Home » Esai dan Opini » WASPADAI HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG DAN BANJIR DI SUMUT

WASPADAI HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG DAN BANJIR DI SUMUT

admin 04 Apr 2025 318

By: Shella Sekar Wuni, Nurmaya Sari

Sumatera Utara baru-baru ini mengalami hujan lebat disertai angin kencang yang menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Kota wisata Parapat, misalnya, diterjang banjir bandang pada Minggu, 16 Maret 2025, akibat hujan deras yang menyebabkan air bercampur lumpur mengalir dari perbukitan Bangun Dolok ke pusat kota, merendam Terminal Sosor Saba dan melumpuhkan aktivitas di sepanjang Jalan Sisingamangaraja.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah lereng timur, pegunungan, dan pantai barat Sumatera Utara, yang dapat berpotensi menyebabkan banjir, longsor, serta bencana hidrometeorologis lainnya.

Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 14-32 derajat Celsius, dengan kelembaban 75-100 persen dan angin bertiup dari utara hingga barat daya dengan kecepatan 3-6 km/jam. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca terkini untuk mengantisipasi potensi bencana yang mungkin terjadi.

Sumatra akan disertai dengan angin kencang dalam beberapa hari mendatang. Kondisi cuaca ekstrem ini dapat menyebabkan banjir di banyak daerah, terutama daerah dataran rendah dan di dekat sungai. Masyarakat didorong untuk meningkatkan kesadaran akan kemungkinan bencana seperti pohon tumbang, tanah longsor, dan air gigitan yang dapat menghalangi kegiatan sehari -hari.

Selama beberapa hari terakhir, hujan lebat di Sumatra Utara telah memperoleh berbagai daerah. Kondisi cuaca ekstrem ini tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, mereka juga meningkatkan risiko bencana seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Masyarakat untuk Meteorologi, Iklim dan Masyarakat Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk mengakui dampak dari fenomena ini.

Sebagai negara dengan berbagai lanskap geografis, dari pantai ke daerah pegunungan – Sumatra utara sebenarnya rentan terhadap bencana hidromatologis. Di daerah perkotaan, sistem drainase yang tidak memadai sering menyebabkan air genangan dan bahkan banjir yang melumpuhkan jalan utama. Di daerah berbukit, menempatkan tempat tinggal di risiko dapat menyebabkan hujan lebat.

Efek dari cuaca ekstrem ini sangat luas. Selain kerusakan infrastruktur, pemerintah daerah juga menghadapi sejumlah tantangan: B. Penurunan panen karena sawah yang terendam, kegagalan listrik, dan peningkatan risiko penyakit terkait banjir seperti leptospirosis dan diare. Sektor ekonomi juga tidak menentukan efektivitasnya. Kegiatan komersial terhambat, transportasi umum terganggu, dan nelayan tidak dipaksa ke laut karena gelombang tinggi.

Dalam keadaan ini, koordinasi yang tepat antara pemerintah daerah, lembaga bencana dan masyarakat diperlukan untuk mengurangi risiko dan dampak yang lebih besar. Pemerintah harus memperkuat sistem peringatan dini, menyiapkan lembaga evakuasi yang tepat, dan memastikan bahwa infrastruktur drainase dan tanggul bekerja dengan baik. Sementara itu, masyarakat juga harus memprediksi harapan bencana, seperti pembersihan jalur air.

Mengenali tidak membangun rumah di daerah yang banjir atau tanah longsor, menanam pohon sebagai lahan booster, dan menyediakan peralatan darurat untuk rumah Anda adalah langkah kecil yang dapat memiliki dampak besar.Selain itu, pelatihan untuk mengurangi bencana harus terus dipromosikan, terutama di sekolah -sekolah lokal dan kota. Dengan begitu orang -orang siap menghadapi keadaan darurat.

Suatu langkah dalam jangka panjang, pemerintah harus berinvestasi dalam infrastruktur yang tahan bencana. Konstruksi bendungan dan reservoir untuk pengumpulan air hujan, peningkatan kapasitas sistem drainase di daerah metropolitan dan rehabilitasi hutan karena tangkapan permukaan adalah beberapa solusi yang dapat mengurangi risiko banjir dan tanah longsor.

Cuaca ekstrem tidak dapat dihindari, tetapi motivasi dan kesadaran semua pihak dapat meminimalkan efeknya. Pemerintah, lembaga bencana, dan masyarakat harus bekerja sama untuk mengatasi efek hujan lebat, angin kencang dan banjir di Sumatra Utara. Dengan tindakan pencegahan yang tepat, kita dapat mengurangi risiko bencana dan melindungi kehidupan dan mata pencaharian banyak orang. Jadi bersama -sama, mari kita tingkatkan kewaspadaan kita, bertindak dengan cepat dan memprediksi efek negatif dari melahap cuaca ekstrem.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …