- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

Dampak Buruk Kecanduan Game Pada Anak Usia Remaja
By: Wan Muthia Habiby, Tarimoi Cia
Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di era Milenial ini, memudahkan semua orang terhubung melalui Internet dengan smartphone dan komputer.bahkan hampir Setiap orang di dunia, termasuk Indonesia memiliki Smartphone dan hampir saja seperti menjadi “kebutuhan” Pokok dalam melakukan semua aktifitas.Dari bangun di Pagi hari sampai tidur di malam hari tidak lepas dari Gawainya. Dengan kemudahan akses internet di perkotaan Dan pedesaan di Indonesia, hampir semua orang Menikmati berbagai akses yang disediakan oleh jaringan Internet termasuk wilayah hiburan. Salah satunya game online Online game merupakan pengembangan dari perkembangan internet itu sendiri. Online game ini sangat digemari oleh semua kalangan, baik anak- anak, remaja, maupun orang dewasa. Banyak kita temui anak-anak, remaja maupun orang dewasa menggunakan gawainya dalam menikmati online game. Pada awalnya online gameberfungsi sebagai hiburan dalam mengisi waktu kosong dan mengurangi rasa penat dan stress. Namun fungsinya bergeser menjadi adiksi jika digunakan secara berlebihan.
Berdasarkan data di Indonesia Prevalensi kejadian adiksi online game pada remaja
Indonesia terus meningkat sehingga Indonesia di dunia Urutan ke 6 dengan persentase
112,6% pada tahun 2017 Sehingga kondisi ini dapat menimbulkan dampak pada Seseorang. Maraknya online game ini memberikan Pengaruh negatif apabila kita tidak bijaksana dalam Penggunaan aplikasi online game tersebut. KondisiLingkungan dalam hal ini teman sangatlah berpengaruh Pada remaja, hal ini dikarenakan banyaknya permainan di Kalangan anak muda atau remaja sehingga menimbulkan Kekhawatiran di kalangan orang tua akan prestasi belajar Anaknya. Orang tua khawatir semakin anak diberikan Akses untuk penggunaan gawai maka terbuka juga Kemungkinan anak-anak menyalahgunakan gawai untuk game online Remaja berada pada rentang usia 12-18 tahun (Hurlock, 2010). Masa remaja disebut sebagai masa Peralihan dari masa anak- anak kepada masa dewasaSantrock, 2007). Pada masa ini remaja akan akan Mengalami berbagai perubahan pada dirinya, fisik maupun Psikis, secara pribadi ataupun dalam peran kultual-Sosialnya di ranah keluarga, sekolah serta masyarakat.Perkembangan anak usia remaja merupakan Peralihan dari masa anak-anak dan sebelum dewasa, Keingintahuan tentang akan hal yang baru pasti terjadi. Begitu juga dengan online game,
awalnya coba-coba tapi Selanjutnya menjadi ketergantungan. Menurut Adams dan Rollings (2017:9) online game adalah sebuah permaianan Yang dapat dimainkan oleh banyak orang, dimana gadget Yang digunakan pemain dihubungkan ke jaringan internet Atau wifi. Online game ini memiliki pengaruh kepada Remaja sehingga menimbulkan daya tarik untuk Memainkannya daripada belajar sehingga aktifitas tersebut Sudah menjadi suatu kebiasaan atau rutinitas anak apalagi Pada masa pandemik ini. Selain berdampak pada aspek akademik, adiksi game Juga berdampak pada aspek psikologis, hubungan sosial, Kesehatan, dan keuangan. Tujuan tulisan ini adalah untuk mendiskusikan apa Saja dampak negatif online game bagi remaja dari berbagai Artikel ilmiah yang diterbitkan di Indonesia. Mengingat Online game ini merupakan salah satu hiburan yang Banyak digemari oleh semua kalangan terutama remaja, Sehingga terkadang menjadi teradiksi, maka peneliti Membatasi kajian pada dampak negatifnya saja dan Mengesampingkan segi positifnya.Dampak” kecanduan game online :
Dampak Kesehatan:
Menyatakan bahwa adanya suatu hubungan Antara online game dengan kesehatan, hal ini dibuktikan Dengan dimana seseorang yang biasanya lebih Mengedepankan interaksi dengan orang melalui dunia Maya saja, hal ini disebabkan dengan habisnya waktu Hanya dengan bermain game online saja dan bisa Mengganggu kinerja otak sehingga mempengaruhi
Dampak Psikologis:
Adanya perkumpulan yang dilakukan oleh para remaja di Waktu sore dan malam untuk mendapatkan jaringan wifi Murah atau gratis untuk menghemat kuota. Hal ini sangat Menarik perhatian mereka dikarenakan tampilannya yang Apik.
Dampak Akademik:
Adiksi online game menyebabkan remaja membolos dan Menghabiskan waktu di depan computer dari pada buku, Sehingga menurunnya prestasi belajar remaja dan aktivitas Sekolahnya terganggu.
Dampak Hubungan Sosial:
Kecanduan online game jika dikaitkan dengan masalah Sosial, mental dan kesehatan dan orang-orang di Sekitarnya, pemain online game menjadi terpisah dengan Lingkungannya akibat terganggunya penyesuaian Sosialnya Remaja yang mengalami adiksi online game mengalamiPenyesuaian sosial yang buruk. Adiksi ini berdampak pada Hubungan social remaja (Utami & Hodikoh, 2020).Platform online game untuk menyediakan tempat yang Ideal bagi remaja untuk dalam memperluas lingkaran Sosial mereka. Akan tetapi ini menyebabkan gamersTeradiksi Ketika terbawa pada kegilaan online ini.
Saat ini peminat game online di indonesia sangat meluas.pada era digital sekarang game sangat pesat perkembangannya. produk yang digemari anak usia remaja sekarang adalah game online seharusnya game online dimanfaatkan sebagai hiburan tetapi yang sering terjadi game online dimainkan secara berlebihan dan digunakan sebagai tempat melarikan diri dari realitas kehidupan,sehingga terjadi kecanduan bermain game online masuk dalam kategori gangguan jiwa baru yang disebut gaming disorder ( GD ). Gaming disorder akan diusulkan dibawah kategori besar gangguan penyalahgunaan zat atay erilaku adiktif. Dampak bermain game hampir sama dengan kecanduan alcohol.kecanduan game sering ditandai dengan ketidakmampuan diri untuk mengendalikan keinginan bermain,sehingga susah atau tidak mampu menghentikan perilaku tersebut terlepas dari segala cara yang dilakukan untuk berhentiRemaja dianggap lebih rentan kecandaan game daripada orang dewasa. Periode Ketidakstabilan menjadikan remaja cenderung mudah terjerumus terhadap percobaan Hal-hal yang dianggap baru . Masa remaja juga lekat dengan Stereotype periode bermasalah, yang keinginan untuk mencoba Terhadap hal baru tersebut berisiko menjadi perilaku yang bermasalah.
Akibatnya, Remaja yang kecanduan game online cenderung kurang tertarik terhadap kegiatan yang Lainnya, merasa gelisah saat tidak dapat bermain game online Penyebab kecanduan game adalah seseorang merasa senang kemudian otak mengailkan dopamine, horman yang membuat bahagia. Dalam kondisi normal hal tersebut akan membuat kecandua. Obyek yang membuat senang merangsang otak mengasilkan dopamine yang berlebihan. Jumlah dopamine yang berlebih akan mengacaukan kerja hipotalamus, yang merupakan bagian otak yang bertanggung jawab mengatur emosi, dan membuat suasana hati menjadi percaya diri, bersemangat,dan rasa bahagia yang tidak wajar. Hal ini membuat tubuh yang secar otomatis ketagihan daan ingin merasakan lagi. Durasi yang berulang ini yang membuat menggunakan candu secara berulang dengan durasi yang lebih tinggi, Jika hal ini terjadi terus menerus secara berkepanjngan yang terlalu lama akan merusak reseptor dan menyebabkan otak Penelitian yang dilakukan Jap, Tiatri, Jaya, & Suteja (2013) mengungkapkan bahwa 10,15% remaja di Indonesia terindikasi mengalami kecanduan game online. Artinya, 1 Dari 10 remaja di Indonesia terindikasi mengalami kecanduan game online. Fenomena Kecanduan game online ini semakin meluas dan memprihatinkan, karena banyaknya Remaja yang menjadi pecandu game online. Ghuman & Griffiths (2012) menjelaskan Ada masalah yang timbul dari aktivitas bermain game online yang berlebihan, di Antaranya kurang peduli terhadap kegiatan sosial, kehilangan kontrol atas waktu, Menurunnya prestasi akademik, relasi
sosial, finansial, kesehatan, dan fungsi Kehidupan lain yang penting. Bahaya utama yang ditimbulkan akibat kecanduan game Online adalah investasi waktu ekstrem dalam bermain. Game online didefinisikan menurut Burhan sebagai game komputer yang dimainkan oleh multi pemain melalui internet. Biasanya disediakan sebagai tambahan layanan perusahaan penyedia jasa online atau dapat diakses langsung dari perusahaan yang mengkhususkan menyediakan game. Dalam memainkan game online terdapat dua perangkat penting yang harus dimiliki yaitu seperangkat komputer dengan spesifikasi yang menandai dan konseksi dengan internet.
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.117 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.