- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

SEKOLAH SEBAGAI TEMPAT MEMBENTUK KARAKTER
By: Adelia Syahrani, Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar membaca, menulis, dan berhitung. Lebih dari itu, sekolah adalah tempat kita belajar menjadi pribadi yang baik. Di sekolah, kita tidak hanya mendapat ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar tentang sopan santun, tanggung jawab, kejujuran, dan kerja sama. Semua hal itu membentuk karakter kita agar menjadi manusia yang berguna bagi diri sendiri dan orang lain.
Setiap hari di sekolah, kita belajar banyak hal, bukan hanya dari buku, tapi juga dari pengalaman. Misalnya, saat kita mengantre dengan tertib, itu latihan sabar dan menghormati orang lain. Saat kita membantu teman yang kesulitan, kita belajar peduli dan bekerja sama. Saat kita berani mengakui kesalahan, kita sedang membentuk sikap jujur dan tanggung jawab. Hal-hal kecil seperti ini lama-lama akan membentuk karakter kita menjadi lebih baik.
Guru di sekolah juga memiliki peran yang sangat penting. Guru bukan hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga memberi contoh sikap yang baik. Misalnya, guru selalu datang tepat waktu, berbicara sopan, dan bersikap sabar kepada murid, menghormati orang lain, dan bekerja keras. Maka dari itu, mendengarkan dan meneladani guru sangatlah penting. Dari teladan itu, kita belajar bagaimana cara bersikap dalam kehidupan sehari-hari. Guru seperti orang tua di sekolah yang membimbing kita menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain guru, teman-teman juga berperan besar dalam pembentukan karakter. Saat bekerja sama dalam kelompok, kita belajar untuk saling menghormati dan mendengarkan pendapat orang lain. Saat ada teman yang sedih, kita belajar untuk peduli dan menghiburnya. Dalam bermain, belajar kelompok, atau mengikuti kegiatan sekolah, kita belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain. Kita belajar untuk tidak egois, mau berbagi, dan menghargai perbedaan. Kadang kita bisa berbeda pendapat, tapi dari situ kita belajar cara menyelesaikan masalah dengan baik tanpa bertengkar. Dari situ kita belajar tentang memaafkan dan memperbaiki hubungan. Semua pengalaman di sekolah membantu kita memahami bagaimana hidup berdampingan dengan orang lain.
Sekolah juga mengajarkan kita tentang disiplin dan tanggung jawab. Setiap kali kita mematuhi aturan sekolah, menjaga kebersihan kelas, dan memakai seragam dengan rapi, kita sedang belajar menjadi orang yang disiplin. Saat tidak menyontek saat ujian, kita sedang belajar jujur. Semua kebiasaan baik yang kita latih di sekolah akan sangat berguna saat kita dewasa nanti. Mungkin kelihatannya sederhana, tapi kebiasaan kecil ini akan sangat bermanfaat di masa depan. Orang yang berkarakter baik biasanya memiliki kedisiplinan tinggi dan dapat dipercaya.
Tentu saja, membentuk karakter tidak selalu mudah. Kadang kita malas, lupa, atau melakukan kesalahan. Namun, di sekolah kita belajar untuk tidak menyerah dan berani memperbaiki diri. Kita belajar bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Dari setiap kesalahan, kita bisa tumbuh menjadi lebih baik. Sekolah memberi kita tempat yang aman untuk belajar dari kesalahan tanpa takut dihakimi.
Dengan semua pelajaran dan pengalaman itu, sekolah menjadi tempat yang sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak. Ilmu pengetahuan memang penting, tetapi karakter yang baik lebih berharga karena akan menjadi dasar dalam menjalani kehidupan. Anak yang berkarakter baik akan lebih mudah mencapai cita-citanya dan membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.
Jadi, sekolah bukan hanya tempat untuk mengejar nilai tinggi, tetapi juga tempat untuk belajar menjadi manusia yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Melalui sekolah, kita tidak hanya menjadi pintar, tetapi juga menjadi orang yang berkarakter dan berakhlak mulia. Dengan semua pengalaman itu, sekolah menjadi tempat yang sangat penting dalam membentuk siapa kita di masa depan. Nilai-nilai seperti jujur, disiplin, kerja keras, dan peduli tumbuh dari kegiatan sehari-hari di sekolah. Ketika kita membawa semua nilai itu ke luar sekolah, kita sudah menjadi anak yang berkarakter kuat dan siap menghadapi dunia.
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.119 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.