Home » Esai dan Opini » PENGARUH MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA GAUL DIKALANGAN REMAJA

PENGARUH MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA GAUL DIKALANGAN REMAJA

admin 01 Apr 2025 215

BY: Nazwa Chairani dan Dinda Sabrina
Media sosial kini menjadi bagian penting dalam kehidupan banyak orang, terutama di kalangan remaja. Perkembangan media sosial yang begitu pesat memudahkan siapa saja untuk mengakses berbagai informasi dari seluruh dunia. Salah satu platform yang sangat populer di kalangan remaja adalah TikTok. Platform ini tidak hanya menjadi tempat untuk berkreasi dan mengekspresikan diri, tetapi juga mempengaruhi cara remaja berkomunikasi, khususnya dalam penggunaan bahasa.

Salah satu dampak dari penggunaan TikTok adalah munculnya istilah-istilah baru dalam bahasa yang sering digunakan oleh remaja. TikTok menjadi media yang banyak menyebarkan kosa kata baru yang akhirnya menjadi bahasa gaul yang umum digunakan, baik di dunia maya maupun dalam percakapan sehari-hari. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahasa gaul adalah dialek nonformal yang dipakai oleh komunitas tertentu untuk keperluan pergaulan. Contoh dari bahasa gaul ini antara lain “santuy”, “gemoy”, “gabut”, “mager”, dan masih banyak lagi.

Fenomena bahasa gaul di TikTok bukan hanya menciptakan identitas sosial, tetapi juga mencerminkan perubahan budaya yang lebih luas. Bahasa gaul sering memuat unsur humor, kearifan lokal, hingga kritik sosial yang menjadikannya menarik bagi remaja. Istilah-istilah yang muncul tidak sekadar menjadi bahasa percakapan sehari-hari, tetapi juga mencerminkan dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

Penggunaan bahasa gaul di kalangan remaja tentu memiliki dampak positif dan negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah semakin tergesernya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kebiasaan menggunakan bahasa gaul di media sosial dan kehidupan sehari-hari bisa membuat remaja lupa bagaimana cara berbahasa yang sesuai dengan aturan dan konteks. Ini bisa menjadi ancaman bagi kelestarian bahasa Indonesia, terutama jika remaja tidak lagi memahami atau menggunakan bahasa yang sesuai dalam situasi formal. Dengan demikian, perkembangan bahasa gaul di TikTok memberikan pengaruh yang signifikan terhadap cara remaja berinteraksi dan berkomunikasi.

Ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan ketika sudah ketergantungan terhadap bahasa gaul, yaitu bisa menyulitkan remaja saat berkomunikasi dalam situasi formal, seperti ketika harus menyampaikan pendapat dalam diskusi akademik atau lingkungan profesional. Selain itu, penggunaan bahasa gaul yang berlebihan dapat menimbulkan kebingungan bagi kalangan orang dewasa yang tidak familiar dengan istilah-istilah tersebut. Hal ini berisiko menciptakan jarak antargenerasi dan menghambat komunikasi yang efektif. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk memahami konteks dalam berbicara dan menyesuaikan bahasa yang digunakan sesuai dengan lawan bicara.

Pendidikan juga memiliki peran penting dalam mengatasi tantangan ini. Sekolah sebaiknya mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan berbahasa yang baik dan benar, sambil tetap menghargai kreativitas dalam bahasa gaul yang berkembang di media sosial. Melalui pendekatan pembelajaran yang inklusif, siswa dapat belajar untuk menyeimbangkan penggunaan bahasa formal dan nonformal, sehingga mampu berkomunikasi secara efektif dalam berbagai situasi.

Selain dampak negatif, penggunaan bahasa gaul juga membawa dampak positif, yaitu mendorong remaja untuk lebih kreatif dalam berbahasa dan berkomunikasi. Menggunakan istilah-istilah yang sedang tren di TikTok dapat membuat remaja merasa lebih dekat dan terhubung dengan komunitas mereka di media sosial.

Sebagai kesimpulan, pengaruh TikTok terhadap penggunaan bahasa gaul di kalangan remaja adalah fenomena yang kompleks. Bahasa gaul memang bisa memperkaya interaksi sosial dan menciptakan rasa kebersamaan, namun penting bagi remaja untuk tetap memahami pentingnya komunikasi yang baik dalam bahasa formal. Dengan menyeimbangkan penggunaan kedua jenis bahasa ini, remaja tidak hanya akan menjadi kreator yang inovatif di media sosial, tetapi juga komunikator yang efektif dalam berbagai situasi.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …