- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

Perubahan Struktur Bahasa Indonesia dalam Komunikasi sehari-hari
By: Abi Yusuf Maulana
Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan resmi Negara terus mengalami perubahan dan perkembangan seiring dengan dinamika masyarakat dan teknologi. Salah satu aspek yang paling terpengaruh adalah struktur bahasa dalam komunikasi sehari-hari. Perubahan ini dapat dilihat dari beberapa aspek, seperti penggunaan kata, frasa, dan kalimat yang semakin sederhana dan informal.
Pengaruh Teknologi dan Media Sosial
Munculnya teknologi digital dan media sosial telah mengubah cara orang berkomunikasi. Bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari semakin dipengaruhi oleh bahasa gaul, singkatan, dan emoji. Contohnya, kata “kamu” sering diganti dengan “km” atau “lu”, dan “apa kabar” menjadi “ap kabs?”. Perubahan ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia semakin fleksibel dan adaptif dengan kebutuhan komunikasi modern.
Penggunaan media sosial juga mempengaruhi bahasa Indonesia dalam hal kosakata. Banyak kata-kata baru yang muncul dan menjadi populer, seperti “selfie”, “hashtag”, dan “viral”. Perubahan ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia semakin terbuka dan adaptif dengan perkembangan teknologi dan budaya global.
Penggunaan Bahasa yang Sederhana dan Informal
Dalam komunikasi sehari-hari, orang cenderung menggunakan bahasa yang sederhana dan informal. Struktur kalimat yang digunakan juga semakin pendek dan langsung. Contohnya, kalimat “Saya ingin makan nasi goreng” menjadi “Makan nasi goreng, yuk!”. Perubahan ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia semakin mengutamakan kepraktisan dan kecepatan dalam komunikasi. Penggunaan bahasa yang sederhana dan informal juga dapat dilihat dalam percakapan sehari-hari. Orang cenderung menggunakan kata-kata yang lebih pendek dan mudah diucapkan, seperti “gaya” menjadi “gue” atau “saya” menjadi “sye”. Perubahan ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia semakin fleksibel dan adaptif dengan kebutuhan komunikasi modern.
Dampak Positif dan Negatif
Perubahan struktur bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah bahasa Indonesia semakin fleksibel dan adaptif dengan kebutuhan komunikasi modern. Bahasa Indonesia juga semakin mudah digunakan dan dipahami oleh masyarakat luas.
Namun, dampak negatifnya adalah penggunaan bahasa yang tidak baku dapat menurunkan kualitas bahasa Indonesia dan membuatnya kurang formal. Penggunaan bahasa gaul dan singkatan juga dapat membuat bahasa Indonesia semakin sulit dipahami oleh orang yang tidak terbiasa dengan bahasa tersebut.
Selain itu, perubahan struktur bahasa Indonesia juga dapat mempengaruhi kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Orang yang tidak terbiasa menggunakan bahasa Indonesia yang baku dapat kesulitan dalam menulis dan berbicara secara formal.
Perubahan struktur bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari adalah fenomena yang tidak dapat dihindari. Meskipun ada dampak negatif, perubahan ini juga menunjukkan bahwa bahasa Indonesia semakin fleksibel dan adaptif dengan kebutuhan komunikasi modern. Oleh karena itu, kita perlu memahami dan menghargai perubahan ini, serta tetap menjaga kualitas bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa yang baku dan formal dalam situasi yang tepat.
Dalam era digital, kita perlu memahami bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang dinamis dan terus berkembang. Kita perlu menghargai perubahan dan perkembangan bahasa Indonesia, serta tetap menjaga kualitas bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
Bahasa Indonesia adalah identitas bangsa dan warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. Kita perlu memahami dan menghargai perubahan struktur bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari, serta tetap menjaga kualitas bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa yang baku dan formal dalam situasi yang tepat. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa yang kuat dan berdaya saing di era digital
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.119 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.