- Esai dan OpiniPembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa
- Esai dan OpiniPembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan
- Esai dan OpiniMenurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital
- Esai dan OpiniStrategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern
- Esai dan OpiniBahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital
PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA INDONESIA SISWA
By: Nurul Fadillah Rangkuti, Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat dunia pendidikan ikut berubah, termasuk cara siswa belajar dan berbahasa. Kini, literasi digital Menjadi unsur yang berperan penting dalam aktivitas sehari-hari siswa.
Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan gawai atau internet, tetapi juga kemampuan mencari, memahami, menilai, dan membuat informasi melalui media digital. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi digital membawa pengaruh besar terhadap kemampuan berbahasa siswa, baik dalam hal positif maupun negatif.
Dari sisi positif, literasi digital memberi banyak kemudahan bagi siswa untuk belajar Bahasa Indonesia. Melalui internet, mereka bisa membaca berbagai jenis teks seperti artikel, berita, maupun karya sastra yang membantu memperkaya kosa kata dan pengetahuan bahasa. Banyak pula aplikasi belajar interaktif yang membuat pelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih menarik, seperti Google Classroom, Quizizz, atau video pembelajaran di YouTube. Selain itu, media digital memberi kesempatan kepada siswa untuk menulis dan mengekspresikan diri, misalnya lewat blog, media sosial, atau forum diskusi online. Kegiatan ini dapat melatih kemampuan menulis dan berpikir kritis dalam berbahasa.
Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan dan tanpa pengawasan juga membawa dampak negatif. Banyak siswa yang terbiasa menggunakan bahasa tidak baku atau singkatan di media sosial, seperti “gk”, “bgt”, atau “btw”. Kebiasaan ini bisa terbawa ke dalam tulisan atau tugas sekolah yang seharusnya menggunakan bahasa formal. Selain itu, terlalu sering bergantung pada teknologi membuat sebagian siswa enggan membaca buku atau menulis tangan, padahal kebiasaan tersebut penting untuk memahami struktur dan kaidah bahasa Indonesia yang baik. Kurangnya kemampuan menyaring informasi di internet juga sering membuat siswa salah memahami arti kata dan konteks kalimat.
Jadi, pengaruh literasi digital terhadap kemampuan Bahasa Indonesia siswa bisa bersifat positif maupun negatif. Semua tergantung pada bagaimana siswa menggunakan teknologi tersebut. Jika digunakan dengan bijak dan diarahkan dengan benar, literasi digital justru bisa membantu siswa meningkatkan keterampilan berbahasa. Sebaliknya, jika hanya digunakan untuk hiburan tanpa memperhatikan kualitas bahasa, kemampuan Bahasa Indonesia mereka bisa menurun.
Karena itu, guru dan sekolah berperan penting dalam mengarahkan siswa agar mampu memanfaatkan teknologi dengan tepat. Guru Bahasa Indonesia bisa mengajak siswa menulis blog pendidikan, membuat video pembelajaran, atau berdiskusi daring dengan menggunakan bahasa yang sopan dan benar. Dengan bimbingan dan contoh yang baik, siswa akan terbiasa berbahasa Indonesia dengan lebih baik, bahkan di dunia digital.
Kesimpulannya, literasi digital memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa. Pengaruh tersebut bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kemampuan bahasa, asalkan digunakan dengan bijak dan disertai arahan dari guru. Melalui pemanfaatan teknologi yang positif, siswa dapat berkembang menjadi generasi yang cakap berbahasa sekaligus melek digital tanpa kehilangan jati diri bahasa Indonesia.
admin
26 Apr 2026
By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …
admin
26 Apr 2026
By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …
admin
26 Apr 2026
By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …
admin
26 Apr 2026
By: Nurhanisa Lubis Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …
admin
26 Apr 2026
By: Endah Nur Hafizah Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …
admin
26 Apr 2026
By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga mengembangkan …
18 Dec 2024 2.823 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 1.850 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.470 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.