Home » Esai dan Opini » JANGAN SALAHKAN GLOBALISASI, BAHASA DAERAH MATI KARENA TIDAK KITA CINTAI

JANGAN SALAHKAN GLOBALISASI, BAHASA DAERAH MATI KARENA TIDAK KITA CINTAI

admin 01 Apr 2025 249

By: Nazwa Aulia Syahrani

Sering kali, globalisasi dianggap sebagai kambing hitam atau yang selalu disalahkan atas punahnya bahasa daerah. Padahal, punahnya bahasa daerah adalah karena kurangnya rasa cinta dan kepedulian kita sendiri. Globalisasi memang menjadi salah satu sebab adanya pergeseran bahasa daerah, namun bukan berarti kita bisa secara mutlak menyalahkannya atas kepunahan ini. Globalisasi hanyalah arus yang membawa perubahan, tetapi kitalah yang memegang kendali atas bagaimana bahasa dan budaya daerah ini dipertahankan.

     Fakta menunjukkan dari 718 bahasa daerah di Indonesia, berdasarkan data tahun 2019, terdapat 11 bahasa yang mengalami kepunahan dan 24 bahasa mengalami kemunduran dari sisi jumlah penuturnya. Sedangkan berdasarkan data Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) tahun 2024, dari 718 bahasa daerah terdapat 18 bahasa daerah berstatus aman, 21 rentan, 3 mengalami kemunduran, 29 terancam punah, 8 kritis, dan 5 punah. Salah satu penyebab utamanya adalah semakin sedikitnya jumlah penutur asli bahasa daerah tersebut, terutama dari kalangan generasi muda. Ini bisa terjadi karena generasi muda sekarang lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa asing, karena menganggap bahasa daerah tidak relevan dengan kehidupan modern, bahkan dianggap kuno dan ketinggalan zaman. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin Indonesia benar-benar mengalami kepunahan semua bahasa daerah.

              Sebagai generasi muda dan juga pewaris budaya, sudah seharusnya kita mengambil peran aktif dalam melestarikan bahasa daerah. Misalnya dengan menggunakan bahasa daerah dilingkungan nonformal, pengenalan bahasa ibu kepada anak-anak, hingga penerapannya dalam pembelajaran disekolah. Inilah beberapa langkah konkret yang bisa dilakukan dengan tujuan untuk melestarikan bahasa daerah. Rasa cinta pada bahasa daerah harus ditanamakan sejak kecil, agar generasi selanjutnya memiliki rasa bangga terhadap warisan budaya mereka.

            Disisi lain, teknologi juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kelestarian bahasa daerah, misalnya dalam bermedia sosial, aplikasi belajar bahasa, dan konten-konten kreatif yang menggunakan bahasa daerah menjadi cara yang efektif untuk menarik perhatian para generasi muda agar bisa mencintai bahasa daerah. Dengan menggabungkan kecintaan terhadap budaya dan pemanfaatan teknologi, harapannya bahasa daerah bisa tetap hidup dan dicintai oleh setiap generasi.

            Jadi, melestarikan dan menjaga dari punahnya bahasa daerah adalah tanggung jawab kita bersama. Jika kita memang mencintai bahasa daerah, kita akan menjaganya, menggunakannya tanpa rasa malu dan merasa ketinggalan zaman, serta harus mewariskannya ke generasi selanjutnya. Sebab, bahasa daerah bukan hanya sekedar alat komunikasi, tetapi juga merupakan identitas, sejarah, dan jiwa suatu bangsa.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa

admin

26 Apr 2026

By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …

Pembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan

admin

26 Apr 2026

By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR             Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …

Menurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …

Strategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern

admin

26 Apr 2026

By: Nurhanisa Lubis   Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …

Bahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Endah Nur Hafizah   Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …

Krisis Minat Baca dan Dampaknya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Indonesia

admin

26 Apr 2026

By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga  mengembangkan …