Home » Esai dan Opini » UPAYA MEMPERKUAT BAHASA DAERAH SEBAGAI IDENTITAS PERSERTA DIDIK SEKOLAH DASAR

UPAYA MEMPERKUAT BAHASA DAERAH SEBAGAI IDENTITAS PERSERTA DIDIK SEKOLAH DASAR

admin 01 Apr 2025 188

By: Riska Handayani

Indonesia,yang memiliki moto kesatuan keanekaragaman,tentu saja dikenal dengan budaya yang beragam. salah satunya adalah berbagai bahasa daerah. keanekaragaman budaya menjadi semakin penting di era globalisasi yang semakin berkembang pesat. tradisi, adat istiadat, dan seni budaya. aspek bahasa daerah berfungsi sebagai pilar utama yang mampu menyatukan masyarakat sekaligus mencerminkan identitas perserta didik sekolah dasar . keanekaragaman budaya juga kaya akan pengetahuan, nilai, dan keyakinan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. untuk itu, kekayaan budaya ini harus dijaga dan dilestarikan. mempertahankan keragaman budaya berarti mempertahankan bahasa di wilayah tersebut. sebagai bagian integral dari budaya lokal, bahasa lokal memainkan peran yang sangat penting dalam mempertahankan keragaman budaya. bahasa lokal atau daerah adalah cara berkomunikasi dan menyajikan sejarah, nilai -nilai dan identitas suatu perserta didik.

Penggunaan bahasa di seluruh dunia mulai mengalami perubahan yang mengarah pada perseteruan bahasa, sehingga menyebabkan terjadinya pergeseran bahasa. tidak dapat dipungkiri bahwa fenomena ini juga terjadi di indonesia, khususnya terhadap bahasa daerah. eksistensi bahasa daerah semakin terancam ketika jumlah penuturnya menurun drastis hingga di bawah ratusan ribu. menurut zamzani (2014), bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga mencerminkan identitas dan kebudayaan suatu daerah.saat ini, indonesia telah memasuki era revolusi industri 4.0, yang menghadirkan tantangan besar dalam mempertahankan eksistensi bahasa daerah. salah satu penyebabnya adalah semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan kontak bahasa dalam konteks bilingualisme atau multilingualitas, terutama di komunitas yang berbicara dalam bahasa minoritas (darwis, 2011). menurut lewis (2009), dalam ethnologue tercatat bahwa ada 7.102 bahasa yang dituturkan di dunia, dan indonesia merupakan negara dengan jumlah bahasa terbanyak kedua setelah papua nugini. indonesia menyumbang sekitar 10,13% atau sekitar 719 bahasa daerah. dari jumlah tersebut, 707 bahasa (701 bahasa daerah dan 6 bahasa etnik) masih digunakan oleh penuturnya. namun, menurut unesco (2001), sebanyak 139 bahasa di indonesia terancam punah, dan 15 di antaranya telah benar-benar hilang.

Dalam menghadapi tantangan ini, diperlukan inovasi berbasis teknologi untuk mempertahankan bahasa daerah, terutama bagi peserta didik di sekolah dasar. salah satu solusi yang dapat diterapkan yaitu upaya  revitalisasi  bahasa  daerah  melalui tradisi lisan digital. pemilihan  cerita  rakyat  nusantara  sebagai  upaya  revitalisasi  bahasa  dianggap  cocok untuk  pengembangan  proses  belajar  berbahasa  daerah  siswa  sd,  karena  alur  cerita  rakyat  ini telah  melekat  pada  sosial  kehidupan  siswa,  sehingga  siswa  sd  dengan  mudah  memahami  alur cerita   dan   mendapatkan   pesan   moral yang   terkandung   dalam   cerita   rakyat yang   dapat menumbuhkan karakter  pada  diri  siswa serta dapat  meningkatkan  kemampuan berbahasa daerah.

