Home » Esai dan Opini » UPAYA MELESTARIKAN BAHASA DAERAH SEBAGAI BENTUK WARISAN BUDAYA

UPAYA MELESTARIKAN BAHASA DAERAH SEBAGAI BENTUK WARISAN BUDAYA

admin 01 Apr 2025 318

By: Lesiana

Keberagaman suku merupakan harta kekayaan Indonesia. Inilah yang membuat bahasa keberagaman bahasa. Setiap suku memiliki bahasa yang berbeda, sehingga dari total 1.340 Suku Bangsa, ada sekitar 750 bahasa Daerah di Indonesia. Bahasa daerah adalah budaya dan identitas bangsa serta merupakan asset yang sangat berharga, sehingga sangat perlu untuk pertahankan dan dilestarikan, terutama di Era Industri 4.0 yang sedang berlangsung saat ini. Saat ini, masyarakat memiliki paradigma yang berbeda yaitu menilai bahwa orang yang mampu menggunakan bahasa asing memiliki prestise yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang bisa menggunakan bahasa Daerah. Terpeliharanya paradigma tersebut, tentu menjadi penghalang pemertahanan dan pemeliharaan bahasa Daerah. Selain itu, kebijakan tentang pemertahanan dan pelestarian bahasa Daerah di Indonesia sangat minim atau kurang mendapatkan perhatian. Di samping itu, berkurangnya penutur yang menggunakan bahasa daerah tersebut, atau bahkan penutur bahasa tersebut sudah tidak ditemukan lagi.

 

Jika suku-suku di Indonesia sudah kehilangan bahasanya, maka jati diri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang multi-kultur akan hilang. Bahasa Daerah merupakan identitas suatu bangsa, jati diri suatu bangsa yang merupakan suatu perwujudan dari sebuah kebudayaan. Sedangkan budaya dapat terealisasi dalam kehidupan masyarakat atau sekelompok masyarakat. Instrument yang paling penting dari sosialisasi pada manusia dan budayanya adalah bahasa. Hilangnya bahasa atau tradisi verbal seseorang berhubungan dengan hilangnya suku atau identitas budaya seseorang. Hubungan antara budaya dan bahasa memiliki hubungan eksklusif yang saling ketergantungan, bahasa tergantung pada budaya, dan bahasa mengorganisasikan budaya. Kondisi kebiasaan berbahasa dapat mengorganisir dan menjenerasikan pola pikir tertentu. Budaya merupakan satu set sikap, keyakinan, adat-istiadat, dan nilai yang muncul dari sekelompok orang, yang dikomunikasikan pada generasi lewat generasi melalui bahasa atau media komunikasi lain.

 

Dapat dikatakan bahwa bahasa memiliki peranan sebagai sarana bagi manusia dalam berinteraksi dalam kehidupan bermasyarakat dimana budaya itu sendiri adalah sebuah sistem atau tata nilai yang juga mengatur kehidupan bermasyarakat itu juga. Bahasa juga memiliki fungsi sebagai sebagai sarana dalam pengembangan sebuah budaya, jalur dalam meneruskan kebudayaan serta inventarisasi ciri-ciri kebudayaan. Bahasa merupakan salah satu komponen budaya yang memiliki peran penting dalam menyangga keberadaan budaya itu sendiri. Bahasa dan budaya merupakan dua hal yang memiliki keterikatan satu sama lain. Untuk itu bahasa daerah sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang merupakan bagian dari budaya perlu untuk dijaga kelestariannya. Bahasa daerah merupakan salah satu identitas budaya yang memberikan karakteristik diantara satu daerah dengan daerah lainnya.

 

Pentingnya bahasa daerah dan ketakutan akan punahnya bahasa daerah perlu diperhatikan karena bahasa memiliki ikatan yang sangat kuat dengan budaya, sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan. Karena begitu kuat jalinan antara budaya dan bahasa, tanpa bahasa budaya akan mengalami kepunahan. Bahasa adalah penyangga budaya, sebagian besar budaya terkandung di dalam bahasa dan diekspresikan melalui bahasa, bukan melalui cara lain. Ketika kita

 

berbicara tentang bahasa, sebagian besar yang kita bicarakan adalah budaya. Setiap bahasa daerah memiliki adat istiadat dan bahasa daerah masing- masing. Melalui bahasa daerah kita dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Pada era globalisasi saat ini sering menjadi faktor utama menurunnya penggunaan bahasa daerah. Contohnya anak-anak lebih sering menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa asing karena lebih dianggap modern. Selain itu, minimnya pembelajaran bahasa daerah di sekolah menjadi memicu penurunnya bahasa daerah.

 

Upaya untuk melestarikan bahasa daerah dengan menerapkan bahasa daerah dalam kehidupan sehari- hari. Orang tua harus terbiasa menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi sehari- hari agar anak- anak terbiasa mendengarnya. Memasukkan bahasa daerah dalam kurikulum di sekolah. Pemerintah dan lembaga pendidikan dapat menjadikan bahasa daerah sebagai mata pelajaran di sekolah agar anak- anak lebih mengenal bahasa daerah. Selain itu, bisa dengan memanfaatkan teknologi dan media sosial, pada era modern saat ini kita bisa membuat konten dalam bahasa daerah, seperti lagu atau film pendek dan bisa diunggah di sosial media, seperti youtobe, tiktok, instagram, facebook, whatsapp, semua orang dapat melihat dan mendengarnya.

 

Melestarikan bahasa daerah bukan hanya tanggung jawab individu tetapi merupakan kewajiban bersama untuk menjaga dan melestarikan bahasa daerah agar terus terjaga untuk generasi mendatang. Dengan adanya pembelajaran bahasa daerah di sekolah, menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari- hari, serta memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan bahasa daerah secara luas, kita dapat melestarikan bahasa daerah agar terus berkembang. Mari kita bangga menggunakan bahasa daerah sebagai bentuk warisan budaya kita.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pembelajaran Literasi Di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Karakter Siswa

admin

26 Apr 2026

By: Rachel Fairus Mumtaz Sebagai calon guru Sekolah Dasar, saya menyadari bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir serta pembentukan karakter peserta didik. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong siswa untuk aktif, kreatif, dan reflektif. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang secara …

Pembelajaran Sastra Dan Bahasa Di Sekolah Dasar: Perspektif Para Ahli Pendidikan

admin

26 Apr 2026

By: Nurul Fadila Putri HAKIKAT DAN TUJUAN PEMBELAJRAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR             Pembelajaran sastra di sd memiliki hakikat yang berbeda dengan pembelajaran sastra di jenjang yang lebih tinggi. Menurut Saxby dalam Nurgiyanto (2013), sastra anak adalah karya sastra yang secara emosional dan psikologis dapat ditanggapi dan dipahami oleh anak-anak yang bersumber dari pengalaman emosional …

Menurunnya Kemampuan Menulis Siswa di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Gledy Sintya Situmorang Perkembangan teknologi digital menyebabkan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Kemudahan akses informasi melalui internet, media sosial, dan berbagai aplikasi komunikasi memberikan dampak positif sekaligus negatif. Salah satu dampak negatif yang terlihat adalah menurunnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hal …

Strategi Cerdas Menggunakan Presentation Script untuk Mengasah Kemampuan Menyimak Siswa di Era Modern

admin

26 Apr 2026

By: Nurhanisa Lubis   Dalam pembelajaran bahasa, keterampilan menyimak merupakan fondasi utama yang mendukung kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, pada praktiknya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan. Hal ini sering disebabkan oleh kurangnya fokus, metode pembelajaran yang monoton, serta penyampaian materi yang tidak terstruktur. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi …

Bahasa di Ujung Jari: Cara Cerdas Belajar di Era Digital

admin

26 Apr 2026

By: Endah Nur Hafizah   Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa. Saat ini, belajar bahasa tidak lagi terbatas pada buku dan ruang kelas. Dengan adanya internet dan berbagai aplikasi digital, siapa pun dapat belajar bahasa kapan saja dan di mana saja. Namun, kemudahan ini sering kali tidak …

Krisis Minat Baca dan Dampaknya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Indonesia

admin

26 Apr 2026

By: Delfi Nanda Azmita Minat baca adalah salah satu bagian penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran bahasa dan sastra. Namun yang terjadi di Indonesia, minat baca masyarakat tergolong sangat rendah. Kondisi ini menjadi perhatian yang cukup serius karena kemampuan membaca sangat berpengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, dan juga  mengembangkan …