- Esai dan OpiniPembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa
- Esai dan OpiniPembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan
- Esai dan OpiniMenurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital
- Esai dan OpiniStrategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern
- Esai dan OpiniBahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

Merawat Sastra Daerah di Era Global
By: Muhammad Andri Harahap
Di tengah ambisi menjadikan bahasa indonesia sebagai bahasa internasional, terdapat satu fondasi yang tidak boleh terlupakan: bahasa daerah. Sebagai negara dengan ratusan bahasa lokal, Indonesia memiliki kekayaan sastra lisan dan tulisan yang luar biasa. Namun, realitas saat ini menunjukkan bahwa banyak bahasa daerah mulai ditinggalkan oleh penutur mudanya. Oleh karena itu, pengembangan bahasa dan sastra melalui jalur pendidikan formal bukan lagi sekedar pilihan, melainkan sebuah urgensi untuk menjaga akar budaya bangsa.
Pendidikan merupakan saluran dalam upaya revalisasi ini. Memasukkan bahasa daerah ke dalam kurikulum muatan lokal bukan hanya soal belajar tata bahasa, melainkan upaya mentransfer nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Sastra daerah, baik berupa pantun, dongeng, maupun syair, adalah gudang kearifan lokal yang mengajarkan etika dan cara pandang hidup yang khas. Ketika siswa mempelajari sastra daerah, mereka sebenarnya sedang diajak untuk mengenali jati diri mereka sendiri sebelum mengenal dunia yang lebih luas.
Tantangan terbesar dalam pengembangan ini adalah kesan “kuno” atau “sulit” yang sering melekat pada bahasa daerah di mata generasi z dan gen alpha. Disinilah peran pendidik untuk berinovasi. Pengajaran bahasa daerah tidak boleh lagi dilakukan secara monoton. Integrasi teknologi, seperti pembuatan konten video kreatif berbahasa daerah atau digitalisasi naskah kuno menjadi komik digital, dapat memantik minat siswa. Pengembangan bahasa daerah harus diletakkan dalam kerangka yang modern agar anak muda merasa bangga, bukan malu, saat menggunakannya.
Selain itu, sinergi antara bahasa daerah dan bahasa indonesia harus bersifat saling melengkapi. Bahasa daerah bertindak sebagai penyokong kosakata bahasa indonesia menjadi pemersatu keragaman tersebut. Dengan memperkuat pendidikan bahasa daerah, kita sebenarnya sedang memperkokoh fondasi kebudayaan nasional. Penutur yang menguasai bahasa daerah dengan baik cenderung memiliki kepekaan rasa dan literasi budaya yang lebih tinggi.
Jadi pengembangan bahasa dan sastra melalui pendidikan berbasis keunggulan lokal adalah kunci keberlanjutan identitas kita. Jangan sampai kemajuan zaman membuat kita fasih berbahasa asing, namun gagap saat berbicara dengan bahasa daerah sendiri. Melestarikan bahasa daerah melalui sekolah adalah cara kita memastikan bahwa “roh” Indonesia tetap hidup, meski raga kita tengah berlari mengejar modernitas.
admin
26 Apr 2026
By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …
admin
26 Apr 2026
By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …
admin
26 Apr 2026
By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …
admin
26 Apr 2026
By: Nurhanisa Lubis Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …
admin
26 Apr 2026
By: Endah Nur Hafizah Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …
admin
26 Apr 2026
By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga mengembangkan …
18 Dec 2024 2.823 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 1.850 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.470 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.