            Pengembangan media pembelajaran digital berbasis cerita rakyat, seperti aplikasi “hikanusa.” aplikasi ini dikembangkan sebagai alat bantu pembelajaran berbasis research and development (r&d), yang dirancang untuk membantu siswa sekolah dasar belajar bercerita menggunakan bahasa daerah. uji coba dilakukan oleh para ahli dalam bidang sistem informasi dan pendidikan bahasa daerah untuk memastikan efektivitasnya. dengan adanya aplikasi seperti “hikanusa,” diharapkan generasi muda semakin tertarik mempelajari dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari sehingga pererta didik mengetahui sikit demi sedikit identitas mereka. maka dari itu langkah ini dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam mencegah kepunahan bahasa daerah serta memperkuat identitas budaya bangsa sejak usia dini.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAHAYA ‘KLIK-SEBAR’ DI KALANGAN REMAJA: LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR UTAMA MELAWAN DISINFORMASI DAN MENJAGA HARMONI SOSIAL

admin

25 Jan 2026

By: Auliya Rusmayanti, Literasi digital saat ini menjadi aspek yang sangat penting dalam kehidupan sosial remaja. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terutama internet dan media sosial, remaja menjadi generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Gadget dan media sosial telah menyatu dalam aktivitas sehari-hari mereka, digunakan tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga mencari informasi dan mengekspresikan …

KETIKA KITA KEHILANGAN RASA INGIN TAHU TENTANG BAHASA YANG KITA CINTAI

admin

16 Jan 2026

By: Nasywa Khairia Siregar, Menurut saya Bahasa adalah inti dari kemajuan. ia bukan hanya alat untuk berbicara,tetapi  metode untuk kita berpikir ,alat memahami dan bahkan wawasan kita untuk melihat dunia , itulah betapa pentingnya bahasa Indonesia bagi kehidupan bernegara . namun apa jadinya jika kita tidak ingin tahu lagi tentang bahasa kita? Pertanyaan ini sangat …

BELAJAR NILAI KEHIDUPAN DARI KARYA SASTRA INDONESIA

admin

16 Jan 2026

By: Alnia  Sahpitriani, Karya sastra Indonesia merupakan bentuk ekspresi manusia terhadap kehidupan yang dituangkan melalui bahasa yang indah dan bermakna. Sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan moral, sosial, dan budaya yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Melalui karya sastra, pembaca dapat memahami berbagai aspek kemanusiaan, seperti perjuangan, kasih sayang, tanggung jawab, …

MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR, DENGAN LITERASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER ANAK DALAM BERKOMUNIKASI YANG TEPAT.

admin

16 Jan 2026

By:Dinda Sartika Maulina, YPI Ulfa Khairuna adalah sebuah Sekolah Dasar yang banyak memiliki keindahan tersendiri, salah satu keindahan itu ialah, penerapan Literasi Rutin. Dan juga memiliki program organisasi (ekstrakulikuler)  membaca bagi siswa-siswa yang masih kesulitan berbicara dan membaca. Literasi Ulfa Khairuna dilakukan setiap hari pada pagi hari di dalam kelas masing-masing, dan pada setiap hari …

KETIKA EYD DIABAIKAN: ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI MEDIA SOSIAL DAN DAMPAKNYA PADA LITERASI GENERASI Z.

admin

16 Jan 2026

By: Ade Jihan Raysah Putri Daulay, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) merupakan pedoman resmi untuk penulisan bahasa Indonesia yang telah disahkan sejak 1972. EYD bertujuan menjaga konsistensi, kejelasan, dan keindahan bahasa sebagai identitas bangsa. Namun, di era digital saat ini, EYD sering diabaikan, terutama di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok. Fenomena ini semakin mencolok …

BAHASA INDONESIA DALAM DUNIA GAME DAN STREAMING ONLINE

admin

16 Jan 2026

By: Chintya Bella Tampubolon, Bahasa Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan zaman dan kemajuan teknologi yang begitu cepat. Salah satu ruang yang paling berpengaruh terhadap perkembangan bahasa saat ini adalah dunia digital, terutama dunia game dan streaming online. Di ruang ini, bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup, identitas, dan budaya …