- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA DAERAH SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BAHASA DIERA MODERNISASI
By: Nur Hunava
Bahasa daerah dalam perkembangan era modernisasi dan globalisasi yang kian maju menyebabkan bahasa daerah dapat mengalami penurunan yang cepat. Penggunaan bahasa daerah sebagai bahasa ibu maupun bahasa nasional semakin berkurang. Padahal, bahasa memiliki peran krusial dalam membentuk identitas nasional, khususnya dalam mencerminkan jati diri suatu bangsa dan kekayaan lingustiknya. Namun demikian, pada generasi muda, khususnya pengguna bahasa daerah akan terancam limitasi. Mekanisme ini disebabkan keberadaan teknologi, informasi lebih banyak dengan bahasa yang dominan, penurunan kebiasaan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi, dalam beberapa dekade, banyak bahasa daerah akan punah tanpa upaya dari individu untuk meningkatkan kemampuan dalam berbahasa daerah, sehingga upaya untuk memperbaikinya harus menjadi poin utama.
Bahasa daerah memiliki peran yang tidak kalah penting dalam pembentukkan identitas budaya dan kearifan lokal. Menurut penelitian yang dilakukan oleh UNESCO, setiap dua minggu ada satu bahasa di dunia yang benar-benar punah karena jumlah penutur aktif yang tidak mencukupi. Tidak terkecuali Indonesia yang dikenal memiliki jumlah bahasa yang sangat tinggi. Berdasarkan data dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikkan dan Kebudayaan RI, ada sekitar 718 bahasa daerah di Indonesia. Beberapa bahasa diantara itu bahkan masuk kedalam kategori kritis dan terancam punah. Oleh sebab itu, untuk melestarikan warisan budaya ini, meningkatkan kemampuan berbahasa daerah harus menjadi prioritas.
Dalam era modernisasi, terdapat beberapa langkah strategis yang dapat diambil untuk meningkatkan kemampuan berbahasa daerah masyarakat. Pertama, belajar bahasa daerah juga dapat menjadi Pelajaran di sekolah sebagai bagian dari kurikulum formal maupun non-formal. Dengan demikian, generasi muda dapat mulai mengenal, memahami, dan belajar menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, manfaatkan teknologi yang ada agar belajar berbahasa daerah menjadi menarik bagi generasi muda. Dengan adanya aplikasi pembelajaran bahasa daerah, media sosial, dan konten digital berbahasa daerah, belajar bahasa menjadi lebih menarik. Contoh penerapannya, membuat video edukatif, komik digital, atau podcast dalam bahasa daerah sehingga masyarakat pembelajar berkomunitas untuk belajar bahasa daerah.
Mengenai keluarga, bahwa keluarga juga memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga bahasa daerah agar tetap berkembang. Orangtua sebagai agen pertama pembelajaran bahasa harus menjalankan fungsi kebahasaannya, tumbuh bersama anak. Melalui cara itu, anak tertanam bahwa bahasa daerahnya merupakan suatu hal yang harus tetap digunakan dan dilestarikan. Komunitas atau pemerintah daerah juga dapat mengadakan festival budaya dan lomba pidato dalam bahasa daerah serta menerbitkan buku atau artikel dalam bahasa tersebut untuk menumbuhkan lingkungan penggunaan yang formal publik. Di sejumlah wilayah di Indonesia, upaya pelestarian bahasa daerah telah berjalan dengan baik. Contohnya, di Yogyakarta dan di Bali, bahasa daerah masih digunakan secara luas berkat dukungan kebijakkan pemerintah setempat serta tradisi budaya yang tetap dijaga oleh masyarakat. Bahkan, di beberapa daerah, berbicara dalam bahasa daerah dianggap sebagai suatu kebanggaan yang mempertegas identitas budaya mereka.
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.117 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.