Home » Esai dan Opini » DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA

DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA

admin 23 Dec 2024 353

By: Shella SekarWuni, Nurmaya Sari

          Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam cara kita berkomunikasi dan menulis. Media digital, seperti media sosial, aplikasi perpesanan, dan platform berbasis teks lainnya, kini menjadi sarana utama dalam berkomunikasi. Namun, penggunaan media ini memberikan dampak yang signifikan terhadap keterampilan menulis, khususnya dalam Bahasa Indonesia.

               Salah satu dampak positif yang dapat diamati adalah kemudahan akses untuk berlatih menulis. Media digital menyediakan ruang tanpa batas bagi pengguna untuk mengungkapkan ide, pikiran, atau pendapat mereka dalam bentuk tulisan. Blog, status media sosial, atau diskusi daring memungkinkan siapa saja untuk berlatih menulis, memperkaya kosakata, dan memahami berbagai gaya bahasa. Selain itu, berbagai platform juga memberikan akses kepada penulis pemula untuk mendapatkan umpan balik langsung dari pembaca, sehingga mereka dapat terus mengembangkan keterampilan mereka.

               Namun, di balik manfaat tersebut, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah penyederhanaan bahasa yang sering terjadi dalam media digital. Pengguna cenderung menggunakan bahasa singkat, simbol, atau bahkan mencampur adukkan Bahasa Indonesia dengan bahasa asing, yang dikenal dengan istilah bahasa alay atau bahasa gaul. Fenomena ini berpotensi menurunkan kualitas bahasa tulis karena sering kali struktur kalimat yang digunakan menjadi tidak sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang benar.

               Selain itu, kurangnya perhatian terhadap tata bahasa dan ejaan juga menjadi masalah. Banyak pengguna media digital yang mengabaikan penggunaan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) saat menulis di platform digital. Kesalahan ini dapat memengaruhi kebiasaan menulis, terutama bagi generasi muda yang masih dalam tahap belajar. Akibatnya, kemampuan mereka untuk menulis secara formal atau akademik dapat menurun.

               Faktor lain yang memengaruhi keterampilan menulis adalah budaya instan yang ditanamkan oleh media digital. Kecepatan komunikasi sering kali mengorbankan kualitas tulisan. Dalam konteks media sosial atau aplikasi perpesanan, pengguna lebih fokus pada penyampaian pesan secara cepat daripada menyusun tulisan yang baik dan benar. Hal ini dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis yang dibutuhkan dalam menulis esai, artikel, atau karya ilmiah.

               Meski demikian, media digital juga memiliki potensi untuk mendukung pembelajaran menulis yang lebih efektif. Berbagai aplikasi dan situs daring menawarkan alat bantu, seperti pemeriksa tata bahasa dan ejaan, yang dapat membantu pengguna meningkatkan kualitas tulisan mereka. Selain itu, platform berbasis komunitas penulis, seperti forum diskusi dan grup literasi daring, dapat menjadi tempat belajar yang interaktif dan inspiratif.

               Untuk memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif penggunaan media digital terhadap keterampilan menulis, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak. Guru dan orang tua perlu memberikan pendampingan kepada anak-anak dalam menggunakan media digital secara bijak. Di sisi lain, pemerintah dan lembaga pendidikan dapat mengintegrasikan literasi digital dalam kurikulum untuk memastikan bahwa generasi muda memahami pentingnya menulis dengan baik dan sesuai dengan kaidah bahasa.

               Kesimpulannya, media digital memiliki dampak yang kompleks terhadap keterampilan menulis Bahasa Indonesia. Meski menawarkan peluang untuk berlatih dan mengembangkan kemampuan, penggunaan yang tidak terkontrol dapat menurunkan kualitas tulisan. Oleh karena itu, pendekatan yang bijak dalam memanfaatkan media digital menjadi kunci untuk memastikan bahwa perkembangan teknologi ini tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga mendorong peningkatan keterampilan menulis yang berkualitas.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …