- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

GENERASI MUDA PENUH TANTANGAN DALAM MELESTARIKAN BAHASA DAERAH
By: Yulia Dewi
Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki banyak pulau. Setiap pulau yang berada di indonesia memiliki budaya dan bahasa masing-masing. Berdasarkan hal itu, bahasa daerah yang ada di Indonesia sangat beragam. Faktanya dari hasil pemetaan bahasa yang dilakukan oleh badan pengembangan dan pembinaan bahasa sejak tahun 1991 hingga 2019, terdapat 718 bahasa di 2.560 daerah pengamatan. Keberagaman bahasa daerah tersebut merupakan kekayaan yang wajib dijaga oleh seluruh masyarakat yang ada di Indonesia.
Anaka muda zaman sekarang dalam mempertahankan bahasa daerah nya msaing-masing makin hari semakin berat. Karena pada saat ini perkembangan teknologi yang menyebabkan banyak nya budaya dan bahasa asing yang masuk. Maka dari itu, bahasa asing semakin menunjukan eksistensinya sehingga mulai menggeserkan bahasa daerah yang di miliki. Mempelajari bahasa asing pada saat ini memang diperlukan karena untuk meningkatkan pengetahuan dalam ruang lingkup global. Akan tetapi, hal itu harus di seimbangkan dengan tetap mempertahankan bahasa daerah.
Kejadian pada saat ini banyak nya generasi muda yang menggunakan bahasa campuran, baik itu bahasa Indonesia maupun bahasa inggris di dalam percakapan sehari-hari. Bahasa daerah tidak lagi menjadi bahasa utama untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat pada saat ini sudah memiliki persepsi negatif tentang bahasa daerah. Bahasa daerah sudah dianggap tidak mengikuti zaman sehingga banyak yang gengsi ataupun malu saat menggunakan bahasa daerah nya untuk berkomunikasi. Kurangnya kesadaran akan pentingnya mempertahankan bahsa lokal juga merupakan ancaman besar. Karena dianggap lebing memiliki peluang karier yang lebih besar, banyak nya anak muda sekarang lebih tertarik untuk mempelajari bahasa asing dari pada bahasa mereka miliki. Akibatnya, bahasa local terancam punah, dan keanekaragaman budaya yang terkait dengannya juga terancam punah.
Hilangnya bahasa daerah memiliki dampak yang sangat besar terhadap identitas budaya. Hilangnya bahasa daerah juga menyebabkan kemunduran dalam pemahaman nilai-nilai tradisional. Selain itu, dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam ekosistem sosial dan kultural, serta mengurangi keragaman dalam pandangan manusia. Jadi sangat disayangkan jika bahasa daerah tidak dipertahankan. Oleh karena itu, generasi muda sebagai pelopor perubahan harus memiliki kemauan yang kuat untuk terus melestarikan bahasa daerah.
Tujuan untuk melestarikan bahasa daerah yaitu untuk menjaga bahasa daerah yang tidak hanya menjaga sister komunikasi tetapi juga menjaga identitas budaya yang unik. Mempertahankan identitas budaya lokal adalah tujuan utama dalam melestarikan bahasa daerah. Bahsa local juga menunjukan sejarah, adat istiadat, dan perspektif orang yang menggunakannya.
Jadi, untuk mengatasi tantangan dalam melestarikan bahasa daerah yaitu kita sebagai masyarakat Indonesia harus bekerjasama, berkomitmen, dan tanggung jawab kita semua, bukan hanya individu ataupun kelompok tertentu, tetapi untuk memahami betapa pentingnya menjaga bahasa daerah sebagai bagian yang penting dari kekayaan budaya dari suatu wilayah, berbagai upaya dapat dilakukan untuk memastikan bahwa bahasa daerah tetap hidup dan berkembang. Jika generasi muda mampu melestariakannya, bahasa daerah yang ada di Indonesia akan terjaga dan terus berkembang sehingga generasi yang akan datang tetap dapat menggunakan bahasa daerah.
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.117 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.