Home » Esai dan Opini » PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA INDONESIA SISWA

PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA INDONESIA SISWA

admin 21 Dec 2025 322

By: Nurul Fadillah Rangkuti, Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat dunia pendidikan ikut berubah, termasuk cara siswa belajar dan berbahasa. Kini, literasi digital Menjadi unsur yang berperan penting dalam aktivitas sehari-hari siswa.

Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan gawai atau internet, tetapi juga kemampuan mencari, memahami, menilai, dan membuat informasi melalui media digital. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi digital membawa pengaruh besar terhadap kemampuan berbahasa siswa, baik dalam hal positif maupun negatif.

Dari sisi positif, literasi digital memberi banyak kemudahan bagi siswa untuk belajar Bahasa Indonesia. Melalui internet, mereka bisa membaca berbagai jenis teks seperti artikel, berita, maupun karya sastra yang membantu memperkaya kosa kata dan pengetahuan bahasa. Banyak pula aplikasi belajar interaktif yang membuat pelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih menarik, seperti Google Classroom, Quizizz, atau video pembelajaran di YouTube. Selain itu, media digital memberi kesempatan kepada siswa untuk menulis dan mengekspresikan diri, misalnya lewat blog, media sosial, atau forum diskusi online. Kegiatan ini dapat melatih kemampuan menulis dan berpikir kritis dalam berbahasa.

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan dan tanpa pengawasan juga membawa dampak negatif. Banyak siswa yang terbiasa menggunakan bahasa tidak baku atau singkatan di media sosial, seperti “gk”, “bgt”, atau “btw”. Kebiasaan ini bisa terbawa ke dalam tulisan atau tugas sekolah yang seharusnya menggunakan bahasa formal. Selain itu, terlalu sering bergantung pada teknologi membuat sebagian siswa enggan membaca buku atau menulis tangan, padahal kebiasaan tersebut penting untuk memahami struktur dan kaidah bahasa Indonesia yang baik. Kurangnya kemampuan menyaring informasi di internet juga sering membuat siswa salah memahami arti kata dan konteks kalimat.

Jadi, pengaruh literasi digital terhadap kemampuan Bahasa Indonesia siswa bisa bersifat positif maupun negatif. Semua tergantung pada bagaimana siswa menggunakan teknologi tersebut. Jika digunakan dengan bijak dan diarahkan dengan benar, literasi digital justru bisa membantu siswa meningkatkan keterampilan berbahasa. Sebaliknya, jika hanya digunakan untuk hiburan tanpa memperhatikan kualitas bahasa, kemampuan Bahasa Indonesia mereka bisa menurun.

Karena itu, guru dan sekolah berperan penting dalam mengarahkan siswa agar mampu memanfaatkan teknologi dengan tepat. Guru Bahasa Indonesia bisa mengajak siswa menulis blog pendidikan, membuat video pembelajaran, atau berdiskusi daring dengan menggunakan bahasa yang sopan dan benar. Dengan bimbingan dan contoh yang baik, siswa akan terbiasa berbahasa Indonesia dengan lebih baik, bahkan di dunia digital.

Kesimpulannya, literasi digital memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa. Pengaruh tersebut bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kemampuan bahasa, asalkan digunakan dengan bijak dan disertai arahan dari guru. Melalui pemanfaatan teknologi yang positif, siswa dapat berkembang menjadi generasi yang cakap berbahasa sekaligus melek digital tanpa kehilangan jati diri bahasa Indonesia.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra

admin

06 Jun 2026

By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …

Mengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi

admin

06 Jun 2026

By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …

Menyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi

admin

06 Jun 2026

By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …

Pengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra

admin

06 Jun 2026

By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …

Pengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

admin

06 Jun 2026

By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …

Pengembangan Kemampuan Berbicara sebagai Dasar Komunikasi Efektif

admin

06 Jun 2026

By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …