- BukuTELAAH BUKU TEKS BAHASA INDONESIA: Teori dan Praktik
- BeritaDOSEN UMN AL-WASHLIYAH GELAR PELATIHAN INTEGRASI NILAI TATA KRAMA DALAM PEMBELAJARAN DI MTS USWATUN HASANAH BINJAI
- BeritaDOSEN UMN AL-WASHLIYAH LAKSANAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI SMAS UNGGULAN UMMU RAHMAH PATUMBAK
- BukuCINTA BAHASA INDONESIA MERAWAT IDENTITAS LEWAT KATA – KATA
- BukuINOVASI PRODUK PANGAN BERBASIS KOMODITI LOKAL: Dari Bahan Tradisional Menuju Produk Modern

KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI SOSIAL
By : M Fajar Dwiansyah, Claudia Cahaya A.
Dalam era digital yang semakin berkembang, media sosial telah menjadi ruang komunikasi utama bagi masyarakat. Setiap hari, jutaan orang berinteraksi melalui berbagai platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok. Tetapi, dengan kebebasan berekspresi yang ditawarkan, sering kali pengguna melupakan aspek kesantunan dalam berbahasa. Padahal, menurut Geoffrey Leech dalam teorinya tentang kesantunan berbahasa (1983), terdapat prinsip-prinsip yang seharusnya diterapkan dalam komunikasi, termasuk di ranah digital.
Salah satu aspek penting dalam teori Leech adalah maksim kebijaksanaan, di mana seseorang harus mengurangi kerugian bagi orang lain dan meningkatkan keuntungan bagi mereka. Dalam konteks media sosial, hal ini berarti pengguna harus berhati-hati dalam menyampaikan pendapat agar tidak menyinggung atau merugikan pihak lain. Misalnya, dalam berdiskusi tentang isu-isu yang sensitif, penting untuk menggunakan bahasa yang tidak bersifat menghasut agar tidak memicu konflik yang tidak perlu. Contoh kasus yang lagi viral saat ini adalah seorang konten kreator yang menyampaikan pendapat tanpa memikir kan kerugian yang di peroleh dari pendapatnya tersebut.
Selain itu, maksim pujian juga relevan dalam berkomunikasi di media sosial. Pengguna sering kali lebih mudah memberikan kritik dibandingkan pujian. Padahal, dengan lebih sering memberikan penghargaan atau pujian terhadap karya dan pendapat orang lain, maka suasana komunikasi akan menjadi lebih positif. Daripada harus mencemoh atau merendahkan seseorang, komentar yang membangun dan memberikan motivasi jauh lebih bermanfaat dalam membentuk lingkungan digital yang baik.
Maksim kesederhanaan juga perlu diterapkan, terutama dalam konteks membangun karya diri di media sosial. Banyak pengguna yang tanpa sadar menunjukkan sikap sombong atau pamer secara berlebihan, yang dapat menimbulkan kesan kurang santun dan menimbulkan kegaduhan. Menjaga keseimbangan antara berbagi pengalaman pribadi dan tetap rendah hati adalah kunci untuk menjaga interaksi dan komunikasi yang baik dengan sesama pengguna media sosial.
maksim kesepakatan juga berperan dalam menjaga keharmonisan komunikasi. Dalam perdebatan online, sering kali orang lebih fokus untuk membantah dan menolak pendapat orang lain tanpa mencari solusi. Dengan lebih banyak menekankan pada kesepakatan dan mencari solusi bersama, diskusi di media sosial dapat menjadi lebih produktif dan bermanfaat bagi semua pihak.
Terakhir, maksim simpati menekankan pentingnya menunjukkan empati terhadap perasaan orang lain. Dalam media sosial, ini berarti pengguna harus lebih berhati-hati dalam mengomentari pengalaman pribadi orang lain, terutama yang berkaitan dengan kesedihan atau masalah pribadi. Kata-kata yang penuh empati dan dukungan dapat membantu menciptakan ruang yang lebih nyaman dan aman bagi semua pengguna.
