- Esai dan OpiniPentingnya Apresiasi Drama dalam Pembelajaran Sastra
- Esai dan OpiniMengetuk Pintu Jiwa Menemukan Diri di Balik Lembar-lembar Puisi
- Esai dan OpiniMenyimak di Era Digital: Dari Kedalaman Makna Menuju Kedangkalan Informasi
- Esai dan OpiniPengembangan Berbicara Anak Dalam Bahasa dan Sastra
- Esai dan OpiniPengaruh Media Pembelajaran Digital Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

Transformasi Bahasa dan Sastra di Tengah Arus Digitalisasi
By: Suci Tiara Amelia
Bahasa dan sastra merupakan dua unsur penting dalam kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan. Bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi, sedangkan sastra menjadi media ekspresi yang mencerminkan pikiran, perasaan, serta realitas sosial masyarakat. Pada era sekarang, perkembangan teknologi dan digitalisasi telah membawa perubahan signifikan terhadap penggunaan bahasa dan perkembangan karya sastra.
Di era modern ini, bahasa mengalami perkembangan yang sangat pesat. Munculnya media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp memengaruhi cara masyarakat berkomunikasi. Bahasa yang digunakan cenderung lebih singkat, santai, dan sering kali tidak mengikuti kaidah kebahasaan yang baku. Fenomena penggunaan bahasa gaul, singkatan, hingga campuran bahasa asing menjadi hal yang umum. Meskipun demikian, hal ini menunjukkan bahwa bahasa bersifat dinamis dan terus berkembang mengikuti zaman.
Namun, perubahan tersebut juga menimbulkan tantangan. Penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah dapat menyebabkan menurunnya kemampuan berbahasa yang baik dan benar, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, penting untuk tetap menyeimbangkan penggunaan bahasa formal dan informal sesuai dengan konteksnya.
Sementara itu, sastra pada era sekarang juga mengalami transformasi yang signifikan. Jika dahulu karya sastra hanya dapat dinikmati melalui buku cetak, kini sastra hadir dalam berbagai bentuk digital seperti e-book, blog, dan platform menulis online. Hal ini membuka peluang bagi banyak orang untuk berkarya dan menyebarkan tulisannya secara lebih luas. Bahkan, karya sastra kini dapat dengan mudah diakses oleh siapa saja tanpa batasan ruang dan waktu.
Selain itu, tema dalam karya sastra modern juga semakin beragam. Penulis masa kini lebih bebas mengangkat isu-isu kontemporer seperti identitas diri, kesehatan mental, kesetaraan gender, hingga kehidupan digital. Gaya penulisan pun menjadi lebih fleksibel dan tidak terikat oleh aturan yang kaku, sehingga mampu menarik minat pembaca dari berbagai kalangan, khususnya generasi muda.
Meskipun demikian, sastra di era sekarang juga menghadapi tantangan, seperti menurunnya minat baca masyarakat akibat dominasi konten visual dan hiburan instan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam penyajian karya sastra agar tetap relevan dan menarik, misalnya melalui adaptasi ke dalam bentuk film, audio, atau konten digital lainnya.
Kesimpulannya, bahasa dan sastra pada era sekarang mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan kemajuan teknologi. Perubahan ini membawa dampak positif sekaligus tantangan yang perlu disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap menjaga penggunaan bahasa yang baik serta terus mengapresiasi dan mengembangkan karya sastra sebagai bagian dari identitas budaya.
admin
06 Jun 2026
By : Livia Salsabila Siregar, Apresiasi drama memiliki peran penting dalam pembelajaran sastra karena lewat drama siswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga memahami kehidupan yang digambarkan di dalamnya. Dalam drama, siswa bisa melihat bagaimana tokoh berbicara, bersikap, dan menghadapi masalah yang terjadi. Saat mempelajari drama, siswa juga belajar memahami karakter tokoh, alur cerita, suasana, …
admin
06 Jun 2026
By: Aulia Alvira, Secara kasat mata, puisi hanyalah deretan kata yang berbaris di atas kertas. Ia sering kali dituduh sebagai karya yang rumit, penuh teka-teki, bahkan berjarak dari realitas kehidupan sehari-hari. Namun, bagi mereka yang mau meluangkan waktu untuk berhenti sejenak dan membaca dengan hati, puisi berubah menjadi sebuah cermin ajaib. Mengapresiasi puisi bukan sekadar …
admin
06 Jun 2026
By: Filzah Shahirah, Dalam ilmu bahasa dan sastra, menyimak sering kali dianggap sebagai keterampilan yang pasif dan terjadi secara alami. Padahal, menyimak (listening) sangat berbeda dengan sekadar mendengar (hearing). Mendengar hanyalah proses fisik masuknya suara ke telinga, sedangkan menyimak adalah sebuah tindakan aktif-kognitif untuk mencerna makna, menghayati rasa, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Menyimak adalah …
admin
06 Jun 2026
By: Siti Nurhalizah Lubis, Berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang fundamental dalam kehidupan manusia. Bagi anak-anak, kemampuan berbicara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga cerminan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Sejak lahir, anak telah memiliki potensi bahasa yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang optimal tanpa stimulasi yang tepat dari lingkungan …
admin
06 Jun 2026
By : Siti Fadillah Suyoto, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, teknologi digital telah menciptakan paradigma baru yang menawarkan berbagai kemungkinan inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa, pendidik terus mencari berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang efektif. …
admin
06 Jun 2026
By: Nur Maghfirah Fakhri, Kemampuan berbicara merupakan bagian penting dalam keterampilan berbahasa yang berperan langsung dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Dalam dunia pendidikan, berbicara tidak sekadar digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan seseorang dalam berpikir, memahami, dan mengungkapkan gagasan secara runtut. Oleh sebab itu, pengembangan kemampuan ini perlu dilakukan secara terencana agar dapat mendukung …
18 Dec 2024 3.117 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 2.165 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.584 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.