Home » Esai dan Opini » PERAN ORANG TUA DAN SEKOLAH DALAM MENDIDIK KARAKTER SISWA

PERAN ORANG TUA DAN SEKOLAH DALAM MENDIDIK KARAKTER SISWA

admin 23 Dec 2024 303

By: Dilla Silvani, Dinda Agustina Nasution

Pendidikan karakter adalah upaya untuk membentuk anak menjadi pribadi yang baik, jujur, dan bertanggung jawab. Proses ini melibatkan orang tua dan sekolah sebagai dua pihak yang penting dalam perkembangan anak. Berikut penjelasan tentang peran keduanya:

Peran Orang Tua

  1. Menjadi Contoh yang Baik

            Orang tua adalah panutan pertama bagi anak. Apa yang dilakukan orang tua, seperti cara berbicara dan bertindak, akan ditiru oleh anak.

  • Mengajarkan Nilai-Nilai Baik

            Orang tua bertugas menanamkan nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan sopan santun kepada anak sejak dini.

  • Mendukung dan Memantau Anak

            Orang tua harus memastikan anak berada di lingkungan yang positif serta mendukung setiap proses belajarnya, baik di rumah maupun di sekolah.

  • Berkomunikasi dengan Anak

            Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak sangat penting. Dengan begitu, anak merasa nyaman untuk berbagi cerita, dan orang tua bisa lebih mudah menanamkan nilai-nilai baik.

Peran Sekolah

  1. Mengajarkan Karakter Lewat Pelajaran

Sekolah dapat memasukkan nilai-nilai karakter dalam kegiatan belajar, seperti menanamkan kerja sama, tanggung jawab, dan disiplin di setiap mata pelajaran.

  • Lingkungan yang Positif

Sekolah menyediakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter, seperti program ekstrakurikuler yang mengajarkan kerja sama dan kepemimpinan.

  • Guru Sebagai Teladan

Guru adalah sosok yang berpengaruh bagi siswa. Perilaku guru yang baik akan menjadi contoh nyata bagi siswa untuk meniru hal yang sama.

  • Kerja Sama dengan Orang Tua

Sekolah perlu melibatkan orang tua untuk memantau dan membentuk karakter siswa, sehingga apa yang diajarkan di rumah dan di sekolah bisa selaras.

Kerja Sama Orang Tua dan Sekolah

            Untuk mendidik karakter siswa dengan baik, orang tua dan sekolah perlu bekerja sama, misalnya:

  • Menanamkan Nilai yang Konsisten: Nilai yang diajarkan di rumah dan di sekolah harus sejalan agar anak tidak bingung.
  • Memantau Perkembangan Anak: Orang tua dan guru bisa saling berbagi informasi tentang perilaku anak di rumah maupun di sekolah.
  • Melibatkan Anak dalam Kegiatan Positif: Anak bisa diajak mengikuti kegiatan seperti kerja bakti, lomba, atau acara sosial lainnya.

Kesimpulan

Pendidikan karakter adalah tanggung jawab bersama. Orang tua memberikan dasar pendidikan karakter di rumah, sedangkan sekolah memperkuatnya melalui kegiatan belajar. Jika keduanya bekerja sama, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …