
SEKOLAH DI UJUG JARI DENGAN TEKNOLOGI MENJADI GURU BARU
By: Yuni Assoum, Andhara Malika Pinkan
Dunia pendidikan telah mengalami perubahan revolusioner karena kemajuan teknologi. Ini telah mengubah cara belajar dan mengajar secara signifikan, dan sekarang semua siswa memiliki akses langsung ke sekolah. Orang-orang yang memiliki perangkat pintar dan koneksi internet dapat mengakses berbagai sumber pendidikan yang tersebar di seluruh dunia tanpa batasan waktu atau ruang. Kecerdasan buatan (AI) dapat menyesuaikan materi dengan kebutuhan individu, memberikan pengalaman belajar yang lebih personal, sementara platform e-learning, aplikasi interaktif pendidikan, dan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) mendorong transformasi ini ke dalam lingkungan simulasi di mana mereka dapat mengalami pembelajaran secara langsung. Selain itu, teknologi telah mengubah pembelajaran menjadi lebih mandiri dan aktif. Siswa sekarang memiliki kesempatan untuk mengembangkan minat mereka dan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan dunia nyata dengan memiliki akses ke berbagai sumber pengetahuan, seperti video pembelajaran, artikel ilmiah, dan kursus online.
Teknologi telah mengubah pendidikan modern tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi guru. Jika sebelumnya guru adalah satu-satunya yang dapat mendapatkan informasi, sekarang mereka lebih banyak berperan sebagai fasilitator dan membantu siswa menggunakan teknologi dengan cara yang terbaik. Pembelajaran di kelas sekarang tidak lagi terbatas pada metode konvensional. Model hybrid dan pembelajaran mandiri memungkinkan siswa belajar dengan ritme dan gaya mereka sendiri. Selain itu, teknologi memungkinkan pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi internasional, di mana siswa dari berbagai negara dapat bekerja sama dalam proyek, bertukar pengetahuan, dan memperluas wawasan mereka melalui diskusi lintas budaya. Misalnya, seorang siswa di Indonesia sekarang dapat mengikuti kursus pengkodean di universitas terkemuka di AS atau berpartisipasi dalam kompetisi sains global secara daring.
Selain itu, teknologi membuat pendidikan konvensional menjadi lebih mudah bagi siswa. Pembelajaran berbasis teknologi sangat membantu siswa yang tinggal di daerah terpencil, mengalami keterbatasan fisik, atau memiliki kondisi khusus yang menghambat mobilitas mereka. Siswa dapat tetap mengakses pendidikan berkualitas tinggi tanpa berpindah tempat berkat adanya aplikasi dan platform pembelajaran daring. Hal ini tidak hanya meningkatkan inklusi akademik tetapi juga membantu menciptakan kesetaraan akses ke ilmu pengetahuan. Selain itu, teknologi telah membuat pembelajaran lebih personal, memungkinkan siswa memilih metode pembelajaran yang paling sesuai dengan gaya belajar mereka. Misalnya, siswa dapat menemukan banyak animasi dan video interaktif yang membantu mereka memahami konsep secara visual, sementara siswa yang lebih suka membaca dapat menemukan e-book dan artikel berbasis teks.
Meskipun teknologi memiliki banyak manfaat, masih ada masalah untuk diterapkan. Kesenjangan dalam akses ke perangkat dan internet, terutama di wilayah terpencil atau kurang berkembang, merupakan salah satu masalah terbesar. Banyak siswa masih tidak memiliki akses ke teknologi yang cukup, yang membuat mereka tertinggal dalam penggunaan teknologi dalam pendidikan. Selain itu, kurangnya kemampuan digital guru dan siswa juga menjadi hambatan untuk menerapkan metode pembelajaran berbasis teknologi. Banyak pendidik masih belum sepenuhnya menguasai penggunaan platform digital, yang menghalangi mereka untuk memaksimalkan manfaat teknologi dalam pendidikan. Selain itu, penggunaan teknologi yang tidak terkontrol dapat membuat siswa menjadi distraksi dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk hiburan daripada untuk belajar. Oleh karena itu, diperlukan rencana yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Strategi-strategi ini termasuk meningkatkan infrastruktur digital, memberikan akses internet gratis atau subsidi kepada siswa, dan memberikan instruksi kepada guru dan siswa tentang cara menggunakan teknologi untuk tujuan pendidikan. Selain itu, perlu ada kebijakan yang mendorong literasi digital dan etika penggunaan teknologi agar siswa dapat menggunakan perangkat mereka secara produktif.
Untuk membuat lingkungan belajar yang aman dan efisien, pemerintah, sekolah, dan masyarakat harus bekerja sama. Regulasi harus diperjelas tentang penggunaan teknologi di institusi pendidikan agar orang tidak menyalahgunakan atau mengeksploitasi data pribadi siswa. Orang tua juga harus memantau dan membimbing anak-anak mereka menggunakan teknologi untuk belajar. Pendidikan berbasis teknologi dapat dimanfaatkan sepenuhnya dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat dengan keterlibatan berbagai pihak. Selain peraturan dan infrastruktur, inovasi dalam metode pengajaran juga diperlukan agar teknologi tidak hanya menjadi alat tambahan tetapi benar-benar diintegrasikan ke dalam kurikulum.
Selain itu, sistem penilaian akademik harus disesuaikan karena kemajuan teknologi pendidikan. Di era digital saat ini, metode penilaian konvensional seperti ujian tertulis mungkin tidak lagi cukup untuk mengukur kemampuan siswa. Teknologi memungkinkan evaluasi pembelajaran yang lebih dinamis melalui gamifikasi, proyek berbasis portofolio, dan analisis data berbasis AI. Teknologi ini juga memungkinkan pembelajaran adaptif, di mana sistem dapat menyesuaikan tingkat kesulitan materi sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa. Oleh karena itu, setiap orang memiliki kesempatan untuk mencapai potensi terbaiknya tanpa merasa tertinggal atau tertekan oleh standar yang kaku.
Teknologi bukanlah pengganti guru, tetapi alat yang dapat membantu guru dan membuat pengalaman belajar siswa lebih kaya. Teknologi dapat menjadi solusi untuk sistem pendidikan yang lebih inklusif, fleksibel, dan berorientasi pada masa depan dengan menggabungkan inovasi digital dengan pendekatan pendidikan konvensional. Sekolah sekarang tidak lagi terbatas oleh dinding kelas; sekarang ada di dekat setiap siswa, memungkinkan mereka untuk belajar kapan saja dan dengan cara apa pun yang mereka suka. Transformasi ini akan membuka jalan menuju pendidikan yang lebih efisien dan merata, dan akan mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan dunia digital jika dilakukan dengan benar. Keterampilan teknologi semakin penting dalam berbagai bidang pekerjaan, sehingga pendidikan berbasis teknologi tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga mempersiapkan siswa untuk masa depan yang lebih kompetitif. Jika digunakan dengan benar, teknologi dapat menjadi jembatan menuju pendidikan yang lebih baik, memberdayakan setiap orang untuk mencapai potensi terbaik mereka, dan menciptakan peradaban yang lebih baik untuk semua orang.
Pendidikan berbasis teknologi bukan sekadar trend baru; itu adalah kebutuhan yang harus dipenuhi agar sistem pendidikan dapat mengikuti perkembangan zaman dan membentuk generasi yang lebih cerdas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di seluruh dunia. Pendidikan digital menjadi keharusan untuk memungkinkan semua orang, tanpa memandang latar belakang sosial atau geografis, mengakses pengetahuan dengan mudah dan memiliki masa depan yang lebih baik. Pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan berkualitas tinggi dapat terwujud dengan kerja sama antara teknologi, guru, pemerintah, dan masyarakat. Ini akan berdampak positif pada kemajuan negara dan dunia secara keseluruhan.
admin
25 Jan 2026
By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …
admin
16 Jan 2026
By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …
admin
16 Jan 2026
By: Alnia Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …
admin
16 Jan 2026
By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler) membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …
admin
16 Jan 2026
By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …
admin
16 Jan 2026
By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …
18 Dec 2024 2.512 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
03 Jan 2025 1.257 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
03 Jan 2025 1.190 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, bersama tim dosen dari Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu Patumbak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah melalui pemanfaatan teknologi digital. Bertajuk “Sosialisasi Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Mendukung Pembelajaran Berbasis Proyek dan …
Comments are not available at the moment.