
BAHASA GAUL PADA GENERASI ALPHA DI DALAM LINGKUNGAN CAFE WAROENK ABAH AWAK, AKAN MENJADI TREND DAN JATI DIRI
By: Qori An-Nisa, Dea Laila Syahrani
Perubahan bahasa adalah hal yang tidak bisa kita hindari. Seiring dengan berjalannya perkembangan zaman ini, cara kita berkomunikasi pun ikut berubah, terutama di kalangan anak muda saat ini. Terutama pada generasi Alpha, yang sejak kecil sudah akrab dengan teknologi dan media sosial, memiliki gaya berbahasa yang unik. Mereka sering mencampur bahasa Indonesia dengan istilah asing, menciptakan kata-kata baru, dan menggunakan gaya bicara yang lebih santai ketika mereka berbicara satu sama lain. Fenomena ini bisa dilihat di berbagai tempat tongkrongan anak muda, salah satunya di Waroenk Abah Awak, tempat berkumpulnya banyak remaja yang gemar berbincang dengan bahasa khas mereka sendiri dengan santai.
Bagi generasi Alpha bahasa itu bukan sekadar alat komunikasi saja, tetapi juga bagian dari identitas mereka. Cara mereka berbicara mencerminkan siapa mereka di lingkungan tempat mereka bergaul, serta gaya hidup yang mereka. Di Waroenk Abah Awak misalnya, obrolan sehari-hari dipenuhi dengan bahasa campuran seperti “Gas yuk, udah laper banget ini!”, atau “Ngopi dulu biar mood naik.”.
Bahasa gaul yang mereka gunakan menunjukkan kebebasan berekspresi dan kreativitas dalam berkomunikasi yang mereka lakukan. Pengaruh media sosial juga sangat besar dalam membentuk cara mereka berbicara. Istilah-istilah baru sering muncul dari tren di media sosial, lalu menyebar dengan cepat ke kehidupan sehari-hari bai mereka.
Gaya berbahasa generasi Alpha memang terlihat lebih segar dan dinamis. Mereka lebih mudah menyerap bahasa baru, lebih cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan lebih kreatif dalam mengekspresikan diri. Namun, ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Jika penggunaan bahasa campuran terlalu berlebihan, bisa jadi mereka mulai kehilangan pemahaman terhadap bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Perubahan bahasa memang tidak bisa dihentikan, tetapi bisa dikelola dengan baik agar tetap selaras dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan identitas bahasa Indonesia. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga keseimbangan dalam berbahasa.Salah satunya adalah membiasakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dalam situasi tertentu. Tidak ada salahnya menggunakan bahasa santai saat ngobrol dengan teman di Waroenk Abah Awak, tetapi saat menulis surat lamaran kerja, berbicara di depan umum, atau berkomunikasi dengan orang yang lebih tua, penting untuk tetap menggunakan bahasa yang sesuai dengan situasi.
Selain itu, membiasakan diri menggunakan kata-kata dalam bahasa Indonesia juga bisa membantu menjaga kekayaan bahasa. Daripada mengatakan “deadline”, lebih baik menyebutnya sebagai “batas waktu”. Daripada “update”, bisa menggunakan kata “pembaruan”. Dengan cara ini, bahasa Indonesia tetap digunakan tanpa harus menghilangkan kebebasan berekspresi.
Pendidikan bahasa juga perlu dikemas dengan cara yang lebih menarik agar generasi Alpha tetap mencintai dan menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu dengan cara kita bisa memanfaatkan media sosial dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif, misalnya melalui konten-konten kreatif, permainan kata yang mengasah kemampuan berbahasa, atau video interaktif yang menyajikan materi dengan cara yang lebih menyenangkan. Dengan pendekatan yang lebih modern dan sesuai dengan gaya anak muda, bahasa Indonesia tidak hanya akan tetap hidup, tetapi juga semakin melekat dalam keseharian mereka tanpa terasa membosankan atau terkesan kaku.
admin
25 Jan 2026
By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …
admin
16 Jan 2026
By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …
admin
16 Jan 2026
By: Alnia Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …
admin
16 Jan 2026
By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler) membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …
admin
16 Jan 2026
By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …
admin
16 Jan 2026
By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …
18 Dec 2024 2.512 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
03 Jan 2025 1.257 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
03 Jan 2025 1.190 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, bersama tim dosen dari Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu Patumbak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah melalui pemanfaatan teknologi digital. Bertajuk “Sosialisasi Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Mendukung Pembelajaran Berbasis Proyek dan …
Comments are not available at the moment.