Home » Esai dan Opini » Dampak Penggunaan Bahasa Gaul terhadap Kemampuan Berbahasa Siswa SD

Dampak Penggunaan Bahasa Gaul terhadap Kemampuan Berbahasa Siswa SD

admin 19 Apr 2026 47

By: Vivi Fadya Rinika

Di zaman sekarang, bahasa gaul sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan anak-anak sekolah dasar. Kata-kata seperti “anjay”, “gas”, “baper”, atau “santuy” sering banget dipakai saat ngobrol, baik di sekolah maupun di media sosial. Bahkan, kadang bahasa ini terasa lebih “dekat” dan seru dibanding bahasa Indonesia yang formal. Tapi, di balik itu semua, ada dampak yang perlu kita perhatikan, khususnya terhadap kemampuan berbahasa siswa SD.

Penggunaan bahasa gaul sebenarnya nggak selalu buruk. Di satu sisi, bahasa ini bisa bikin anak lebih percaya diri saat berkomunikasi dengan teman sebaya. Mereka jadi lebih santai, tidak kaku, dan lebih mudah mengekspresikan diri. Selain itu, bahasa gaul juga bisa mempererat hubungan pertemanan karena terasa lebih akrab dan “sefrekuensi”.

Namun, masalah mulai muncul ketika penggunaan bahasa gaul ini terlalu dominan. Banyak siswa jadi terbiasa menggunakan bahasa tidak baku, bahkan dalam situasi formal seperti saat presentasi atau menjawab pertanyaan di kelas. Akibatnya, mereka kesulitan menyusun kalimat yang rapi dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Menurut Huda (2022), penggunaan bahasa gaul yang berlebihan dapat menghambat kemampuan siswa dalam menggunakan kosakata baku dan menyusun kalimat yang sistematis.

Selain itu, kemampuan menulis siswa juga bisa ikut terdampak. Banyak anak menulis sesuai dengan cara mereka berbicara sehari-hari. Misalnya, penggunaan singkatan atau kata tidak baku dalam tugas sekolah. Hal ini tentu membuat kualitas tulisan mereka menurun, terutama dalam hal struktur dan pilihan kata. Amanah dan Gani (2024) juga menyebutkan bahwa kebiasaan menggunakan bahasa gaul di media sosial dapat memengaruhi etika dan kualitas berbahasa siswa di lingkungan sekolah.

Di sisi lain, guru dan orang tua punya peran penting untuk mengatasi hal ini. Bukan berarti bahasa gaul harus dilarang sepenuhnya, tapi perlu ada batasan yang jelas kapan harus menggunakan bahasa santai dan kapan harus menggunakan bahasa formal. Siswa perlu dibiasakan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam situasi akademik, seperti saat menulis tugas, presentasi, atau berdiskusi di kelas.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membiasakan siswa membaca dan menulis menggunakan bahasa baku. Guru juga bisa membuat kegiatan yang menarik, seperti permainan kata atau diskusi ringan, tapi tetap menggunakan bahasa Indonesia yang benar. Dengan begitu, siswa tetap bisa belajar tanpa merasa terbebani.

Referensi

Amanah, N., & Gani, R. A. (2024). Fenomena bahasa gaul media sosial terhadap pergeseran etika berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 3(5), 812–824.

Huda, N. (2022). Eksistensi Bahasa Indonesia di tengah arus bahasa gaul pada media sosial TikTok. Jurnal Literasi Amarta, 1(2), 45–53.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa

admin

26 Apr 2026

By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …

Pembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan

admin

26 Apr 2026

By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR             Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …

Menurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …

Strategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern

admin

26 Apr 2026

By: Nurhanisa Lubis   Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …

Bahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Endah Nur Hafizah   Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …

Krisis Minat Baca dan Dampaknya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Indonesia

admin

26 Apr 2026

By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga  mengembangkan …