Home » Esai dan Opini » MEMBANGUN GENERASI YANG BERMAKNA

MEMBANGUN GENERASI YANG BERMAKNA

admin 18 Dec 2024 198

By: Nazwa Nabila Az-Zahra, Rehulina Br Sembiring

               Pendidikan adalah komponen terpenting dalam kehidupan manusia, tidak hanya sebagai cara untuk mendapatkan informasi, tetapi juga sebagai proses yang bertujuan untuk membentuk nilai-nilai dan karakter seseorang. Filsafat pendidikan mengajukan pertanyaan mendalam tentang tujuan pendidikan, metode terbaik untuk mengajar, dan apa arti sebenarnya dari proses belajar. Filsafat ini memainkan peran penting dalam mengarahkan praktik pendidikan agar sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan perkembangan potensi manusia secara keseluruhan.

               John Dewey, salah satu filsuf pendidikan terkenal, berpendapat bahwa tujuan pendidikan harus lebih dari sekedar mengajarkan siswa bagaimana berpikir kritis dan kreatif. Dewey menekankan bahwa pendidikan harus berbasis pengalaman, di mana siswa terlibat aktif dalam proses belajar melalui interaksi mereka dengan dunia luar. Dengan demikian, pendidikan adalah proses yang tidak hanya menghasilkan orang yang terampil, tetapi juga yang mampu beradaptasi dan berpikir secara mandiri.

               Namun, Paulo Freire menegaskan dalam Pedagogy of the Oppressed betapa pentingnya pendidikan sebagai alat untuk pembebasan. Freire mengkritik sistem pendidikan tradisional, yang cenderung otoriter dan menggambarkan guru sebagai sumber pengetahuan yang mutlak. Ia menyarankan cara belajar yang lebih dialogis di mana siswa dan guru bekerja sama untuk memahami dan mengubah dunia. Freire berpendapat bahwa pendidikan harus membebaskan siswa dari ketidakadilan sosial dan memberikan mereka kesadaran kritis terhadap dunia yang mereka hadapi.

               Selain itu, filsafat pendidikan menekankan betapa pentingnya menyelaraskan pengetahuan ilmiah dengan nilai-nilai budaya lokal. Pendidikan yang hanya menekankan ilmu pengetahuan modern tanpa mempertimbangkan kearifan lokal cenderung menghasilkan siswa yang terputus dari akar budaya mereka. Oleh karena itu, untuk pendidikan tetap relevan dan mampu menjaga keberagaman budaya sambil menghadapi tantangan global, integrasi pengetahuan tradisional dengan ilmu pengetahuan modern sangat penting.

               Secara keseluruhan, filsafat pendidikan menunjukkan bahwa tujuan pendidikan lebih dari sekadar memperoleh data. Pendidikan yang sempurna adalah pendidikan yang mengubah manusia secara keseluruhan, baik secara intelektual, moral, maupun sosial. Kita dapat Membangun Generasi yang Bermakna membuat sistem pendidikan yang lebih manusiawi dan bermakna dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih adil dan beradab dengan mengembangkan pemikiran kritis yang diungkapkan oleh filsuf seperti Dewey dan Freire.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …