- Esai dan OpiniPembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa
- Esai dan OpiniPembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan
- Esai dan OpiniMenurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital
- Esai dan OpiniStrategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern
- Esai dan OpiniBahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

Menulis Bukanlah Beban Tetapi Menuangkan Isi Pemikiran
By: Khafifah Zahra
Menulis sering menganggap hal ini adalah beban, melelahkan anggota tubuh yaitu jari jemari juga kepala. Karena fenomena ini mereka menjadi kehilangan kemampuan kosakata yang dimiliki padahal mereka mampu menulis dengan rapi sehingga mereka merasa cemas dan bingung melihat halaman atau lembaran kertas putih kosong. Hal ini mereka menganggap bahwa menulis adalah tentang menyusun kata-kata sempurna sejak awal, tidak berbelit belit dan mudah dipahami. Padahal sebenarnya menulis itu sangatlah mudah dan sederhana hanya memindahkan atau menuangkan isi pemikiran kita agar orang lain yang membacanya lebih mengerti dan memahami. Menulis itu seharusnya menjadi solusi agar mengatur pikiran atau kepala kita yang berantakan, tidak menjadi beban mental. Kalau kita mengerti caranya menuang isi pemikiran kita menjadi tulisan, menulis itu akan menjadi terasa lebih ringan dan menyenangkan, meskipun dengan kata kata atau kalimat yang panjang.
Ide utama yang ada didalam kepala kita bahwa menulis adalah membantu otak untuk bekerja lebih baik dan sempurna. Ketika kita menyimpan semua ide hanya di dalam ingatan, otak kita akan mengalami kelelahan informasi. Sehinggga informasi tersebut akan menumpuk di kepala kita akibatnya kita tidak bisa menuangkan isi pemikiran menjadi tulisan atau kalimat. jangan menganggap menulis itu tugas, tetapi anggaplah sebagai cara agar otak kita tidak terbebani dan tidak stress. Jangan malas dan bingung untuk menulis karena takut salah tata bahasa seperti SPOK, titik, koma, dan tanda baca lainnya.
Agar isi pemikiran tersampaikan dengan tepat dan benar, penggunaan bahasa yang terstruktur menjadi factor yang penting. Padahal, Standar tata bahasa bukanlah hambatan, akan tetapi aturan agar tidak terjadi salah paham antara penulis dan pembaca. Jadi, aturan tata bahasa itu tidak akan membatasi kita, tetapi membantu pesan kita sampai dengan selamat. Agar informasi tidak menumpuk dikepala kita akibat dari penumpukan tersebut kita jadi bingung menulis apa yang di tulis.
Salah satu solusi menulis tidak menjadi beban dan bingug untuk menuangkan hasil pemikiran kita kedalam tulisan adalah jangan diminta untuk langsung sempurna artinya tulisan yang di tulis jangan menganggap langsung sempurna SPOK-nya lalu tanda bacanya harus sempurna. Tuangkan saja dahulu semua ide yang ada dikepalamu setelah selesai lalu dibaca kembali dan dirapikan kembali kata kata yang kurang dan tanda bacanya. Agar informasi tidak bertumpuk di kepalamu. Dengan cara ini tidak perlu takut, malas, dan salah.
Dengan demikian, sebagai penutupnya menulis adalah sebuah alat untuk kita berkomunikasi, bukan beban yang harus di takuti sehingga menjadi malas menulis. Maka dari sekarang ubahlah pola pikir atau Mindset mulai dari “saya harus menulis dengan bahasa dan struktur, ejaan, serta tata bahasa yang sempurna” menjadi “saya ingin berbagi isi atau ide pemikiran saya lewat tulisan”. maka seni menulis akan lebih mudah dan menyenangkan sehingga dapat membuat ide menjadi sebuah karya tulisan yang menarik dan dapat di baca semua orang juga bisa di perjual belikan sehingga menjadi sebuah karya fiksi dan non-fiksi. dengan kita rajin menulis kita belajar mengenali, menuangkan, dan menyusun isi pemikiran kita sendiri serta kita juga belajar buat memahami diri kita sendiri dengan lebih baik.
admin
26 Apr 2026
By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …
admin
26 Apr 2026
By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …
admin
26 Apr 2026
By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …
admin
26 Apr 2026
By: Nurhanisa Lubis Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …
admin
26 Apr 2026
By: Endah Nur Hafizah Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …
admin
26 Apr 2026
By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga mengembangkan …
18 Dec 2024 2.823 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 1.850 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.470 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.