalur lain. Pihak BPBD Kota Medan bersama instansi terkait terus berusaha melakukan penanganan, evakuasi, dan pendistribusian bantuan. Namun, masyarakat merasa bantuan yang diberikan belum merata dan masih kurang optimal. (Nabila Sari)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS BIKIN BELAJAR SISWA MAKIN FOKUS

admin

25 Jan 2026

Jakarta, 1 Desember 2025 — Beberapa sekolah sekarang mulai ngerasain manfaat dari program Makan Bergizi Gratis yang baru aja jalan minggu ini. Program ini dibuat supaya siswa bisa belajar lebih fokus karena kebutuhan makan mereka sudah terpenuhi. Banyak guru dan orang tua yang senang karena anak-anak jadi lebih siap mengikuti pelajaran. Di sekolah-sekolah yang ikut …

PULIHKAN SEMANGAT BELAJAR ANAK PASCABANJIR, UMN AL-WASHLIYAH GELAR PENGABDIAN NASIONAL DI ACEH TAMIANG

admin

21 Jan 2026

Aceh Tamiang — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional di Lembaga Bimbingan Belajar SANG JUARA, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (14/1/2026). Kegiatan ini menyasar anak-anak dan masyarakat yang terdampak banjir besar yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Mengusung tema “Pemulihan dan Penguatan Pendidikan …

BANGUN DUNIA AMAN DI RANAH DIGITAL: MAHASISWA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA GAUNGKAN ANTI-BULLYING BERBASIS DIGITAL DI SMP DHARMA PANCASILA MEDAN

admin

09 Dec 2025

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kelompok 39 Anti Perundungan menyelenggarakan kegiatan edukasi bertema “Game Tanpa Bully” di SMP Dharma Pancasila Medan pada Sabtu, (1/11/2025). Kegiatan ini didampingi oleh Merry Alfrida Sitepu, S.H., M.Kn selaku dosen pembimbing dan Arbiahtul Insani Lubis selaku mentor. Kelompok 39 ‘anti perundungan yang terdiri dari 20 mahasiswa-mahasiswi dari berbagai fakultas dan …

MAHASISWA USU KELOMPOK MKWK PERUNDUNGAN 38 GELAR SOSIALISASI STOP BULLYING DI MAN 1 MEDAN

admin

08 Dec 2025

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Kelompok Perundungan 38 MKWK melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya perundungan (bullying) dan dampaknya terhadap kesehatan mental di MAN 1 Medan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 25 Oktober 2025, yang diikuti oleh siswa-siswi kelas XII IPA dan XII IPS. Medan Tembung – Kelompok Perundungan 38 Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan kunjungan sosialisasi …

INDONESIA PERINGKAT PERTAMA TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERTINGGI DI ASEAN

admin

29 Nov 2025

Medan, 29 November 2025, dari laporan trading economics yang dirilis pada tanggal 14 agustus 2025 mengatakan bahwa Indonesia masih menempati tingkat pengangguran tertinggi di ASEAN pada tahun ini. Tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 4,76% pada periode maret 2025. Angka tersebut setara dengan 7 juta penduduk yang tidak memiliki pekerjaan. Meski begitu,data tersebut menunjukan adanya penurunan …

STOK BAHAN BAKAR MINYAK MENIPIS, WARGA MEDAN BERBONDONG-BONDONG ANTRE DI SPBU

admin

29 Nov 2025

Medan – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan tampak dipadati warga sejak Sabtu pagi, 29 November 2025. Antrean panjang terjadi setelah beberapa SPBU melaporkan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Pertalite menurun signfikan seiring meningkatnya mobilitas warga sejak banjir mulai surut dan cuaca kembali membaik. Kondisi ini membuat pengendara motor maupun …