Home » Berita » LITERASI DIGITAL SEBAGAI SARANA PELESTARIAN BAHASA DAERAH

LITERASI DIGITAL SEBAGAI SARANA PELESTARIAN BAHASA DAERAH

admin 01 Apr 2025 304

By: Pitria Nurul Saputri

    Seiring dengan meningkatnya standar hidup masyarakat mengalami perubahan, terutama dalam cara mereka mengumpulkan dan mengonsumsi informasi. Selama periode globalisasi dan revolusi industri 4.0, teknologi informasi telah berkembang pesat, memungkinkan orang untuk mengakses informasi dari seluruh dunia kapan saja dan di mana saja. Kemajuan ini tidak hanya mempermudah berbagai tugas, tetapi juga membuka peluang besar di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam upaya pelesatarian budaya. Salah satu keunggulan utama dalam literasi digital adalah kemampuannya untuk menangkap, memproses, menyimpan, dan menyebarkan informasi dengan lebih efisien. Jika dimanfaatkan dengan tepat, literasi digital dapat menjadi alat penting dalam melindungi warisan budaya, seperti bahasa daerah, sehingga tetap lestari di tengah pesatnya modernisasi.

    Dalam literasi digital terdapat dua aspek utama, yaitu konseptual dan operasional. Aspek operasional terlihat dalam pendidikan di mana siswa menggunakan komputer dan internet di sekolah maupun universitas. Di tengah modernisasi, masyarakat tetap perlu menghargai budaya mereka, terutama bahasa daerah. Bahasa daerah merupakan bagian integral dari budaya dan hasil kreativitas nenek moyang dalam berkomunikasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk melestarikan bahasa daerah di era kemajuan teknologi.

    Salah satu cara mempertahankan bahasa daerah adalah dengan menerapkan literasi digital. Literasi bahasa daerah dapat diterapkan dalam keluarga, sekolah dan masyarakat. Di lingkungan keluarga, orangtua perlu menumbuhkan kecintaan anak terhadap bahasa daerah dengan membiasakan mereka berkomunikasi dalam bahasa tersebut. Selain itu, orang tua juga perlu memperkenalkan anak pada berbagai konten digital, seperti buku, film animasi, dan lagu-lagu agar bahasa daerah tetap dikenal oleh generasi muda.

    Dalam dunia pendidikan, sekolah dan perguruan tinggi dapat memanfaatkan teknologi untuk melestarikan bahasa daerah. Pemanfaatan e-learning bahasa daerah, pengembangan kamus digital, serta pembuatan konten edukasi seperti video pembelajaran merupakan langkah efektif dalam melestarikan bahasa daerah. Selain itu, sekolah dapat mengadakan kompetisi literasi digital dalam bahasa daerah, seperti menulis cerita anak atau membuat vlog dalam bahasa tersebut.

    Dengan literasi digital sebagai alat pelestarian bahasa daerah, masyarakat semakin melek teknologi dan tetap mampu mempertahankan identitas budaya mereka. Kemajuan teknologi seharusnya tidak menjadi ancaman bagi keberadaan bahasa daerah, melainkan menjadi peluang untuk mengenalkannya kepada generasi mendatang. Jika setiap individu menyadari pentingnya melestarikan bahasa daerah, maka warisan budaya tersebut akan tetap terjaga dan berkembang seiring perkembangan zaman.

    Dengan menggunakan literasi digital sebagai alat untuk melestarikan bahasa daerah masyarakat menjadi lebih sadar teknologi dan mampu mempertahankan identitas budayanya. Kemajuan teknologi seharusnya tidak menjadi ancaman terhadap keberadaan bahasa daerah, tetapi menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan kepada generasi selanjutnya. Oleh karena itu, setiap orang memiliki peran dalam melestarikan warisan ini. Mulailah dengan hal-hal kecil seperti berdiskusi menggunakan bahasa daerah, menciptakan atau membagikan konten digital dalam bahasa daerah, hingga mendukung inisiatif edukasi berbasis teknologi. Jika kita semua berkontribusi, maka bahasa daerah dapat terus hidup dan berkembang di tengah modernisasi.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS BIKIN BELAJAR SISWA MAKIN FOKUS

admin

25 Jan 2026

Jakarta, 1 Desember 2025 — Beberapa sekolah sekarang mulai ngerasain manfaat dari program Makan Bergizi Gratis yang baru aja jalan minggu ini. Program ini dibuat supaya siswa bisa belajar lebih fokus karena kebutuhan makan mereka sudah terpenuhi. Banyak guru dan orang tua yang senang karena anak-anak jadi lebih siap mengikuti pelajaran. Di sekolah-sekolah yang ikut …

PULIHKAN SEMANGAT BELAJAR ANAK PASCABANJIR, UMN AL-WASHLIYAH GELAR PENGABDIAN NASIONAL DI ACEH TAMIANG

admin

21 Jan 2026

Aceh Tamiang — Tim dosen Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional di Lembaga Bimbingan Belajar SANG JUARA, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (14/1/2026). Kegiatan ini menyasar anak-anak dan masyarakat yang terdampak banjir besar yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Mengusung tema “Pemulihan dan Penguatan Pendidikan …

BANGUN DUNIA AMAN DI RANAH DIGITAL: MAHASISWA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA GAUNGKAN ANTI-BULLYING BERBASIS DIGITAL DI SMP DHARMA PANCASILA MEDAN

admin

09 Dec 2025

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kelompok 39 Anti Perundungan menyelenggarakan kegiatan edukasi bertema “Game Tanpa Bully” di SMP Dharma Pancasila Medan pada Sabtu, (1/11/2025). Kegiatan ini didampingi oleh Merry Alfrida Sitepu, S.H., M.Kn selaku dosen pembimbing dan Arbiahtul Insani Lubis selaku mentor. Kelompok 39 ‘anti perundungan yang terdiri dari 20 mahasiswa-mahasiswi dari berbagai fakultas dan …

MAHASISWA USU KELOMPOK MKWK PERUNDUNGAN 38 GELAR SOSIALISASI STOP BULLYING DI MAN 1 MEDAN

admin

08 Dec 2025

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Kelompok Perundungan 38 MKWK melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya perundungan (bullying) dan dampaknya terhadap kesehatan mental di MAN 1 Medan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 25 Oktober 2025, yang diikuti oleh siswa-siswi kelas XII IPA dan XII IPS. Medan Tembung – Kelompok Perundungan 38 Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan kunjungan sosialisasi …

INDONESIA PERINGKAT PERTAMA TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERTINGGI DI ASEAN

admin

29 Nov 2025

Medan, 29 November 2025, dari laporan trading economics yang dirilis pada tanggal 14 agustus 2025 mengatakan bahwa Indonesia masih menempati tingkat pengangguran tertinggi di ASEAN pada tahun ini. Tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 4,76% pada periode maret 2025. Angka tersebut setara dengan 7 juta penduduk yang tidak memiliki pekerjaan. Meski begitu,data tersebut menunjukan adanya penurunan …

STOK BAHAN BAKAR MINYAK MENIPIS, WARGA MEDAN BERBONDONG-BONDONG ANTRE DI SPBU

admin

29 Nov 2025

Medan – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan tampak dipadati warga sejak Sabtu pagi, 29 November 2025. Antrean panjang terjadi setelah beberapa SPBU melaporkan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Pertalite menurun signfikan seiring meningkatnya mobilitas warga sejak banjir mulai surut dan cuaca kembali membaik. Kondisi ini membuat pengendara motor maupun …