Kesantunan berbahasa dalam media sosial bukan hanya sekedar teori, tetapi juga merupakan kebutuhan dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis. Dengan menerapkan prinsip-prinsip kesantunan seperti yang dikemukakan oleh Leech, kita dapat menciptakan lingkungan digital yang lebih nyaman, inklusif, dan beretika. Media sosial seharusnya menjadi tempat untuk berbagi informasi dan mempererat hubungan, bukan ajang untuk saling menjatuhkan atau menyebarkan ujaran kebencian. Oleh karena itu, mari kita mulai dari diri sendiri untuk lebih bijak dan santun dalam berkomunikasi di dunia maya.
admin
08 Feb 2026
Binjai — Dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, M. Faisal Husna, S.Sos., S.Pd., M.H., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Pelatihan Guru dalam Integrasi Nilai Tata Krama ke dalam Pembelajaran di MTs Uswatun Hasanah Binjai, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para guru MTs Uswatun Hasanah Binjai dan berlangsung dengan antusias. Kegiatan pengabdian tersebut …
admin
06 Feb 2026
Patumbak — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAS Unggulan Ummu Rahmah Patumbak, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, pada Selasa, 3 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang guru SMAS dan disambut langsung oleh Kepala Sekolah, Nazra Indrawati, S.E., M.Pd. Pengabdian masyarakat ini mengusung penguatan kapasitas guru …
admin
25 Jan 2026
Jakarta, 1 Desember 2025 — Beberapa sekolah sekarang mulai ngerasain manfaat dari program Makan Bergizi Gratis yang baru aja jalan minggu ini. Program ini dibuat supaya siswa bisa belajar lebih fokus karena kebutuhan makan mereka sudah terpenuhi. Banyak guru dan orang tua yang senang karena anak-anak jadi lebih siap mengikuti pelajaran. Di sekolah-sekolah yang ikut …
admin
21 Jan 2026
Aceh Tamiang — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional di Lembaga Bimbingan Belajar SANG JUARA, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (14/1/2026). Kegiatan ini menyasar anak-anak dan masyarakat yang terdampak banjir besar yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Mengusung tema “Pemulihan dan Penguatan Pendidikan …
admin
09 Dec 2025
Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kelompok 39 Anti Perundungan menyelenggarakan kegiatan edukasi bertema “Game Tanpa Bully” di SMP Dharma Pancasila Medan pada Sabtu, (1/11/2025). Kegiatan ini didampingi oleh Merry Alfrida Sitepu, S.H., M.Kn selaku dosen pembimbing dan Arbiahtul Insani Lubis selaku mentor. Kelompok 39 ‘anti perundungan yang terdiri dari 20 mahasiswa-mahasiswi dari berbagai fakultas dan …
admin
08 Dec 2025
Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Kelompok Perundungan 38 MKWK melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya perundungan (bullying) dan dampaknya terhadap kesehatan mental di MAN 1 Medan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 25 Oktober 2025, yang diikuti oleh siswa-siswi kelas XII IPA dan XII IPS. Medan Tembung – Kelompok Perundungan 38 Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan kunjungan sosialisasi …
18 Dec 2024 2.709 views
By: Siti Nurhalija, Rizky Fadhilah Filsafat pendidikan merupakan cabang filsafat yang berfokus pada kajian tentang hakikat pendidikan, termasuk tujuan, nilai, dan praktiknya. Sebagai disiplin ilmu, filsafat pendidikan berusaha memahami dan menjawab pertanyaan mendasar tentang apa itu pendidikan, mengapa pendidikan penting, dan bagaimana proses pendidikan seharusnya dilakukan. Filsafat pendidikan tidak hanya bertumpu pada teori, tetapi …
01 Apr 2025 1.501 views
By: Reza Widya Lubis Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, terutama yang berasal dari tradisi Melayu. Kearifan lokal ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari seni, adat istiadat, sastra lisan, hingga filosofi hidup masyarakatnya. Namun, di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan masuknya budaya …
03 Jan 2025 1.380 views
Inoe Kamis, 19 Desember 2024, tim dosen dari berbagai program studi di Fakultas Pendidikan Universitas Muslim Nusantara Al-Wasliyah Medan, yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Ekonomi Manajemen, Program Studi Pendidikan Fisika, dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Plus Kasih Ibu …
Comments are not available at the moment.