- Esai dan OpiniPembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa
- Esai dan OpiniPembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan
- Esai dan OpiniMenurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital
- Esai dan OpiniStrategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern
- Esai dan OpiniBahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

Keterampilan Berbahasa: Kunci Utama dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
By: Wardani
Keterampilan berbahasa itu kayak empat roda motor utama buat anak SD bisa lancar ngomong, dengerin, baca, sama nulis dalam bahasa Indonesia. Di kelas, kita sebagai calon guru PGSD ajarin ini secara terintegrasi, biar anak-anak gak cuma hafal rumus tapi bisa pake bahasa sehari-hari dengan benar dan kreatif. Menyimak misalnya, anak dilatih dengerin cerita guru atau temen tanpa gangguan, trus jawab pertanyaan sederhana supaya paham isi. Ini dasar banget, soalnya kalau gak bisa nyimak, yang lain susah maju.
Berbicara jadi keterampilan kedua yang seru, di mana anak latihan ngomong jelas pake kosakata baku, misalnya cerita pengalaman libur atau presentasi pantun. Kita bisa bikin aktivitas kelompok, kayak diskusi tentang dongeng, biar mereka berani ekspresi dan intonasi pas. Sementara membaca, anak dibiasain baca teks pendek seperti berita atau iklan, trus ringkasin pake kata sendiri. Ini bantu tingkatin kecepatan baca dan pemahaman, apalagi di era digital di mana banyak teks di HP.
Menulis penutup rangkaiannya, di sini anak latihan bikin karangan sederhana kayak surat untuk temen atau cerita fiksi pendek. Fokusnya pada ejaan rapi, kalimat utuh, dan ide yang nyambung, tanpa takut salah dulu. Semua keterampilan ini saling dukung, bikin anak SD gak cuma pintar bahasa tapi juga percaya diri berkomunikasi. Buat kita mahasiswa PGSD, ngajar ini berarti ciptain generasi yang melek sastra dan siap hadapi dunia modern.
Menulis penutup rangkaiannya, di sini anak latihan bikin karangan sederhana kayak surat untuk temen atau cerita fiksi pendek. Fokusnya pada ejaan rapi, kalimat utuh, dan ide yang nyambung, tanpa takut salah dulu. Semua keterampilan ini saling dukung, bikin anak SD gak Cuma pintar bahasa tapi juga percaya diri berkomunikasi.
Di era modern kayak sekarang, pengembangan keterampilan berbahasa harus nyambung sama teknologi, misalnya pake app cerita interaktif atau rekam suara buat latihan berbicara. Buat kita mahasiswa PGSD, ini peluang bikin pelajaran lebih fun lewat video pendek atau challenge medsos, supaya anak-anak tetep cinta bahasa Indonesia meski gadget udah jadi temen seharian mereka.
Selain itu, evaluasi keterampilan berbahasa di SD gak boleh kaku. Guru bisa pake portofolio anak, rekaman video presentasi, atau tes lisan sederhana buat liat kemajuan holistik. Misalnya, anak kelas 3 bikin vlog cerita rakyat Batak pake HP, trus dinilai dari kefasihan bicara sampe kreativitas isi. Cara gini bikin assesmen jadi menyenangkan, bukan Cuma tes tulis yang bikin stres.
Tantangan terbesar sih bahasa gaul yang lagi ngehits kayak “bucin” atau “santuy” yang nyusup ke tulisan formal anak. Makanya, kita harus ajarin konteks: kapan pake bahasa baku di sekolah, kapan boleh santai di medsos. Dengan Kurikulum Merdeka, fleksibilitas ini makin gampang, biar keterampilan berbahasa anak gak ketinggalan jaman tapi tetep kuat fondasinya
admin
26 Apr 2026
By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …
admin
26 Apr 2026
By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …
admin
26 Apr 2026
By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …
admin
26 Apr 2026
By: Nurhanisa Lubis Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …
admin
26 Apr 2026
By: Endah Nur Hafizah Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …
admin
26 Apr 2026
By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga mengembangkan …
18 Dec 2024 2.823 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 1.850 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.470 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.