- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

MEMBANGUN SEBUAH KARAKTER DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN YANG BAIK
By: Siti Fadilah, Nabila Fauzani
Sederhananya Pendidikan diartikan sebagai suatu proses pembelajaran, pengetahuan,dan keterampilan yang diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran,pelatihan,dan penelitian.Adapun Karakter ialah sebuah perilaku,watak,serta budi pekerti dalam membentuk sebuah kepribadian yang berattitude, sopan,santun, serta memilki rasa bertanggung jawab atas dirinya, baik di dalam lingkungan keluarga ataupun di dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga dapat bersikap dan bertindak sesuai dengan aturan-aturan moral yang berlaku.
Dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter ialah sebuah proses yang di mana cara kita berpikir dan berperilaku yang menjadi acuan dari kebiasaan seseorang yang mengarah kepada tindakan atau perbuatan yang dilakukan berdasarkan nilai-nilai yang baik. dapat dilakukan di berbagai lingkungan, seperti sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta melalui kegiatan sehari-hari yang memberi kesempatan bagi seseorang untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut. Serta karakter sendiri sangat penting bagi generasi muda. Karena menjadi alasan utama membentuk dasar kepribadian dan sikap yang akan mereka bawa sepanjang hidup. Pendidikan karakter mengajarkan nilai-nilai moral seperti rasa tanggung jawab, empati, dan kedisiplinan. Serta akan menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan keputusan yang akan diambil.
Penerapan sebuah Karakter untuk Generasi saat ini dapat diajarkan melalui nilai-nilai luhur, seperti kejujuran, rasa hormat, rasa cinta tanah air, dan keberanian.serta dapat Membangun rasa empati antar sesama dan rasa hormat terhadap sesama manusia, Menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, seperti gotong royong, saling membantu sesama bagi yang membutuhkan, Mengajarkan nilai-nilai moral dan etika yang dianut dalam agama, Memberikan contoh yang baik, Menyelipkan pesan moral di waktu pembelajaran berlangsung, Bersikap jujur dan terbuka,serta Mengajarkan sopan santun dan Memberikan inspirasi.
Peran Orang Tua sangat penting dalam pembentukan sebuah karakter anak sejak ia kecil dengan Memberikan contoh yang baik serta dapat menjadi teladan yang bagi anak dengan menunjukkan perilaku dan tutur kata yang lembut ,Menanamkan nilai-nilai kebaikan,Orang tua dapat menanamkan nilai-nilai kebaikan, seperti kejujuran, rendah hati, dan disiplin dalam waktu.serta Orang tua dapat mengajarkan disiplin dengan cara yang mendidik, bukan dengan hukuman yang keras. Misalnya, dengan menetapkan aturan yang konsisten di rumah, seperti waktu belajar, waktu tidur, dan tanggung jawab membantu pekerjaan rumah. Anak yang terbiasa dengan disiplin akan memahami pentingnya keteraturan dan tanggung jawab. Serta Setiap manusia memiliki bakat dan kepribadian yang berbeda-beda. Orang tua perlu mendukung perkembangan individu mereka tanpa memaksakan harapan yang tidak realistis. Dengan peran yang aktif dan positif, orang tua dapat membantu membangun anak yang berkarakter kuat, mampu menghadapi tantangan hidup, dan berkontribusi pada masyarakat. Dengan peran aktif masyarakat sebuah karakter akan lebih kuat dan efektif, karena seseorang akan melihat dan merasakan konsistensi nilai-nilai karakter di berbagai aspek kehidupan mereka. Masyarakat yang mendukung pendidikan karakter berkontribusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya berpendidikan, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai yang baik, yang akan bermanfaat bagi mereka dan komunitas di masa depan.
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.116 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.