Home » Berita » PEMERTAHANAN BAHASA DAERAH DAN ISU KEPUNAHAN

PEMERTAHANAN BAHASA DAERAH DAN ISU KEPUNAHAN

admin 01 Apr 2025 362

By : Anisa Putri

Bahasa daerah di Indonesia saat ini terancam dengan sangat serius. Kepunahan sudah bukan sekadar potensi, tetapi sudah menjadi kenyataan. Data dari Kemendikbudristek menunjukkan bahwa jumlah bahasa daerah, seperti Tandia di Papua Barat dan Mawes di Papua, sudah tidak lagi digunakan oleh masyarakat. Penelitian dari Australian National University (ANU) pun memperkirakan bahwa ratusan bahasa daerah di Indonesia berisiko punah sebelum abad ke-21 berakhir. Menurut pandangan saya, ini bukan hanya berkaitan dengan menurunnya jumlah penutur, tetapi juga dengan hilangnya nilai-nilai budaya, sejarah, dan identitas komunitas yang telah dijaga selama bergenerasi

Untuk mengatasi masalah ini, bagian dari pemerintah telah mengambil berbagai Tindakan atau perlakuan, antara lain memasukkan bahasa daerah dalam kurikulum pendidikan, mendorong penggunaannya di tempat umum, serta mengadakana acara budaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Anak muda juga dianjurkan untuk lebih sering memakai Bahasa daerah, baik dalam percakapan sehari – hari maupun dalam pembuatan konten digital. Namun, menurut saya , usaha ini tidak akan berjalan efektif jika hanya bergantung pada kebijakan resmi tanpa adanya kesadaran masyarakat untuk tetap menggunakan dan melestarikan Bahasa daerah dalam kehidupan sehari – hari.

Menurut saya, masalah utama dalam upaya pelestarian Bahasa daerah bukan sekedar keterbatasan kebijakan, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat. Banyak orang tua yang lebih memilih untuk berbicara atau berkomunikasi dalam bahasa Indonesia atau bahasa asing saat berbicara dengan anak-anak mereka, berharap untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global. Dampaknya, pemakaian Bahasa daerah semakin berkurang dan hanya dianggap sebagai sesuatu yang dipelajari di sekolah, bukan sebagai aspek penting dalam kehidupan sehari – hari yang perlu dilestarikan.

Selain itu, penyusunan jumlah penutur asli bahasa daerah turut menjadi faktor yang mempercepat kepunahannya. Ketika bahasa daerah tidak lagi digunakan dalam komunikasi sehari – hari, secara bertahap bahasa tersebut akan hilang dan akhirnya punah. Menurut saya, pelestarian Bahasa daerah tidak hanya diperjuangkan melalui Pendidikan formal, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari – hari di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Salah satu strategi yang menurut saya dapat efektif dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah adalah dengan menanamkan rasa bangga terhadap bahasa tersebut sejak usia dini. Orang tua memiliki tanggung jawab yang signifikan dalam memperkenalkan bahasa daerah kepada anak-anak mereka, sehingga bahasa ini tetap hidup dalam keseharian. Selain itu, media juga dapat berperan penting dengan menyediakan lebih banyak konten dalam Bahasa daerah, seperti film, lagu, dan flatform digital, agar generasi muda lebih tertarik untuk menggunakannya.

Jika pelestarian Bahasa daerah hanya mengandalkan kebijakan pemerintah tanpa keterlibatan aktif masyarakat, maka Bahasa daerah akan semakin tersisih dan berisiko punah. Oleh karena itu, saya percaya bahwa pelestarian Bahasa daerah bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan juga tanggung jawab semua elemen masyarakat agar Bahasa ini tetap hidup dan tidak punah.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengembangan Membaca Permulaan Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

admin

30 May 2026

By: Khairunnisa Sihotang, Membaca merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang paling fundamental dalam kehidupan manusia modern. Kemampuan membaca tidak lahir secara alamiah, melainkan harus dipelajari dan dibimbing secara sistematis sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan formal di Indonesia, pengajaran membaca dimulai dari tahap yang paling awal yang dikenal dengan istilah membaca permulaan (beginning reading). Membaca permulaan …

Pengembangan Menyimak / Storytelling

admin

30 May 2026

By: Nikita Karin, Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki empat keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Di antara keempat keterampilan tersebut, menyimak merupakan keterampilan pertama yang dikuasai manusia sejak lahir, namun ironisnya justru paling sering diabaikan dalam proses pembelajaran di sekolah. Salah satu metode yang dianggap efektif …

DOSEN UMN AL-WASHLIYAH GELAR PELATIHAN INTEGRASI NILAI TATA KRAMA DALAM PEMBELAJARAN DI MTS USWATUN HASANAH BINJAI

admin

08 Feb 2026

Binjai — Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, M. Faisal Husna, S.Sos., S.Pd., M.H., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Pelatihan Guru dalam Integrasi Nilai Tata Krama ke dalam Pembelajaran di MTs Uswatun Hasanah Binjai, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para guru MTs Uswatun Hasanah Binjai dan berlangsung dengan antusias. Kegiatan pengabdian tersebut …

DOSEN UMN AL-WASHLIYAH LAKSANAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI SMAS UNGGULAN UMMU RAHMAH PATUMBAK

admin

06 Feb 2026

Patumbak — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAS Unggulan Ummu Rahmah Patumbak, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, pada Selasa, 3 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang guru SMAS dan disambut langsung oleh Kepala Sekolah, Nazra Indrawati, S.E., M.Pd. Pengabdian masyarakat ini mengusung penguatan kapasitas guru …

PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS BIKIN BELAJAR SISWA MAKIN FOKUS

admin

25 Jan 2026

Jakarta, 1 Desember 2025 — Beberapa sekolah sekarang mulai ngerasain manfaat dari program Makan Bergizi Gratis yang baru aja jalan minggu ini. Program ini dibuat supaya siswa bisa belajar lebih fokus karena kebutuhan makan mereka sudah terpenuhi. Banyak guru dan orang tua yang senang karena anak-anak jadi lebih siap mengikuti pelajaran. Di sekolah-sekolah yang ikut …

PULIHKAN SEMANGAT BELAJAR ANAK PASCABANJIR, UMN AL-WASHLIYAH GELAR PENGABDIAN NASIONAL DI ACEH TAMIANG

admin

21 Jan 2026

Aceh Tamiang — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional di Lembaga Bimbingan Belajar SANG JUARA, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (14/1/2026). Kegiatan ini menyasar anak-anak dan masyarakat yang terdampak banjir besar yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Mengusung tema “Pemulihan dan Penguatan Pendidikan …